Saat mencoba layanan Indosat, paket dengan nama Unlimited 3 GB itu dibanderol dengan harga Rp 62.000 jika dibeli di toko retail terdekat dengan rumah.
Namun, untuk pembelian melalui e-commerce atau online shop ternama, harganya lebih murah Rp 1000 sampai Rp 2000, belum termasuk ongkir (ongkos kirim).
Data internet yang bisa digunakan utamanya adalah 3 GB, mereka memang menambahkan bonus data sebanyak 15 GB namun hanya bisa digunakan untuk mengakses aplikasi tertentu, beberapa di antaranya WhatsApp, Facebook, Twitter, FB Messenger. Ada juga aplikasi streaming seperti Youtube, Spotify dan Joox.
Sayangnya, semua itu memiliki batas pemakaian wajar sebulan hanya 15 GB. Makin disayangkan, jika pelanggan melebihi batas pemakaian wajar kecepatan yang diperoleh pengguna akan turun ke 128 Kbps.
Sebagai gambaran, pelanggan akan menghabiskan kuota sebesar 1,2 GB – 1,4 GB untuk menonton satu video berkualitas high definition selama 1 jam, berarti pelanggan hanya bisa menonton video di youtube sebanyak 10 jam selama sebulan.
Jika melewati batas tersebut, maka kuota utama pelanggan sebesar 3 GB akan terpakai. Ringkasnya, paket internet ini tidak benar-benar unlimited.
Berbicara kecepatan, Indosat juga menerapkan syarat untuk bisa menikmati Youtube dengan paket Unlimited Indosat 3 GB itu. Indosat menekan kecepatan akses internet untuk aplikasi ‘gratis’ itu hanya sampai 128 Kbps.
![Indosat Ooredoo menghadirkan paket terbaru di Jakarta, Selasa (1/10/2019). [Suara.com/Lintang Siltya Utami]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/10/01/91726-indosat-ooredoo-menghadirkan-paket-terbaru.jpg)
Bayangkan, jika pelanggan menonton video dengan kemampuan putar hanya 128 kilobyte per detik. Padahal kecepatan yang paling asik untuk menonton video di YouTube adalah 1 megabyte per detik atau hampir 10x lipat dari 128 Kbps.
Meski pelanggan mungkin tetap tertarik dengan paket yang ditawarkan Indosat, mereka tidak serta merta bisa menikmati paket unlimited yang ditawarkan.
Pasalnya, paket unlimited Indosat ternyata hanya bisa dinikmati oleh pelanggan Indosat yang tercatat aktif maksimal pada 31 Oktober 2019, jadi kalau kamu adalah pelanggan baru, ya siap siap gigit jari.
Tri
Lalu bagaimana dengan operator Tri? Operator ini punya Unlimited 6 GB dengan harga Rp 50.000 namun hanya dapat digunakan mulai Pk. 01.00 – 17.00. Sebagai gambaran, bagaimana pelanggan bisa menikmati paket ini seandainya mereka sedang bekerja, kuliah, atau sekolah.
Walaupun Tri tak memiliki gimik akses gratis ke aplikasi-aplikasi tertentu, dengan kata lain kuota utamanya benar-benar 6 GB per bulan, pengguna tetap saja tidak bisa mengakses aplikasi sembarangan.
Alasannya, penggunaan kuota utama itu dibatasi setiap harinya, hanya sampai 1 GB per hari. Jadi kalau kamu sudah mengakses sampai 1 GB di hari itu maka kecepatan akses internetnya akan dikurangi atau sedikit melambat.
Ini jelas akan berpengaruh saat pelanggan menonton Youtube atau melakukan video call di WhatsApp, maupun Live Instagram.
![Paket Unlimited Tri Indonesia. [Tri.co.id]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/01/29/63354-tri-indonesia.jpg)
Jadi kalau kuota utama benar-benar sudah habis sebelum waktunya, pelanggan harus rela merogoh kocek Rp 50.000 lagi untuk membeli kuota yang sama.
Satu hal lagi yang menjadi catatan, kalau pelanggan membeli dan mengativasi nomor Tri di Jakarta, paket unlimited yang dimiliki hanya bisa dipakai di Jakarta.
Artinya, jika pelanggan lagi pergi di luar Jakarta maka mereka dipastikan tidak akan bisa menikmati paket unlimited tersebut.
Jadi kira-kira mana yang paling jujur dan benar-benar memberikan paket umlimited yang sebenarnya?