Dilarang Main Tik Tok, Lelaki Ini Kena Lempar Keranjang Sampah

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Dilarang Main Tik Tok, Lelaki Ini Kena Lempar Keranjang Sampah
Aksi kocak main Tik Tok. [Twitter]

Berawal dari dilarang main Tik Tok, ujungnya ngenes.

Suara.com - Tik Tok merupakan salah satu aplikasi populer yang kini digandrungi banyak kalangan. Salah satunya seperti video yang beredar di media sosial Twitter. Video tersebut merekam seorang lelaki yang dilarang seorang perempuan bermain Tik Tok hingga menangis.

Dibagikan oleh akun Twitter @fandiitya_ pada 21 Agustus, video berdurasi 28 detik itu merekam seorang lelaki yang mengenakan baju abu-abu.
Awalnya, ia terlihat menari sesuai irama dalam aplikasi Tik Tok, lalu seorang perempuan berkerudung muncul dan memukul wajahnya.

"Aku bilang jangan main Tik Tok!" ucap perempuan tersebut.

Lelaki itu tampak terkejut dan memasang raut wajah sedih. Namun, setelah perempuan itu pergi, lelaki tersebut kembali menatap ke arah kamera dan melanjutkan gerakannya.

Baca Juga: Joget Bareng di Tik Tok, Duo Cucu - Nenek Asal India Ini Viral

Tak diduga, perempuan itu melempar tempat sampah plastik dan mengenai kepala bagian belakang lelaki dan membuatnya terkejut.

"Aku bilang jangan main Tik Tok laah!" teriak sang perempuan kesal.

Pada detik selanjutnya, video tersebut merekam perempuan itu meminta maaf dan terlihat menyesali perbuatannya. Lelaki tersebut terlihat terduduk dan menepis tangan perempuan yang duduk di sampingnya.

Aksi kocak main Tik Tok. [Twitter]
Aksi kocak main Tik Tok. [Twitter]

Ia mengumpat dengan kata-kata kasar lalu berdiri dan terlihat menyeka air matanya.

"Sanalah kau nj*ng, kau tampar aku," ucap lelaki tersebut dengan nada kesal.

Baca Juga: Rekam Video Tik Tok, Pemuda 17 Tahun Tewas Tertembak

Video yang telah ditonton sebanyak lebih dari 126 ribu penayangan dan dibagikan sebanyak lebih dari 3.400 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang tertawa karena kelakuan lelaki tersebut, namun beberapa juga merasa kasihan.

Komentar