Ilmuwan Temukan Debu Bintang Tertua dalam Meteorit di Bumi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 28 Januari 2020 | 14:05 WIB
Ilmuwan Temukan Debu Bintang Tertua dalam Meteorit di Bumi
Ilustrasi taburan bintang di langit. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan menemukan debu bintang yang terperangkap di dalam meteorit yang jatuh di Victoria, Australia, pada 50 tahun lalu. Debu bintang merupakan partikel yang tersisa dari ledakan supernova.

"Ini adalah salah satu penelitian paling menarik yang pernah saya lakukan. Ini adalah bahan padat tertua yang pernah ditemukan, dan itu memberitahu kita tentang bagaimana bintang terbentuk di galaksi kita," ucap Philipp Heck, seorang kurator di Field Museum dan seorang profesor di Universitas Chicago, seperti dikutip dari laman IFL Science.

Ketika bintang-bintang mati, partikel-partikelnya melayang ke luar angkasa hingga membentuk bintang, planet, bulan, dan meteorit baru. Debu bintang sendiri hanya ditemukan pada sekitar 5 persen meteorit di Bumi.

Potongan-potongan meteorit yang disebut Murchison itu dikirim ke museum di seluruh dunia, di mana Field Museum menerima bongkahan terbesar.

Serpihan meteorit kemudian dihancurkan menjadi bubuk dan dipisahkan. Bahan itu dilarutkan dengan asam sampai hanya butir antarbintang yang tersisa untuk dianalisis oleh para ilmuwan.

Untuk mengetahui umur debu bintang, tim ilmuwan menggunakan paparan data usia, mengingat menghitung penanggalan debu antarbintang secara langsung tidak memungkinkan.

"Kami menghitung atom yang terbentuk oleh interaksi dengan sinar kosmik. Secara khusus kami menghitung atom helium dan neon yang dibentuk oleh interaksi ini. Kami pikir kami tahu berapa banyak yang diproduksi per unit waktu dan dengan demikian kami dapat memperkirakan usia dengan hanya menghitung berapa banyak atom," tambah Heck.

Ilustrasi meteorit. (Shutterstock)
Ilustrasi meteorit. (Shutterstock)

Sebagian besar debu bintang berusia antara 4,6 hingga 4,5 miliar tahun, tetapi beberapa bahkan berusia lebih tua, bahkan lebih tua dari Bumi yang berusia 4,5 miliar tahun.

"Kami mengaitkan ini dengan ledakan dalam formasi bintang yang menghasilkan bintang 7 miliar tahun lalu, yang mulai menghempaskan debu 4,9 miliar tahun lalu, 'hanya' 300 juta tahun sebelum dimulainya tata surya," jelas Heck.

baca juga

Debu bintang adalah bahan tertua yang pernah mencapai Bumi, dan dari itu para ilmuwan dapat belajar tentang bintang induk di tata surya, asal karbon di tubuh, dan oksigen yang dihirup. Penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal PNAS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Material Purba, Lebih Tua dari Matahari, Ditemukan di Australia

Material Purba, Lebih Tua dari Matahari, Ditemukan di Australia

Tekno | Jum'at, 17 Januari 2020 | 08:15 WIB

Ilmuwan Temukan Fosil Es di Meteorit Kuno

Ilmuwan Temukan Fosil Es di Meteorit Kuno

Tekno | Senin, 25 November 2019 | 14:01 WIB

Dilelang, Meteorit Berbentuk Hati Ini Jadi Kado Spesial Valentine, Minat?

Dilelang, Meteorit Berbentuk Hati Ini Jadi Kado Spesial Valentine, Minat?

Tekno | Selasa, 05 Februari 2019 | 01:30 WIB

Penampakan Meteorit Tabrak Bulan Saat Super Wolf Blood Moon

Penampakan Meteorit Tabrak Bulan Saat Super Wolf Blood Moon

Tekno | Kamis, 24 Januari 2019 | 07:25 WIB

Ilmuwan Ingatkan Kedahsyatan Asteroid yang Siap Hantam Bumi

Ilmuwan Ingatkan Kedahsyatan Asteroid yang Siap Hantam Bumi

Tekno | Jum'at, 16 November 2018 | 07:48 WIB

Penduduk Desa Ini Menyembah Meteorit, Kok Bisa?

Penduduk Desa Ini Menyembah Meteorit, Kok Bisa?

Tekno | Kamis, 07 Juni 2018 | 08:40 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×