Merapi Erupsi, Warganet Malah Cemaskan Harga Masker

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Selasa, 03 Maret 2020 | 09:30 WIB
Merapi Erupsi, Warganet Malah Cemaskan Harga Masker
Merapi terlihat dari Pakembinangun, Pakem, Sleman pada pukul 5.35 WIB, Selasa (3/3/2020). - (SuaraJogja.id/Uli Febriarni)

Suara.com - Gunung Merapi kembali erupsi. Kontan, gunung berapi di Yogyakarta ini menyemburkan hujan abu di sejumlah wilayah yang berada di sekitar gunung tersebut.

Warganet pun mulai khawatir. Namun, bukan hanya karena potensi adanya gunung meletus, melainkan kelangkaan stok masker dan harganya yang sudah di luar nalar.

Seperti yang sudah diketahui, semenjak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya orang Indonesia yang terkena Virus Corona, ketersediaan masker di toko offline maupun online kian menipis. Akibat kelangkaan tersebut, harga masker di sejumlah ecommerce melambung tinggi.

Sekalinya ada, seperti di Shopee misalnya, harga masker menembus angka Rp 31 juta meskipun isi boksnya hanya 50 masker saja.

Postingan harga masker. [Shopee]
Postingan harga masker. [Shopee]

Oleh karena itu, kecemasan warganet terhadap stok dan harga masker di tengah-tengah erupsi Gunung Merapi mereka tumpahkan dalam cuitan Twitter.

Pemilik akun Twitter @AvithaFebriana menyayangkan oknum yang menjual masker dengan harga yang dinilai sudah tidak manusiawi lagi.

"#merapi erupsi pagi ini, di samping itu masih ada Korona, sedangkan harga masker gak manusiawi. Stay safe kalian semua," ujarnya.

Cuitan warganet khawatirkan harga masker. [Twitter]
Cuitan warganet khawatirkan harga masker. [Twitter]

Sementara itu, warganet lainnya meminta bantuan pemerintah agar turun tangan untuk menstabilkan harga masker di pasaran, khususnya bagi warga di sekitar lereng Merapi.

"#merapi erupsi pagi ini. Hujan abu sampai ke rumah. Dan sekarang masker lagi mahal-mahalnya. Pak @jokowi tolong harga masker segera dikondisikan. Kasihan kami yang di sekitar lereng Merapi sedang butuh-butuhnya. Terima kasih," tulis akun @bronto_raurus.

baca juga
Cuitan warganet khawatirkan harga masker. [Twitter]
Cuitan warganet khawatirkan harga masker. [Twitter]

Sedangkan akun @annisavigne berharap agar erupsi Merapi segera mereda guna menenangkan warga setempat.

"#Merapi jangan batuk batuk ya harga masker mahal ini, kasian yg deket kamu disitu," pungkasnya.

Cuitan warganet khawatirkan harga masker. [Twitter]
Cuitan warganet khawatirkan harga masker. [Twitter]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Selo Boyolali Saksikan Kilat Saat Gunung Merapi Erupsi

Warga Selo Boyolali Saksikan Kilat Saat Gunung Merapi Erupsi

Jogja | Selasa, 03 Maret 2020 | 08:49 WIB

Merapi Erupsi, Muncul Kilatan-Kilatan dan Asap Tinggi

Merapi Erupsi, Muncul Kilatan-Kilatan dan Asap Tinggi

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 08:50 WIB

Merapi Erupsi Lagi, Keluarkan Kolom Asap Tinggi

Merapi Erupsi Lagi, Keluarkan Kolom Asap Tinggi

Jogja | Selasa, 03 Maret 2020 | 07:24 WIB

Jual Masker Seharga 325 Ribu, Warganet: Hati-hatiMeninggal Dimaskerin Doang

Jual Masker Seharga 325 Ribu, Warganet: Hati-hatiMeninggal Dimaskerin Doang

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 07:20 WIB

Virus Corona Masuk Indonesia, Harga Masker Melonjak

Virus Corona Masuk Indonesia, Harga Masker Melonjak

Video | Senin, 02 Maret 2020 | 17:51 WIB

Kocak! Hindari Virus Corona Covid-19, Perempuan Ini Kenakan Kostum Jerapah

Kocak! Hindari Virus Corona Covid-19, Perempuan Ini Kenakan Kostum Jerapah

Lifestyle | Rabu, 19 Februari 2020 | 15:45 WIB

Terkini

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Video | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan

24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:55 WIB

×