Gagal Mendarat di Bulan, India Alihkan Sasaran ke Venus

RR Ukirsari Manggalani | Tivan Rahmat | Suara.com

Minggu, 10 November 2019 | 15:00 WIB
Gagal Mendarat di Bulan, India Alihkan Sasaran ke Venus
Ilustrasi planet Venus [Shutterstock].

Suara.com - Gagal mendarat di Bulan tidak membuat India patah arang untuk menjelajahi luar angkasa. Bahkan, Negeri Bollywood kini lebih berani untuk mengeksplorasi destinasi baru, yaitu planet Venus.

Saat ini, ilmuwan dan insinyur yang tergabung dalam Indian Space Research Organisation (ISRO) telah mengajukan proposal rencana mereka untuk menjelajahi Venus kepada pemerintah India.

Awak media India menantikan kabar pendaratan pesawat antariksa Vikram, yang menjadi bagian dari misi Chandrayaan-2, di Bulan pada 6 September 2019. [AFP/Manjunath Kiran]
Awak media India menantikan kabar pendaratan pesawat antariksa Vikram, yang menjadi bagian dari misi Chandrayaan-2, di Bulan pada 6 September 2019 [AFP/Manjunath Kiran]

Mereka meminta bantuan pemerintah setempat untuk mendanai proyek bernilai tinggi ini. Salah satu isi proposal yang diajukan ISRO adalah pembuatan pesawat antariksa yang akan membawa lebih dari selusin instrumen.

"Tujuan utama adalah untuk memetakan permukaan Venus," ujar seorang ilmuwan ISRO, Nigar Shaji, seperti dikutip dari Space.com pada Minggu (10/11/2019).

Nigar Shaji melanjutkan, pengorbit Venus saat ini tengah dirancang ISRO agar bisa membuat dataset Venus dalam waktu sekitar satu tahun. Selain memetakan permukaan Venus, misi ini juga akan mengidentifikasi hotspot vulkanik yang tersebar di seluruh Venus.

"Instrumen di atas pesawat ruang angkasa juga akan mempelajari atmosfer planet dan ionosfer, serta bagaimana Venus berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya," imbuh Nigar Shaji.

ISRO sendiri telah mengidentifikasi 16 instrumen yang diajukan kepada pemerintah India yang nantinya disiapkan untuk pemantauan awan, mengidentifikasi sambaran petir, mempelajari aliran udara, hingga mengukur partikel plasma bermuatan tinggi yang melewati Venus dalam perjalanan keluar dari Matahari.

Sedangkan beberapa instrumen lainnya berasal dari kemitraan internasional, tiga di antaranya berdasarkan rujukan para ilmuwan Amerika Serikat. Namun menurut Nigar Shaji, ISRO memahami bahwa pendanaan untuk instrumen itu tidak layak, sehingga ketiganya tidak akan ikut diterbangkan.

Jika pengajuan misi disetujui, pesawat antariksa India ke Venus akan meluncur pada Juni 2023 dengan menumpangi Geosynchronous. Sebagai informasi, Geosychronous adalah jenis tunggangan serupa yang digunakan dalam misi peluncuran Chandrayaan-2 India ke Bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Artemis Akan Gunakan Pesawat Ruang Angkasa Boeing

Misi Artemis Akan Gunakan Pesawat Ruang Angkasa Boeing

Tekno | Jum'at, 08 November 2019 | 12:23 WIB

Langka: Merkurius Bakal Sambangi Bumi, Baru Terjadi Lagi pada 2032

Langka: Merkurius Bakal Sambangi Bumi, Baru Terjadi Lagi pada 2032

Tekno | Senin, 04 November 2019 | 14:30 WIB

Wahana Antariksa India Tangkap Gambar Bulan dengan Resolusi Tertinggi

Wahana Antariksa India Tangkap Gambar Bulan dengan Resolusi Tertinggi

Tekno | Selasa, 15 Oktober 2019 | 13:10 WIB

Terkini

53 Kode Redeem FF 20 Maret 2026 untuk Klaim SG2 Lumut dan Bundle Joker

53 Kode Redeem FF 20 Maret 2026 untuk Klaim SG2 Lumut dan Bundle Joker

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:30 WIB

9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!

9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:04 WIB

Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal

Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:03 WIB

Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya

Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:10 WIB

10 Cara Merapikan Kabel dan Charger agar Tidak Ruwet

10 Cara Merapikan Kabel dan Charger agar Tidak Ruwet

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:07 WIB

Saingi MacBook, Laptop Premium Xiaomi Book Pro 14 Dibanderol Rp19 Jutaan

Saingi MacBook, Laptop Premium Xiaomi Book Pro 14 Dibanderol Rp19 Jutaan

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:43 WIB

5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Chipset Snapdragon Terbaik 2026

5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Chipset Snapdragon Terbaik 2026

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:15 WIB

Tak Lagi Rumor, Starfield Bakal Meluncur ke PS5 Bulan Depan

Tak Lagi Rumor, Starfield Bakal Meluncur ke PS5 Bulan Depan

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Huawei Mate 80 Pro Resmi ke Pasar Global: Andalkan Sensor Premium dan Cincin Kamera Ikonis

Huawei Mate 80 Pro Resmi ke Pasar Global: Andalkan Sensor Premium dan Cincin Kamera Ikonis

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:34 WIB

Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game

Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:20 WIB