Array

Iringi Kepergian BJ Habibie, Warganet Tulis Puisi Menyentuh

Kamis, 12 September 2019 | 13:45 WIB
Iringi Kepergian BJ Habibie, Warganet Tulis Puisi Menyentuh
Presiden Indonesia BJ Habibie bersama istrinya, Hasri Ainun melambai kepada wartawan di luar gedung Parlemen di Jakarta 01 Oktober 1999.[Foto/AFP]

Suara.com - Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie, meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019). Tak hanya mengunggah doa dan salam perpisahan melalui cuitan, beberapa warganet pun diketahui menulis puisi yang menyentuh hati untuk BJ Habibie.

Keseluruhan puisi yang dibuat oleh beberapa warganet ini tak jauh dari nama Hasri Ainun Habibie, sang istri dari putra terbaik bangsa. Keduanya memang diketahui memiliki perjalanan cinta yang fenomenal.

Salah satu puisi buatan warganet dengan akun Twitter @dikablek berjudul Dialog di Depan Api Unggun pun menyita perhatian. Dalam kolom keterangannya, pemilik akun berterima kasih kepada BJ Habibie. Puisi itu sendiri dibuatnya untuk dipersembahkan kepada BJ Habibie dan Ainun.

"Aku sudah bersamamu, Nun. Mari matikan api itu, dan kuceritakan semuanya semenjak tak ada kamu," tulis @dikablek dalam penggalan puisi yang dibuatnya pada 11 September di Samarinda.

Puisi untuk BJ Habibie. [Twitter]
Puisi untuk BJ Habibie. [Twitter]

Puisi itu kini telah dibagikan sebanyak lebih dari 20 ribu kali ke sesama pengguna Twitter. Tak hanya itu, warganet dengan akun @smg_amsterdam pun turut membuat puisi untuk BJ Habibie dan Ainun dalam sebuah utas panjang.

"Aku menemuimu pada peristirahatanmu, istriku. Membawa bekal rindu yang ku tumpu pada sakitku, menoreh senyum dalam genggam tangan rentaku. Kini engkay tak sendiri, kini kita kembali berbagi, dalam hening kita bercerita pada prasasti cinta kita," tulis @smg_amsterdam dalam salah satu utas puisinya yang berjudul Puisi Dua Masa.

Puisi untuk BJ Habibie. [Twitter]
Puisi untuk BJ Habibie. [Twitter]

Tak ketinggalan, warganet dengan akun Twitter @DarulAzis pun mempersembahkan sebuah puisi untuk BJ Habibie dengan judul Menyusul Ainun. Dalam penggalan puisinya, ia menulis, "Hari ini, Nun, aku diperkenankan menyusulmu dan kita akan kembali menjadi Sepasang Pengantin Baru".

Puisi untuk BJ Habibie. [Twitter]
Puisi untuk BJ Habibie. [Twitter]

Puisi tersebut ditulisnya pada 11 September di Yogyakarta. Puisi-puisi tersebut menjadi bukti bahwa kepergian BJ Habibie merupakan duka bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Selamat jalan, BJ Habibie. Semoga beristirahat dengan tenang di sisi-Nya.

Baca Juga: Kenang Sosok Mendiang BJ Habibie, JK: Seorang Imuwan Sekaligus Negarawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI