Array

Johnny G Plate Menjabat Menkominfo, Begini Respon Pengamat Telekomunikasi

Dythia Novianty Suara.Com
Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:12 WIB
Johnny G Plate Menjabat Menkominfo, Begini Respon Pengamat Telekomunikasi
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Tidak sedikit pihak yang salah menduga, tokoh yang mengisi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Kabinet Indonesia Maju, periode 2019-2024. Yup, Johnny G Plate mengisi jabatan tersebut.

Banyak pihak menduga, kursi Menkominfo akan diisi dari kalangan profesional seperti pada kabinet periode 1 pemerintahan Jokowi. Hal ini menuai respon dari berbagai pihak.

Sebut saja Executive Director Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) Damar Juniarto yang melihat, minimnya rekam jejak Johnny G Plate di bidang komunikasi, meskipun begitu SAFEnet mencatat Menkominfo yang baru ini memiliki keberpihakan pada isu-isu media dan kebebasan berekspresi.

"SAFEnet menilai kembalinya jatah kursi Menkominfo ke parpol menunjukkan arah gerak Kemkominfo ke depan perlu diawasi terkait banyaknya persoalan yang harus segera diselesaikan oleh Menkominfo yang baru," ujarnya kepada Suara.com via aplikasi perpesan instan, Rabu (23/10/2019).

Sejumlah masalah di Kemkominfo yang menurut SAFEnet, dia menambahkan, perlu segera diatasi. Sebut saja mencabut pasal-pasal karet di UU ITE.

Kemudian, menerbitkan UU perlindungan data pribadi warga. Lalu, menghentikan pemadaman internet, memperjelas mekanisme penapisan internet , dan memperbaiki isi pasal 26 UU ITE agar tidak disalahgunakan untuk sensor.

Selain itu, Menkominfo yang baru juga diharapkan dapat segera menyusun UU Keamanan Siber yang menghormati keamanan individu, memperbaiki upaya penanggulangan hoaks dengan melibatkan multi-stakeholders.

Ilustrasi hoaks. (Shutterstock)
Ilustrasi hoaks. (Shutterstock)

Tidak hanyaitu, tingginya kekerasan terhadap perempuan dan kelompok minoritas lewat daring secara serius pun menjadi hal yang perlu segera teratasi. Damar juga mengingatkan agar Menkominfo baru perlu memperbaiki UU Penyiaran agar menjaga tetap demokratis dan independen.

Pendapat yang hampir serupa juga disampaikan Executive Director Indonesia ICT Institute Heru Sutadi yang melihat, besarnya harapan masyarakat Indonesia di mana Menkominfo yang dipilih harusnya sosok yang mengerti teknis dan bisnis pengembangan telekomunikasi, penyiaran dan ekonomi digital.

Baca Juga: Begini Beda Garmin dengan Smartwatch Kompetitor

"Tujuannya agar bisa gaspol begitu langsung dilantik. Tapi ya gimana kalau Pak Jokowi memilih politisi. Mungkin Menkominfo yang baru perlu segera tune in dengan isu-isu telekomunikasi, penyiaran, internet dan ekonomi digital," bebernya kepada Suara.com melalui pesan aplikasi pesan instan, Rabu (23/10/2019).

Meskipun begitu, Heru memberikan saran, jika dirasa perlu presiden bisa mengangkat Wakil Menteri untuk membantu tugas Menkominfo yang akan kian berat dan penting ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI