5 Galaksi Aneh di Alam Semesta

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 30 Oktober 2019 | 07:00 WIB
5 Galaksi Aneh di Alam Semesta
Ilustrasi Andromeda. [Shutterstock]

Suara.com - Alam semesta memiliki sekitar 100 miliar hingga 200 miliar galaksi. Dengan jumlah sebanyak itu, tak heran jika astronom menemukan beberapa galaksi aneh di antaranya.

Sebagaimana dilansir laman Space.com, berikut ini lima galaksi aneh di alam semesta:

1. Berbentuk ubur-ubur

Terletak di konstelasi Triangulum Australe, galaksi yang disebut ESO 137-001 memiliki bentuk yang sama seperti ubur-ubur berenang di tengah lautan.

Galaksi spiral berpalang itu memiliki bintang-bintang yang membentuk bentuk spiral dengan ujung bintang yang tampak melayang seperti tentakel ubur-ubur.

Galaksi aneh, ESO 137-001. [NASA]
Galaksi aneh, ESO 137-001. [NASA]

Menurut NASA, bintang-bintang ini terbentuk di dalam ekor debu dan gas yang mengalir dari ESO 137-001. Proses pembentukan bintangnya sendiri masih menjadi misteri karena gas-gas di ekornya terlalu panas untuk terjadinya pembentukan bintang.

2. Tanpa materi gelap

Teleskop luar angkasa Hubble menemukan objek langit yang belum pernah dilihat sebelumnya pada 2018 lalu, yaitu sebuah galaksi yang hampir tidak memiliki materi gelap.

Galaksi aneh, NGC 1052-DF2
Galaksi aneh, NGC 1052-DF2

Materi gelap sendiri adalah materi misterius yang berinteraksi dengan gravitasi, tapi tidak dengan cahaya. Itu membentuk lebih dari total materi di alam semesta. Sehingga menemukan galaksi tanpa materi gelap sangat aneh.

baca juga

Setahun kemudian, para ilmuwan menyebutnya sebagai NGC 1052-DF2 yang berjarak sekitar 42 juta tahun cahaya dari Bumi. Pengamatan itu telah dilaporkan pada 14 Maret 2019 dalam jurnal Monthly Notices dari Royal Astronomical Society.

3. Galaksi zombie

Galaksi masif yang berbentuk seperti cakram ini berputar dua kali lebih cepat dari galaksi. Disebut MACS 2129-1, galaksi ini rupanya belum terlalu aktif karena menurut Hubble, galaksi tersebut belum membuat bintang selama sekitar 10 miliar tahun.

MACS 2129-1 akhirnya disebut sebagai "galaksi mati" karena bintang-bintang tidak lagi terbentuk di sana sehingga disamakan dengan zombie.

Para ilmuwan percaya bahwa galaksi semacam ini terbentuk karena gabungan dengan galaksi yang lebih kecil dari waktu ke waktu dan menyebabkan bintang-bintang MACS 2129-1 tidak terbentuk dari penggabungan ledakan semacam ini.

4. Galaksi kanibal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Astronom Potret Galaksi Monster Sejauh 12,5 Miliar Tahun Cahaya dari Bumi

Astronom Potret Galaksi Monster Sejauh 12,5 Miliar Tahun Cahaya dari Bumi

Tekno | Senin, 28 Oktober 2019 | 15:51 WIB

Teleskop Hubble Tangkap Galaksi Bima Sakti Melahap Gas Misterius

Teleskop Hubble Tangkap Galaksi Bima Sakti Melahap Gas Misterius

Tekno | Senin, 14 Oktober 2019 | 08:50 WIB

Andromeda adalah Galaksi Kanibal, Kelak Bakal Melahap Bimasakti!

Andromeda adalah Galaksi Kanibal, Kelak Bakal Melahap Bimasakti!

Tekno | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 14:00 WIB

Astronom Temukan Lubang Hitam Supermasif, Bersinar Setiap 9 Jam

Astronom Temukan Lubang Hitam Supermasif, Bersinar Setiap 9 Jam

Tekno | Selasa, 17 September 2019 | 14:10 WIB

Penampakan Galaksi Bima Sakti di Magelang

Penampakan Galaksi Bima Sakti di Magelang

Foto | Kamis, 04 Juli 2019 | 11:24 WIB

Hubble Abadikan Citra Cantik Tabrakan Antar Galaksi

Hubble Abadikan Citra Cantik Tabrakan Antar Galaksi

Tekno | Senin, 20 Mei 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:43 WIB

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:29 WIB

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22 WIB

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:56 WIB

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:52 WIB

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:39 WIB

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:42 WIB

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:23 WIB

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB