alexametrics

Diretas, Layar Toko Sport Asics Putar Film Porno Selama 9 Jam

Liberty Jemadu
Diretas, Layar Toko Sport Asics Putar Film Porno Selama 9 Jam
Logo perusahaan apparel Asics di Tokyo, Jepang. [Shutterstock]

Layar yang terpasang di atas pintu masuk toko Asics dan seharusnya menayangkan konten-konten promosi, justru memutar film porno.

Suara.com - Perusahaan apparel Asics meminta maaf setelah sejumlah layar di luar gerai resminya di Auckland, Selandia Baru menayangkan film porno selama berjam-jam pada Minggu (29/9/2019).

Seperti dilansir BBC, Senin (30/9/2019), layar yang terpasang di atas pintu masuk toko Asics dan seharusnya menayangkan konten-konten promosi, justru memutar film porno.

Perusahaan asal Jepang itu mengatakan bahwa peretas telah membajak akses ke layar-layar itu untuk menampilkan film porno.

"Kami meminta maaf kepada semua orang yang telah melihat tayangan porno tersebut," demikian bunyi pernyataan perusahaan tersebut.

Baca Juga: Bintang Film Porno Tewas Misterius, Unggahan Terakhirnya Seolah Firasat

"Kami dan para mitra bidang peranti lunak serta keamanan online sedang bekerja untuk memastikan hal ini tak terjadi lagi," lanjut Asics.

Menurut surat kabar New Zealand Herald, layar di depan toko Asics memutar film porno selama 9 jam sebelum perangkat itu dimatikan oleh staf setempat.

Beberapa orang yang melintas di depan toko tampak terkejut, tetapi ada juga yang berhenti dan menikmati tayangan-tayangan tersebut.

"Saya berhenti untuk melihat dan terkejut menyaksikan tayangan itu," kata seorang perempuan yang lewat di depan toko bersama anaknya yang berusia 7 tahun.

"Tayangan itu sangat tidak layak, bukan tontonan yang bagus untuk anak-anak," tegas dia.

Baca Juga: Pornhub Buat Film Porno di Pantai Penuh Sampah: Biar Kita Saja yang Jorok

Komentar