Menristekdikti Resmikan Gelaran Ritech Expo 2019

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Minggu, 25 Agustus 2019 | 11:29 WIB
Menristekdikti Resmikan Gelaran Ritech Expo 2019
Menristekdikti, Mohamad Nasir selepas membuka Ritech Expo 2019 di Denpasar, Bali, pada Minggu (25/8/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]

Suara.com - Sebagai bagian dari rangkaian acara Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2019, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggelar pameran bertajuk Ritech Expo 2019.

Berlangsung dari 25 - 28 Agustus 2019 di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Bali, Ritech 2019 sendiri telah dibuka secara resmi oleh Menristekdikti Mohamad Nasir.

Melalui pameran tahunan ini, Menteri Nasir berharap agar Ritech Expo 2019 mampu memotivasi generasi muda untuk berinovasi di bidang teknologi.

"Mudah mudahan inovasi selalu muncul dari anak anak muda Indonesia di Bali. Dan, muncul inovator yang masuk kelas dunia," kata Nasir.

Sementara itu, Ritech Expo 2019 sendiri merupakan hasil inisiasi dari Kemenristekdikti yang menampilkan berbagai hasil riset dan inovasi di berbagai bidang teknologi.

Salah satu hasil penelitian yang menarik perhatian Nasir saat berkeliling booth Ritech Expo 2019 adalah robot pemadam api bernama Dome, hasil karya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang.

Selain inovatif, robot berukuran mini itu sukses menyabet gelar dari salah satu perlombaan robotik tingkat dunia yang berlangsung di Amerika Serikat.

Sedangkan di kancah lokal, robot pemadam api Dome sudah menggondol banyak prestasi, termasuk menjuarai Kompetisi Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) pada 20-23 Juni lalu.

Ritech Expo 2019 berlangsung dari 25 - 28 Agustus 2019 di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Bali. [Suara.com/Tivan Rahmat]
Ritech Expo 2019 berlangsung dari 25 - 28 Agustus 2019 di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Bali. [Suara.com/Tivan Rahmat]

Pada kesempatan yang sama, Nasir juga mewacanakan adanya penelitian yang bisa menghasilkan nilai ekonomi.

"Penelitian bernilai ekonomis, ada banyak. Mulai dari besar, sedang, dan kecil. Contoh yang besar, bagaimana minyak sawit bisa dijadikan bahan bakar minyak, seperti solar dan avtur. Kalau bisa diselesaikan dalam dua tahun ke depan, kita tidak impor BBM. Kita bisa hemat 17,6 miliar dolar atau Rp 250 triliun," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemda Bali Minati Motor Listrik Gesit

Pemda Bali Minati Motor Listrik Gesit

Otomotif | Minggu, 25 Agustus 2019 | 11:04 WIB

Menristekdikti Buka Pintu bagi Peneliti Lokal

Menristekdikti Buka Pintu bagi Peneliti Lokal

Tekno | Minggu, 25 Agustus 2019 | 10:36 WIB

Buka Hakteknas 2019, Menristekdikti Banggakan Gojek dan Tokopedia

Buka Hakteknas 2019, Menristekdikti Banggakan Gojek dan Tokopedia

Tekno | Minggu, 25 Agustus 2019 | 07:00 WIB

Soal Kerusuhan di Papua, Menristekdikti: Mari Kita Jaga untuk Kondusifitas

Soal Kerusuhan di Papua, Menristekdikti: Mari Kita Jaga untuk Kondusifitas

Video | Senin, 19 Agustus 2019 | 17:00 WIB

Soal Demo Papua, Menristekdikti: Mahasiswa Jangan Menutup Kampus

Soal Demo Papua, Menristekdikti: Mahasiswa Jangan Menutup Kampus

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 13:36 WIB

Rencana Impor Rektor Asing Tuai Kritikan, Kali Ini dari Demokrat

Rencana Impor Rektor Asing Tuai Kritikan, Kali Ini dari Demokrat

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 09:38 WIB

Terkini

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:24 WIB

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:07 WIB

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×