NASA Pamerkan Mesin Inti Roket Program Artemis

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
NASA Pamerkan Mesin Inti Roket Program Artemis
Roket Program Artemis, RS-25. [NASA]

NASA membagikan sebuah foto menampilkan empat mesin RS-25.

Suara.com - NASA membagikan sebuah foto menampilkan empat mesin RS-25 untuk megarocket Space Launch System (SLS). Roket ini merupakan bagian dari program Artemis.

Nantinya, SLS akan meluncurkan pesawat ruang angkasa Orion. Sementara Orion akan merilis beberapa cubesat untuk mempelajari Bulan sebelum terbang kembali ke Bumi dalam uji ulang.

"Tahap inti selesai dengan keempat mesin RS-25 yang terpasang. Ini adalah pengerjaan roket terbesar yang telah dibangun NASA sejak roket Saturn V untuk program Apollo dulu," ucap pejabat NASA dalam sebuah pernyataan.

Saat ini, teknisi sedang mengintegrasikan sistem lain ke dalam roket, termasuk sistem propulsi dan listrik. Setelah bagian-bagian roket disatukan, NASA akan menguji sistem komputer penerbangan, sistem kelistrikan dan avionik.

Roket Program Artemis, RS-25. [NASA]
Roket Program Artemis, RS-25. [NASA]

Jenis mesin RS-25 sendiri digunakan pada program pesawat ulang-alik yang beroperasi antara 1981 dan 2011. Perbedaannya, pesawat ulang-alik dirancang untuk misi orbit rendah Bumi, sementara SLS jauh lebih besar.

Dilansir laman Space.com, sebelumnya NASA dan Gedung Putih meminta dana tambahan kepada Kongres sebesar 1,6 miliar dolar AS. Dari dana tambahan tersebut, sekitar 651 juta dolar AS akan digunakan untuk mempercepat pengembangan kendaraan yang sudah dikerjakan NASA, seperti roket yang disebut Space Launch System atau SLS dan kapsul baru untuk mengangkut astronot yang disebut Orion.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS