Chandrayaan 3, Kado India untuk Tahun Baru 2020

RR Ukirsari Manggalani, Tivan Rahmat

Kamis, 02 Januari 2020 | 14:00 WIB
Chandrayaan 3, Kado India untuk Tahun Baru 2020
Awak media India menantikan kabar pendaratan pesawat antariksa Vikram, yang menjadi bagian dari misi Chandrayaan-2, di Bulan pada 6 September 2019 [AFP/Manjunath Kiran].

Suara.com - India tak mau berlama-lama meratapi kegagalan misi Chandrayaan 2 yang tidak bisa mendarat ke Bulan pada 7 September 2019. Hanya sekitar tiga bulan setelah kegagalan itu, badan antariksa nasional India (ISRO), mengumumkan misi Chandrayaan 3 siap terbang ke Bulan.

Lampu hijau yang diberikan pemerintah India untuk perjalanan misi Chandrayaan 3 bisa disebutkan sebagai kado Tahun Baru 2020 bagi warga di Negeri Bollywood. Chief ISRO K. Sivan menegaskan, proyek misi ini akan langsung dijalankan secepatnya.

Ilustrasi Bulan. (Shutterstock)
Ilustrasi Bulan. (Shutterstock)

"Chandrayaan 3 akan memiliki modul pendarat, penjelajah, dan penggerak. Pemerintah telah menyetujui proyek ini dan kami telah membentuk tim. Kami telah memulai proyek ini dan pekerjaan sedang berjalan tutur Chief ISRO K. Sivan seperti dikutip dari Sputnik News pada Kamis (2/1/2020).

Sebelumnya, Menteri Antariksa Nasional India, Jitendra Singh mengatakan bahwa misi pendaratan di Bulan oleh Chandrayaan 3 ini akan menjadi misi yang hemat biaya ketimbang Chandrayaan 2.

Kemungkinan besar, kata Jitendra Singh, misi ini akan dimulai pada 2020. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa ISRO sedikitnya telah merencanakan 25 misi luar angkasa untuk tahun ini.

"Akan ada beberapa tes yang kami lakukan tahun ini. Juga, akan ada empat astronot terpilih yang akan memulai pelatihan di Rusia mulai minggu ketiga Januari," kata Chief ISRO K. Sivan saat mengonfirmasi pernyataan Jitendra Singh.

Untuk memuluskan rencana besar itu, ISRO sudah membentuk sejumlah komite dan mengadakan empat pertemuan tingkat tinggi sejak Oktober 2019. Langkah ini dilakukan guna menghindari kegagalan serupa, seperti yang terjadi pada Chandrayaan 2.

Berbeda dengan sikap ISRO yang tertutup saat menjalankan misi Chandrayaan 2, kali ini mereka terbuka untuk menerima berbagai saran dari para ahli guna meningkatkan peluang keberhasilan pendaratannya nanti.

Seorang ilmuwan yang terlibat dalam misi itu membocorkan bahwa ISRO kini memprioritaskan untuk memperkuat kaki lander agar bisa bertahan saat mendarat di Bulan.

baca juga

Dalam misi Chandrayaan 3, ISRO memutuskan untuk mencoba melakukan pendaratan robotik di Bulan, namun tidak disertakan wahana yang mengorbitnya. Artinya, mereka belum menargetkan untuk mengeksplorasi satelit Bumi itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wahana Antariksa India Tangkap Gambar Bulan dengan Resolusi Tertinggi

Wahana Antariksa India Tangkap Gambar Bulan dengan Resolusi Tertinggi

Tekno | Selasa, 15 Oktober 2019 | 13:10 WIB

Pesawat Antariksa India Masuki Orbit Bulan, Siap Terjunkan Pendarat

Pesawat Antariksa India Masuki Orbit Bulan, Siap Terjunkan Pendarat

Tekno | Selasa, 20 Agustus 2019 | 20:06 WIB

India Sukses Luncurkan Misi Antariksa untuk Mendarat di Bulan

India Sukses Luncurkan Misi Antariksa untuk Mendarat di Bulan

Tekno | Senin, 22 Juli 2019 | 16:55 WIB

Terkini

Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia

Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:07 WIB

Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!

Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Update Harga HP Lipat dari Berbagai Merek, Mana Paling Murah dan Worth It?

Update Harga HP Lipat dari Berbagai Merek, Mana Paling Murah dan Worth It?

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:57 WIB

SeaBank Bukukan Laba Rp749,26 Miliar pada Semester I 2026, Apa Pendorongnya?

SeaBank Bukukan Laba Rp749,26 Miliar pada Semester I 2026, Apa Pendorongnya?

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:56 WIB

Perpres Ojol Ditargetkan Terbit Akhir Agustus atau Awal September

Perpres Ojol Ditargetkan Terbit Akhir Agustus atau Awal September

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Museum Nasional Jadi Playground Kreator, AI dan Teknologi Buka Jalan Cuan dari Karya Digital

Museum Nasional Jadi Playground Kreator, AI dan Teknologi Buka Jalan Cuan dari Karya Digital

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:42 WIB

Pengamat Sebut 2029 Jadi Penentu Nasib Dinasti Politik Jokowi: Kalau PSI Gagal, Wassalam!

Pengamat Sebut 2029 Jadi Penentu Nasib Dinasti Politik Jokowi: Kalau PSI Gagal, Wassalam!

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:40 WIB

Pertamina Pastikan Pasokan BBM NTT Aman Usai Gempa, 11 Truk Tangki Dikirim via Kapal Feri

Pertamina Pastikan Pasokan BBM NTT Aman Usai Gempa, 11 Truk Tangki Dikirim via Kapal Feri

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Ramalan Keberuntungan Shio Tikus 19 Agustus 2026, Ada Peluang Rezeki di Tengah Tantangan

Ramalan Keberuntungan Shio Tikus 19 Agustus 2026, Ada Peluang Rezeki di Tengah Tantangan

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:30 WIB

7 Cara Mengatasi Kulit Wajah yang Makin Tipis dan Sensitif di Usia 40

7 Cara Mengatasi Kulit Wajah yang Makin Tipis dan Sensitif di Usia 40

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:29 WIB

×