Ini Cara Kerja AI Deteksi Kehidupan Planet Asing dan Asteroid Terdekat

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 17 Desember 2019 | 14:35 WIB
Ini Cara Kerja AI Deteksi Kehidupan Planet Asing dan Asteroid Terdekat
Ilustrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). [Shutterstock]

Suara.com - NASA mengungkapkan bahwa teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dapat membantu dalam pencarian kehidupan di planet asing dan mendeteksi asteroid terdekat.

Penggunaan AI tersebut diharapkan dapat menafsirkan data yang akan dikumpulkan oleh teleskop masa depan, seperti James Webb Space Telescope atau misi Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS).

"Teknologi ini sangat penting, terutama untuk kumpulan data besar dan khususnya di bidang planet ekstrasurya. Karena data yang akan kita dapatkan dari pengamatan di masa depan akan sulit untuk dipahami. Jadi menggunakan alat-alat semacam ini berpotensi membantu kita," ucap Giada Arney, seorang astrobiologis di Goddard Space Flight Center NASA, Maryland.

Dilansir dari laman Space.com, NASA telah bermitra dengan perusahaan seperti Intel, IBM, dan Google untuk mengembangkan teknik pembelajaran mesin berbasis AI.

Setiap musim panas, NASA juga mengadakan pertemuan untuk para inovator teknologi dan ruang angkasa dalam program Frontier Development Lab (FDL).

Ilustrasi asteroid (Shutterstock).
Ilustrasi asteroid (Shutterstock).

Sebelumnya pada 2018, astrobiologis NASA bernama Shawn Domagal-Goldman membimbing tim FDL, yang mengembangkan teknik pembelajaran mesin menggunakan jaringan saraf, seperti otak.

Shawn menganalisis gambar dan mengidentifikasi kimia planet berdasarkan panjang gelombang cahaya yang dipancarkan atau diserap oleh molekul di atmosfer planet tersebut.

Dengan menggunakan teknik jaringan saraf ini, para peneliti dapat mengidentifikasi kelimpahan berbagai molekul di atmosfer sebuah planet ekstrasurya yang disebut WASP-12b, lebih akurat daripada metode konvensional.

Logo NASA. [Shutterstock]
Logo NASA. [Shutterstock]

AI juga diterapkan pada program serupa untuk membuat model asteroid 3D hanya dalam waktu empat hari. Jenis program ini sangat penting untuk mendeteksi dan membelokkan asteroid yang berpotensi mengancam Bumi.

baca juga

NASA disebut mengumpulkan sekitar 2 GB data setiap 15 detik dari armada pesawat ruang angkasa. Tapi sumber daya manusia yang tersedia tidak mampu menganalisis seluruh data tersebut. Karenanya, penggunaan AI sangat membantu.

Selain itu, para peneliti menyarankan untuk membangun teknologi AI menjadi pesawat ruang angkasa masa depan. Ini akan memungkinkan pesawat ruang angkasa membuat keputusan ilmiah secara real time dan lebih menghemat waktu penjelajahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Juno Tangkap Penampakan Badai Topan di Jupiter

Juno Tangkap Penampakan Badai Topan di Jupiter

Tekno | Minggu, 15 Desember 2019 | 09:45 WIB

NASA Abadikan Komet Saat Meledak, Ini Penampakannya

NASA Abadikan Komet Saat Meledak, Ini Penampakannya

Tekno | Selasa, 10 Desember 2019 | 07:39 WIB

Pejabat Eselon Tiga dan Empat Diganti Robot, Menkominfo: Masuk Akal

Pejabat Eselon Tiga dan Empat Diganti Robot, Menkominfo: Masuk Akal

Tekno | Jum'at, 06 Desember 2019 | 22:55 WIB

Terbaru! Ilmuwan Yakinkan Bumi Bisa Kiamat Akibat Asteroid

Terbaru! Ilmuwan Yakinkan Bumi Bisa Kiamat Akibat Asteroid

Tekno | Jum'at, 06 Desember 2019 | 06:45 WIB

5 Smartphone Rilis November 2019, Ada yang Dibanderol Rp 750 Ribu

5 Smartphone Rilis November 2019, Ada yang Dibanderol Rp 750 Ribu

Tekno | Selasa, 03 Desember 2019 | 06:53 WIB

Kecerdasan Buatan Tak Terkalahkan, Juara Dunia Catur China Pensiun

Kecerdasan Buatan Tak Terkalahkan, Juara Dunia Catur China Pensiun

Tekno | Senin, 02 Desember 2019 | 06:05 WIB

Terkini

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:42 WIB

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

News | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:39 WIB

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

News | Senin, 02 November 2026 | 12:38 WIB

De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 12:37 WIB

Cara Pakai Viva Milk Cleanser Cucumber dan Face Tonic untuk Kulit Berminyak

Cara Pakai Viva Milk Cleanser Cucumber dan Face Tonic untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:32 WIB

Film Pendek Heartbeat Tayang di Netflix, Angkat Isu Depresi dari POV Anak

Film Pendek Heartbeat Tayang di Netflix, Angkat Isu Depresi dari POV Anak

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:30 WIB

Karhutla Bukan Ulah Individu, WALHI: Ini Bencana Struktural

Karhutla Bukan Ulah Individu, WALHI: Ini Bencana Struktural

News | Senin, 02 November 2026 | 12:30 WIB

Tak Lagi Fokus ke Belanda, PSSI Bidik Pemain Keturunan Indonesia di 5 Negara

Tak Lagi Fokus ke Belanda, PSSI Bidik Pemain Keturunan Indonesia di 5 Negara

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:28 WIB

×