Array

Disinggung 5G Lebih Mahal dari Nokia dan Ericsson, Ini Jawaban Huawei

Selasa, 09 Juli 2019 | 15:52 WIB
Disinggung 5G Lebih Mahal dari Nokia dan Ericsson, Ini Jawaban Huawei
Pendiri dan CEO Huawei Ren Zhengfei (kanan) bersama Presiden China Xi Jinping. [AFP/Matthew Lloyd]

Suara.com - Sejumlah perusahaan teknologi berlomba-lomba menghadirkan teknologi 5G. Tak hanya Huawei, Nokia, dan Ericsson pun turut terjun ke dalam dunia persaingan jaringan 5G tersebut.

Meski teknologi 5G milik Huawei lebih mahal dari dua kompetitor lainnya, tetapi perusahaan asal China tersebut mengklaim bahwa teknologinya memberikan nilai lebih.

Hal tersebut diungkap oleh Ren Zhengfei selaku pendiri dan bos Huawei. Ren Zhengfei pun berharap ada lebih banyak negara-negara menggunakan teknologi miliknya karena perusahaannya akan memberikan layanan yang lebih baik dan praktis.

Ren Zhengfei percaya bahwa sebagian besar negara asing akan mengadopsi teknologi 5G miliknya karena lebih dari 20 tahun negara-negara tersebut telah menjadi pelanggan Huawei.

Dilansir dari Gizchina, Ren Zhengfei memperkirakan, setidaknya 135 hingga 136 negara akan bersedia menggunakan teknologi jaringan 5G milik perusahaannya.

"Amerika Serikat dan Australia tidak akan menggunakan Huawei, tetapi kami tidak memiliki masalah di Eropa," ucap Ren Zhengfei.

Huawei sendiri diketahui telah mengucurkan banyak dana untuk pengembangan teknologi 5G miliknya. Tidak tanggung-tanggung, perusahaan asal China itu telah mengucurkan 10 hingga 15 persen pendapatannya untuk riset dan pengembangan teknologi.

Ilustrasi tentang teknologi jaringan 5G (Shutterstock).
Ilustrasi tentang teknologi jaringan 5G (Shutterstock).

Huawei juga diketahui telah memiliki lebih dari 87.805 paten dan di antaranya terdapat 11.152 paten yang didapatkannya dari perusahaan Amerika Serikat.

Terhitung sejak sepuluh tahun terakhir, Huawei bahkan telah mengucurkan dana sebesar 73 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.000 triliun untuk riset dan pengembangan teknologi. Di antara dana yang dikeluarkan tersebut, terhitung sekitar 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 28 triliun untuk pengembangan jaringan 5G.

Baca Juga: Ikuti Jejak Oppo dan Huawei, Xiaomi Buat Ponsel Berkamera Periskop

Jumlah dana yang dikeluarkan itulah yang membuat bos Huawei percaya bahwa teknologi 5G miliknya lebih mahal, tetapi memberikan nilai lebih dibanding Nokia dan Ericsson.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI