Setelah Kalahkan Samsung, Begini Rencana Oppo di Indonesia

Liberty Jemadu
Setelah Kalahkan Samsung, Begini Rencana Oppo di Indonesia
Oppo Reno 10x Zoom Limited diluncurkan di Jakarta, Rabu (14/8/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]

Setelah menyalip Samsung, Oppo akan fokus ke pasar yang belum dijamahnya.

Suara.com - Oppo disebut telah berhasil mengalahkan Samsung di pasar ponsel pintar Indonesia per kuartal II 2019. Oppo, menurut riset Canalys, menguasai 26 persen pasar ponsel Indonesia, sementara Samsung di urutan kedua dengan pangsa pasar 24 persen.

Setelah mendapatkan tahta raja, apa yang akan dilakukan oleh Oppo di pasar ponsel Tanah Air?

Ditemui di pameran Renoscape di Plaza Indonesia, Jakarta, pada Rabu (14/8/2019), PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto mengatakan bahwa pihaknya akan fokus untuk melebarkan cakupan wilayah distribusi produk.

"Tim kami ke tempat yang mungkin tidak menemukan ponsel di situ. Tapi kami (mencoba) masuk ke daerah situ. Itu yang membuat angka market share Oppo jadi agresif," terang Aryo.

Merebut lebih susah daripada mempertahankan. Oleh karena itu, lanjut Aryo, Oppo bakal terus berinovasi untuk menghadirkan produk mutakhir yang bisa dijangkau oleh banyak kalangan. Harapannya, tentu agar bisa mendongkrak penjualan.

Sebagai contoh, Aryo menjelaskan keberadaan VOOC 3.0. Fitur pengisian daya cepat ini sebelumnya hanya bisa dinikmati oleh perangkat Oppo di rentang harga Rp 5-6 juta, kini bisa ditemukan pada ponsel Rp 3 jutaan.

Sedangkan dari sisi desain, ponsel Oppo kerap menjadi pionir dalam menyajikan visual yang berbeda. Demikian pula warna yang diusung, mengikuti selera anak muda yang menjadi target market mereka.

"Oppo berani mengambil langkah berbeda dengan menghadirkan desain dan warna yang cenderung baru. Sehingga ponsel kami tidak sama dengan desain perangkat lain, dan akhirnya membuat konsumen menjatuhkan pilihannya ke Oppo," imbuh pria berkacamata ini.

Terakhir, Oppo juga akan meningkatkan layanan purnajual untuk membentuk konsumen yang loyal.

"Pada dasarnya kami tidak berpikiran untuk terus-terusan ada di posisi satu. Tapi bagaimana kami bisa melayani konsumen untuk mendapati hak purnajual terbaik, secara otomatis angka-angka market share itu akan terbentuk sendiri," tandas Aryo.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS