Driver Ojol Keluhkan Sistem Pembagian Order, Kerja Belasan Jam Demi Poin

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 21 Februari 2020 | 17:24 WIB
Driver Ojol Keluhkan Sistem Pembagian Order, Kerja Belasan Jam Demi Poin
Ilustrasi ojek online. (Suara.com/Ema Rohimah)

Pada thread yang viral di Twitter, sistem perubahan terakhir membuat "ramai" di kalangan driver.

Akun "anyep" (sepi orderan) protes karena mereka merasa orderan diberikan semua ke akun driver prioritas.

Hal itu membuat driver ojol membuat gerakan memberi rating bintang satu untuk aplikasi khusus driver, Gojek Driver.

Driver ojol memberikan gerakan rating bintang satu karena tidak puas pada kebijakan GoJek. (Twitter/ ryan_nus)
Driver ojol memberikan gerakan rating bintang satu karena tidak puas pada kebijakan GoJek. (Twitter/ ryan_nus)

Sebagai referensi, akun driver prioritas adalah sebuah akun driver Gojek yang dianggap "berkualitas" karena driver rajin keluar pagi, performa bagus, dan bisa tupo (tutup poin) dalam 6 hingga 8 jam kerja.

Pada update terbaru, Gojek mulai menuruti kemauan driver. Sistem berubah ke pemerataan order.

Driver di daerah merasa mendapatkan 1 order tiap 1 jam. Namun itu justru membuat akun prioritas dibuat "delay" sehingga tadinya kerja 6 hingga 8 jam jadi belasan jam.

Permasalahan baru setelah update sistem pada GoJek Driver. (Twitter/ ryan_nus)
Permasalahan baru setelah update sistem pada GoJek Driver. (Twitter/ ryan_nus)

Kini justru berbalik, akun prioritas kecewa sehingga memberi bintang satu dan akun "anyep" berbalik memberi bintang lima.

Akun Twitter @ryan_nus tidak bermaksud menjelekkan Gojek karena ia merasa bahwa dirinya sudah 4 tahun menjadi driver Gojek. Ia mendukung Gojek karena menurutnya perusahaan itu sudah membantu menghidupi orang banyak.

Bahkan ia meminta teman-temannya yang mulai memberi banjiran rating bintang satu untuk menghentikan gerakannya.

baca juga
Masukan driver ojol pada GoJek. (Twitter/ ryan_nus)
Masukan driver ojol pada GoJek. (Twitter/ ryan_nus)

Ia hanya meminta Gojek mendengarkan masukan terkait sistem pembagian order sehingga tidak membuat driver ojol bekerja hingga belasan jam.

Hingga artikel ini ditulis, aplikasi Gojek Driver masih banjir rating bintang satu dari driver ojol sehingga akumulasi rating-nya menjadi 2.9.

Berikut Gojek memberikan tanggapan pada curhatan driver ojol yang mengeluh sistem baru tersebut di sini.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjebak di Kamar Mandi Masjid, Pria Ini Pesan Ojol untuk Bantu Buka Pintu

Terjebak di Kamar Mandi Masjid, Pria Ini Pesan Ojol untuk Bantu Buka Pintu

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 12:20 WIB

Terkunci di Kamar Mandi Masjid, Order Driver Ojol untuk Buka Pintu

Terkunci di Kamar Mandi Masjid, Order Driver Ojol untuk Buka Pintu

Tekno | Jum'at, 21 Februari 2020 | 06:30 WIB

Gagal Arogan, Viral Rider Yamaha Nmax Disapa Driver Ojol Menyamar

Gagal Arogan, Viral Rider Yamaha Nmax Disapa Driver Ojol Menyamar

Otomotif | Kamis, 20 Februari 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×