Siap-siap! 14 September Nanti, Asteroid Raksasa Mendekati Bumi

Dythia Novianty
Siap-siap! 14 September Nanti, Asteroid Raksasa Mendekati Bumi
Asteroid Apophis. [YouTube/@Destiny]

Sebuah asteroid raksasa akan menghampiri Bumi akan meluncur sangat dekat pada 14 September mendatang.

Suara.com - Sebuah asteroid raksasa akan menghampiri Bumi akan meluncur sangat dekat pada 14 September mendatang. Batu luar angkasa raksasa itu disebut 2000 QW7 dan diperkirakan memiliki lebar hingga 650 meter.

Syukurlah, benda itu akan meluncur melewati pada jarak sekitar lima juta mil dari Bumi dengan kecepatan lebih dari 23.000 kilometer per jam. Terakhir kali melewati Bumi adalah pada 2000 lalu dan kita akan melihatnya lagi pada tahun 2038.

Elon Musk baru-baru ini memperingatkan bahwa Bumi tidak memiliki 'pertahanan' terhadap asteroid raksasa.

Miliarder ini mengeluarkan penilaian mengerikan tentang kemampuan pertahanan planet kita. Setelah temannya Joe Rogan, berbagi cerita dari sebuah surat kabar Inggris yang membahas bagaimana NASA sedang mempersiapkan kedatangan batu luar angkasa yang dinamai sesuai dengan 'Dewa Kekacauan' Mesir bernama Apophis.

"Nama hebat! Tidak akan khawatir tentang yang satu ini, tetapi sebuah batu besar akan menghantam Bumi pada akhirnya & saat ini kami tidak memiliki pertahanan," cuitnya.

Cuitan Elon Musk yang mempertanyakan kemampuan Bumi bertahan dengan asteroid raksasa. [Twitter]
Cuitan Elon Musk yang mempertanyakan kemampuan Bumi bertahan dengan asteroid raksasa. [Twitter]

Batu raksasa setinggi 340 meter itu berada di jalur yang membawanya begitu jauh dari permukaan planet kita, sehingga NASA pernah khawatir itu akan menghantam kita.

Untungnya, perhitungan selanjutnya menunjukkan bahwa objek itu akan kembali dan melintas dalam jarak hanya 19.000 mil dari permukaan planet kita.

"Kedekatan Apophis pada 2029 akan menjadi peluang luar biasa bagi sains," kata Marina Brozovic, seorang ilmuwan radar di Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California, yang bekerja pada pengamatan radar terhadap benda-benda dekat Bumi (NEOs).

"Kami akan mengamati asteroid dengan teleskop optik dan radar. Dengan pengamatan radar, kami mungkin dapat melihat detail permukaan yang hanya beberapa meter," katanya dilansir dari Metro.

Jika Apophis menghantam kota akan membuat kawah selebar tiga mil, tetapi spesies kita mungkin akan bertahan. Tetapi ketika batuan ruang selebar setengah mil atau lebih besar, maka akan menimbulkan ancaman eksistensial bagi manusia.

Pasalnya, benda yang lebih besar bisa menimbulkan banyak debu dan puing ke udara sehingga sinar matahari terhalang dan tanaman di planet ini tidak bisa lagi tumbuh.

Diperkirakan, Apophis akan terbang melewati Bumi pada Jumat (13/4/2029). Para astronom di seluruh dunia akan melatih teleskop mereka untuk mengamati asteroid.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS