Andromeda adalah Galaksi Kanibal, Kelak Bakal Melahap Bimasakti!

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 05 Oktober 2019 | 14:00 WIB
Andromeda adalah Galaksi Kanibal, Kelak Bakal Melahap Bimasakti!
Ilustrasi Andromeda. [Shutterstock]

Suara.com - Sekelompok astronom berhasil mengungkapkan bahwa Andromeda, galaksi spiral raksasa yang menjadi tetangga Bimasakti selama ini adalah galaksi kanibal. Andromeda aktif melahap galaksi-galaksi kecil di sekitar untuk membuatnya menjadi lebih besar.

Meski begitu, disebutkan bahwa galaksi kanibal adalah peristiwa yang umum terjadi di alam semesta. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Dougal Mackey dari Universitas Nasional Australia dan Profesor Geraint Lewis dari Universitas Sydney.

Ilustrasi lubang hitam ditemukan dekat galaksi kita. [AFP]
Ilustrasi lubang hitam ditemukan dekat galaksi kita. [AFP]

Keduanya melaporkan hasil analisa yang telah dikerjakan selama hampir satu dekade terakhir mengenai jalur aliran bintang dalam wilayah halo Andromeda, sebuah wilayah di mana banyak bintang-bintang yang mengelilingi galaksi.

Dilansir dari IFL Science, Dougal Mackey dan Geraint Lewis rupanya mengidentifikasi adanya dua jalur aliran bintang yang terpisah sejak miliaran tahun lalu. Bintang-bintang dalam dua aliran ini juga teramati bertemu di sudut tertentu.

"Kami seperti seorang arkeolog kosmis yang sedang menggali fosil-fosil bagaimana galaksi terbentuk," ucap Geraint Lewis.

Dougal Mackey menambahkan bahwa dua aliran bintang ini berasal dari galaksi-galaksi kecil yang dilahap Andromeda. Galaksi-galaksi kecil itu berakhir dengan jarak yang terlalu dekat dengan Andromeda sehingga tarikan gravitasinya yang kuat menyedot galaksi-galaksi kecil tadi.

Menurut pengamatan melalui satelit Gaia milik ESA (European Space Agency), Andromeda diprediksi juga akan menelan Bimasakti pada 4,5 miliar tahun mendatang. Namun menurut para astronom, proses Andromeda saat melahap Bimasakti akan sangat berbeda.

Galaksi yang Andromeda lahap selama ini diperkirakan memiliki massa hanya sepersepuluh dari massa total Andromeda, sementara Bimasakti memiliki massa setengah dari massa Andromeda. Oleh karena itu, ketika Andromeda dan Bimasakti bertemu, peristiwa tabrakan ini akan menghancurkan struktur spiral masing-masing galaksi dan akan menciptakan galaksi elips.

Penemuan ini menunjukkan bahwa galaksi-galaksi yang telah lama hilang juga pernah terletak di bidang alam semesta yang sama sebelum dilahap oleh Andromeda.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Astronom Temukan Tabrakan Galaksi Paling Awal di Alam Semesta

Astronom Temukan Tabrakan Galaksi Paling Awal di Alam Semesta

Tekno | Jum'at, 28 Juni 2019 | 15:30 WIB

Hubble Abadikan Citra Cantik Tabrakan Antar Galaksi

Hubble Abadikan Citra Cantik Tabrakan Antar Galaksi

Tekno | Senin, 20 Mei 2019 | 19:00 WIB

Ilmuwan Prediksi Tabrakan Galaksi Bimasakti dengan Awan Magellan Besar

Ilmuwan Prediksi Tabrakan Galaksi Bimasakti dengan Awan Magellan Besar

Tekno | Senin, 07 Januari 2019 | 13:20 WIB

Terkini

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Tulang dan Nadi: Lagu Tiara Andini yang Bikin Saya Sadar Cinta Itu Ujian

Tulang dan Nadi: Lagu Tiara Andini yang Bikin Saya Sadar Cinta Itu Ujian

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Sorot Analisis Kapolri, Pengamat Minta Keamanan Ruang Digital Masuk Kebijakan Pertahanan Negara

Sorot Analisis Kapolri, Pengamat Minta Keamanan Ruang Digital Masuk Kebijakan Pertahanan Negara

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:27 WIB

Nekat Kirim Video Syur ke Keluarga Mantan Pacar, Pemuda di Tubaba Diciduk Polisi

Nekat Kirim Video Syur ke Keluarga Mantan Pacar, Pemuda di Tubaba Diciduk Polisi

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 17:27 WIB

Bedak Marcks Ada Berapa Shade? Kenali Pilihannya Sesuai Warna Kulit

Bedak Marcks Ada Berapa Shade? Kenali Pilihannya Sesuai Warna Kulit

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 17:25 WIB

Apakah Sepatu Skechers Arch Fit Bisa untuk Lari? Ini Penjelasannya

Apakah Sepatu Skechers Arch Fit Bisa untuk Lari? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 17:23 WIB

×