Rambah Industri VR, Adobe Akusisi Oculus Medium

Dythia Novianty | Tivan Rahmat
Rambah Industri VR, Adobe Akusisi Oculus Medium
Ilustrasi teknologi VR (Virtual Reality). [Shutterstock]

Adobe mengumumkan pengakuisian Oculus Medium

Suara.com - Adobe mengumumkan pengakuisian Oculus Medium, perusahaan yang memproduksi perangkat lunak yang kerap memproduksi perangkat dan konten Virtual Reality (VR).

Sebagaimana lansiran laman The Verge, Minggu (8/12/2019), konten berbasis VR akan meroket pada 2020 mendatang karena akan memiliki peranan penting dalam menunjang industri kreatif dunia.

Kepala Konten Adobe 3D Sebastien Deguy mengatakan, Oculus Medium kemungkinan akan menjadi pelengkap fitur pada aplikasi Substance Adobe.

“Saat ini kita ingin merangkul pengguna Oculus Medium yang ada, ini (pengakuisisian) merupakan langkah paling logis dalam konteks apa pun, sekaligus sangat penting dalam ekosistem VR, di mana komunitas kecil dan penggunanya dapat tetap memahami cara kerja alat ini," jelas Deguy.

Namun anehnya, Oculus Mediun bukan hanya satu-satunya aplikasi editing konten 3D yang berada di bawah komando Adobe. Sebelumnya, Adobe juga telah meluncurkan aplikasi Quill 2.0 untuk proses penyuntintan konten animasi.

Logo Adobe. [Shutterstock]
Logo Adobe. [Shutterstock]

Kendati begitu, Deguy optimis bahwa kedua aplikasi editing tersebut tidak akan saling 'memakan' karena keduanya memiliki pasar masing-masing.

Sementara dari kacamata bisnis, para analis memperkirakan bahwa pengakuisisian tersebut akan berdampak pada dunia kreatif secara global.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS