NASA Abadikan Komet Saat Meledak, Ini Penampakannya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 10 Desember 2019 | 07:39 WIB
NASA Abadikan Komet Saat Meledak, Ini Penampakannya
Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) milik NASA. [Shutterstock]

Suara.com - NASA berhasil mengabadikan komet 46P/Wirtanen saat meledak berkat bantuan satelit TESS (Transit Exoplanet Survey Satelite). TESS mulanya hanya berfokus mengamati dan mencari eksoplanet, tapi tak sengaja mengabadikan peristiwa ledakan komet yang terjadi pada akhir 2018 tersebut.

Saat dilatih di wilayah langit tertentu selama sebulan, TESS menangkap seluruh peristiwa dari awal hingga akhir ketika komet 46P/Wirtanen meledak, mengeluarkan debu, es, dan gas ke dalam kosmos.

Komet adalah bongkahan besar batuan es yang tersisa dari pembentukan bintang dan berusia miliaran tahun. Ada banyak alasan mengapa komet dapat meledak, meski begitu masih tidak diketahui secara pasti alasan meledaknya komet 46P/Wirtanen ini.

"Saat komet mengorbit Matahari, mereka dapat melewati bidang pandang TESS," jelas Tony Farnham, penulis utama pengamatan ini dari University of Maryland.

TESS berhasil mengabadikan ledakan dengan detail yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Komet tersebut meledak pada pada 26 September 2018 dan menghilang selama 20 hari berikutnya. TESS mengambil gambar setiap 30 menit sehingga tim dapat melihat seluruh urutan kejadian ketika komet meledak.

Dilansir laman IFL Science, ledakan awal terjadi dalam dua fase, yaitu ledakan pertama sepanjang 1 jam dan ledakan selanjutnya selama 8 jam.

Ada beberapa teori yang menyebutkan tentang pemicu ledakan komet, sebagian besar dipengaruhi oleh kondisi di permukaan komet. Hal ini bisa berupa gelombang panas dari Matahari yang menyebabkan es di komet menguap dengan cepat dan menciptakan ledakan atau runtuhnya permukaan berbatu di komet.

Ledakan komet. [NASA Goddard Space Flight Center]
Ledakan komet. [NASA Goddard Space Flight Center]

"Kita tidak bisa memprediksi kapan ledakan komet akan terjadi," tambah Farnham.

Dalam penelitian yang diterbitkan dalam The Astrophysical Journal Letters, tim menghitung berapa banyak material yang bisa dikeluarkan dalam ledakan komet. Menurut peneliti diperkirakan mencapai 1 juta kilogram sehingga cukup membuat kawah selebar 20 meter di permukaan Wirtanen.

baca juga

Selain ledakan, para peneliti juga berhasil menangkap jejak debu komet untuk pertama kalinya. Jejak yang terlihat seperti puing-puing pasir dan kerikil itulah yang menyebabkan terjadinya hujan meteor saat orbit Bumi melintasi komet dan membuat beberapa puing memasuki atmosfer Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Smartphone Rilis November 2019, Ada yang Dibanderol Rp 750 Ribu

5 Smartphone Rilis November 2019, Ada yang Dibanderol Rp 750 Ribu

Tekno | Selasa, 03 Desember 2019 | 06:53 WIB

Awas! NASA Temukan Dua Asteroid Ini Siap Menabrak Bumi

Awas! NASA Temukan Dua Asteroid Ini Siap Menabrak Bumi

Tekno | Senin, 02 Desember 2019 | 05:30 WIB

NASA Uji Penjelajah Akuatik di Antartika

NASA Uji Penjelajah Akuatik di Antartika

Tekno | Jum'at, 29 November 2019 | 16:00 WIB

Wahana Antariksa NASA Potret Bekas Kecelakaan Mikrosatelit China di Bulan

Wahana Antariksa NASA Potret Bekas Kecelakaan Mikrosatelit China di Bulan

Tekno | Senin, 25 November 2019 | 16:25 WIB

Pra Tes Bulan Es Milik Jupiter, NASA Kirim Robot Penyelam

Pra Tes Bulan Es Milik Jupiter, NASA Kirim Robot Penyelam

Tekno | Senin, 25 November 2019 | 13:10 WIB

Ilmuwan Terkemuka Amerika Serikat Bilang Ada Serangga di Mars

Ilmuwan Terkemuka Amerika Serikat Bilang Ada Serangga di Mars

Tekno | Jum'at, 22 November 2019 | 07:15 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×