Pegawai Boeing Sudah Tahu Cacat 737 Max, Tak Mau Keluarga Jadi Penumpang

Liberty Jemadu

Minggu, 12 Januari 2020 | 08:15 WIB
Pegawai Boeing Sudah Tahu Cacat 737 Max, Tak Mau Keluarga Jadi Penumpang
Pesawat Lion Air jenis Boeing 737 MAX 8 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. [Dok Lion Air Group]

Suara.com - Boeing pekan ini merilis dokumen berisi email dan pesan-pesan internal perusahaan yang isinya memantik kekecewaan dan kemarahan, karena menunjukkan bahwa para pegawai produsen pesawat Amerika Serikat itu sudah mengetahui cacat pada Boeing 737 Max.

Boeing 737 Max sudah dilarang terbang sejak Maret 2019 lalu, setelah mengalami dua kecelakaan fatal yang merengut nyawa ratusan orang. Salah satu kecelakaan terjadi di Indonesia dan melibatkan 737 Max 8 milik maskapai Lion Air.

Email serta pesan-pesan internal perusahaan itu diserahkan Boeing kepada Kongres AS dan FAA (regulator penerbangan sipil AS) sebagai bagian dari upaya transparansi perusahaan di tengah krisis.

"Email-email ini sungguh mengerikan," kata Peter DeFazio, ketua komite transportasi pada Kongres AS yang terlibat dalam investigasi Boeing 737 Max.

Dokumen itu sendiri mengungkap kerisauan para pegawai akan cara-cara yang digunakan Boeing serta para petingginya untuk menutup-nutupi masalah dalam pengembangan pesawat 737 Max dari FAA dan pihak terkait lain.

"Dokumen ini menunjukkan bagaimana Boeing berani lancang demi mengelabui regulator, kru pesawat, dan komunitas penerbangan - bahkan ketika karyawan Boeing sendiri menyuarakan peringatan," tegas DeFazio.

"Saya bisa membayangkan betapa sakitnya keluarga 346 korban membaca dokumen-dokumen baru ini, yang membeberkan kesalahan-kesalahan fatal yang sudah diketahui sejak awal... yang berujung pada pesawat cacat nan mematikan itu," lanjut dia.

Email dan pesan-pesan dari pegawai Boeing itu secara umum menyoroti tentang desain serta simulator yang digunakan untuk merancang Boeing 737 Max.

Salah satu pesan dalam dokumen itu yang memantik amarah adalah ketika salah satu pegawai Boeing bertanya kepada rekannya, "Apa kamu mau keluargamu naik pesawat yang dirancang oleh simulator (Boeing) Max? Saya sih tidak!" tulis pegawai tersebut.

baca juga

Rekannya menjawab singkat: "Tidak."

Sementara pegawai yang lain menulis, "Saya belum diampuni Tuhan karena telah menutup-nutupi (masalah Boeing 737 Max) tahun lalu."

Sebelumnya juga diwartakan bahwa para pegawai Boeing menyebut pesawat 738 Max "dirancang oleh badut dan disupervisi oleh monyet."

FAA sendiri, setelah membaca dokumen tersebut, mengatakan semua potensi cacat Boeing 737 Max yang terungkap dalam surat-surat itu sudah diatasi. Tetapi "isi dan nada bahasa yang digunakan dalam dokumen-dokumen itu sungguh mengecewakan."

Boeing 737 Max dilarang terbang di seluruh dunia setelah dua pesawat tersebut jatuh dan menewaskan ratusan orang dalam tempo kurang dari satu tahun.

Kecelakaan pertama melibatkan Boeing 737 Max milik Lion Air terjadi di Laut Jawa pada Oktober 2018. Sebanyak 189 orang tewas dalam peristiwa itu.

Kecelakaan kedua terjadi di Ethiopia pada Maret 2019 dan melibatkan Boeing 737 Max milik Ethiopian Airlines. Korban tewas mencapai 157 orang. [The Register]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Bandara Soetta Telah Dibuka, Tak Semua Penerbangan Langsung Beroperasi

Meski Bandara Soetta Telah Dibuka, Tak Semua Penerbangan Langsung Beroperasi

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 13:12 WIB

Pesawat Kargo Amazon Jatuh Hingga Tabrak Kendaraan di Bandara Miami, 5 Orang Tewas

Pesawat Kargo Amazon Jatuh Hingga Tabrak Kendaraan di Bandara Miami, 5 Orang Tewas

News | Senin, 07 September 2026 | 13:47 WIB

Bandara Soetta Tutup, Ini Cara Refund Tiket Garuda Indonesia, Citilink hingga Lion Air

Bandara Soetta Tutup, Ini Cara Refund Tiket Garuda Indonesia, Citilink hingga Lion Air

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 10:28 WIB

Ratusan Penerbangan Lion Group Batal akibat Erupsi Anak Krakatau

Ratusan Penerbangan Lion Group Batal akibat Erupsi Anak Krakatau

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 19:15 WIB

United Airlines Pusing Gara-Gara Kursi Mewah Boeing 737 MAX 10

United Airlines Pusing Gara-Gara Kursi Mewah Boeing 737 MAX 10

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:14 WIB

Review Freefall: A Reckoning for Boeing, Bongkar Tuntas Persoalan Boeing

Review Freefall: A Reckoning for Boeing, Bongkar Tuntas Persoalan Boeing

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Bandara Husein Sastranegara Bandung Kembali Layani Pesawat Jet Komersial

Bandara Husein Sastranegara Bandung Kembali Layani Pesawat Jet Komersial

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777

Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Danantara Pertimbangkan Skema 'Cicil' Beli 50 Pesawat Boeing oleh Garuda Indonesia

Danantara Pertimbangkan Skema 'Cicil' Beli 50 Pesawat Boeing oleh Garuda Indonesia

Video | Senin, 02 Maret 2026 | 15:00 WIB

Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing

Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 18:04 WIB

Terkini

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Bagaimana Cara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak?

Bagaimana Cara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:18 WIB

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

Batam | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:16 WIB

×