Menanti Bukti Realme XT Bukan Ponsel Ghoib

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Rabu, 16 Oktober 2019 | 11:50 WIB
Menanti Bukti Realme XT Bukan Ponsel Ghoib
Realme XT akan diluncurkan di Indonesia. [Realme India]

Suara.com - Persaingan ponsel di Indonesia semakin sengit. Vendor-vendor gencar meluncurkan produk baru untuk mengejar ketertinggalan mereka dengan teknologi saat ini.

Namun, salah satu masalah mendasar yang menghantui oleh pembuat ponsel saat ini adalah ketersediaan stok. Dengan tingginya permintaan ponsel dari pelanggan, kemungkinan vendor bakal menghadapi beragam tantangan.

Salah satu fenomena pasar yang pernah terjadi adalah situasi "ghoib". "Ghoib" memiliki arti kekurangan pasokan suatu produk. Sejumlah merek ponsel mengalami situasi ini di pasar nyata. Contohnya saja, Redmi Note 5 dan Note 7 milik Xiaomi sempat menjadi barang langka alias ghoib di pasar ponsel Indonesia.

Logisnya, hal tersebut bisa disebabkan oleh beberapa alasan, misalnya karena permintaan akan suatu produk yang sangat tinggi sehingga kapasitas pabrik tidak mampu mengimbangi.

Dampaknya, fenomena ini juga kerap dimanfaatkan oleh tengkulak, karena mereka membeli sangat banyak unit yang menyebabkan kekurangan stok di pasar. Di momen inilah mereka dapat menjual unit yang telah mereka kumpulkan dengan harga yang melambung lebih tinggi daripada harga resmi saat pertama kali diluncurkan.

Tantangan seperti ini juga bakal dialami oleh Realme yang akan merilis ponsel anyar mereka, Realme XT, pada pekan depan.

Vendor yang baru-baru ini merayakan tahun pertama operasinya di Indonesia ini dikenal dengan strategi jualannya yang kerap menggelar flash sale di beberapa situs ecommerce.

Selama satu tahun, Realme nyaris tidak pernah mengalami atau diberi label sebagai merek "ghoib" dari konsumen, meskipun saat ini mereka sudah menjual 10 model ponselnya di Tanah Air.

Empat kamera pada Realme XT. [Realme India]
Empat kamera pada Realme XT. [Realme India]

Sumber internal Realme mengatakan kepada Suara.com, Rabu (16/10/2019), rahasia untuk menjaga ketersediaan suatu produk sesungguhnya terletak di kepemilikan peraturan yang ketat untuk para mitra dealer.

baca juga

"Mereka (distributor) tidak bisa menjual dengan harga lebih tinggi dari SRP. Jika ada pelanggaran, Realme memiliki hak untuk berhenti menyediakan stok kepada mereka," ujarnya.

Dengan komunikasi yang intensif antara Realme dengan para pemangku kepentingan, vendor ponsel asal China itu optimis bahwa Realme XT yang membawa kamera 64 MP ini tidak akan menjadi ponsel "ghoib".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meluncur Pekan Depan, Yuk Intip Kelebihan Kamera Realme XT

Meluncur Pekan Depan, Yuk Intip Kelebihan Kamera Realme XT

Tekno | Senin, 14 Oktober 2019 | 22:16 WIB

Realme XT Meluncur Pekan Depan di Indonesia

Realme XT Meluncur Pekan Depan di Indonesia

Tekno | Senin, 14 Oktober 2019 | 15:21 WIB

Duel Smartphone Gaming Rp 3 Jutaan, Realme 5 Pro vs Vivo Z1 Pro

Duel Smartphone Gaming Rp 3 Jutaan, Realme 5 Pro vs Vivo Z1 Pro

Tekno | Minggu, 13 Oktober 2019 | 17:30 WIB

Mengintip Rencana Realme setelah Masuk Lima Besar Merek Ponsel di Indonesia

Mengintip Rencana Realme setelah Masuk Lima Besar Merek Ponsel di Indonesia

Tekno | Kamis, 10 Oktober 2019 | 13:13 WIB

Tahun Kedua di Indonesia, Realme Incar Posisi Xiaomi

Tahun Kedua di Indonesia, Realme Incar Posisi Xiaomi

Tekno | Kamis, 10 Oktober 2019 | 11:25 WIB

Unboxing Realme 5

Unboxing Realme 5

Video | Senin, 07 Oktober 2019 | 13:17 WIB

Terkini

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:50 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

×