Mantul! Gunakan Data Kepler, Mahasiswa Astronom Ini Ungkap 17 Planet Baru

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 10 Maret 2020 | 12:30 WIB
Mantul! Gunakan Data Kepler, Mahasiswa Astronom Ini Ungkap 17 Planet Baru
Ukuran 17 planet baru. [Eurekalert.org]

Suara.com - Seorang mahasiswa PhD bernama Michelle Kunimoto di University of British Columbia (UBC), mengungkap 17 planet baru berbekal data dari misi Kepler. Kunimoto melakukan pencarian mandiri dengan mengamati 200 ribu bintang dalam misi Kepler untuk menemukan bukti planet yang "transit" melintasi bintang-bintang.

"Setiap kali sebuah planet lewat di depan bintang, ia akan memblokir sebagian cahaya bintang itu dan menyebabkan penurunan sementara dalam kecerahan bintang. Dengan menemukan penurunan kecerahan ini, yang dikenal sebagai transit, Anda dapat mulai mengumpulkan informasi tentang planet, seperti ukurannya dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengorbit," ucap Kunimoto dalam pernyataan di sebuah makalah yang diterbitkan dalam The Astronomical Journal.

Dilansir laman IFL Science, dengan menggunakan kriteria deteksi minimum tiga transit yang sama dengan tim Kepler, Kunimoto menemukan 17 kandidat planet baru. Di antaranya adalah planet resmi bernama KIC-7340288 b.

Planet ini memiliki ukuran sekitar 1,5 kali ukuran Bumi dan terletak di zona layak huni bintangnya, di mana suhu permukaan planet dapat memungkinkan terbentuknya air cair.

KOI-4509. [Roboaokepler.org]
KOI-4509. [Roboaokepler.org]

"Planet ini berjarak sekitar 1.000 tahun cahaya. Ini adalah penemuan yang sangat menarik, karena hanya ada 15 planet kecil yang dikonfirmasi di Habitable Zone yang ditemukan dalam data Kepler sejauh ini," tambah Kunimoto.

Dengan periode orbit hanya 142,5 hari, planet ini terletak 0,444 Unit Astronomi dari bintangnya, di mana 1 AU setara dengan jarak antara Bumi dan Matahari. Namun, planet ini menerima sekitar sepertiga dari cahaya yang didapat Bumi dari Matahari.

Teleskop Kepler NASA. [NASA]
Teleskop Kepler NASA. [NASA]

16 planet lain dalam penemuan baru ini memiliki ukuran berkisar dari sekitar dua pertiga ukuran Bumi hingga delapan kali ukuran Bumi. Salah satu planet terkecil dalam pencarian Kunimoto adalah KIC-11350118 c yang terletak pada sistem KOI-4509.

Ini bukan kali pertama Kunimoto menemukan planet. Selama gelar sarjananya, ia berhasil menemukan empat planet lain. Pada penelitian di masa mendatang, Kunimoto dan timnya berharap untuk melakukan pencarian data independen dari misi lain, seperti misi lanjutan K2 Kepler dan Transiting Exoplanet Survey Satellite yang lebih baru. Penelitian itu akan berkontribusi pada pekerjaan yang lain dalam menghitung statistik tingkat kejadian planet-planet tertentu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Hanya Mars, Planet Ini Kemungkinan Bisa Dihuni Manusia

Tidak Hanya Mars, Planet Ini Kemungkinan Bisa Dihuni Manusia

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 13:35 WIB

Astronom Temukan Planet Raksasa Termuda Paling Dekat Bumi

Astronom Temukan Planet Raksasa Termuda Paling Dekat Bumi

Tekno | Jum'at, 14 Februari 2020 | 13:10 WIB

Teleskop Kepler Temukan Planet Kecil Seperti Vampir

Teleskop Kepler Temukan Planet Kecil Seperti Vampir

Tekno | Selasa, 28 Januari 2020 | 12:50 WIB

NASA Temukan Planet Terpanas di Galaksi

NASA Temukan Planet Terpanas di Galaksi

Tekno | Selasa, 28 Januari 2020 | 10:05 WIB

NASA Temukan Planet Seukuran Bumi Pertama dengan Potensi Air Cair

NASA Temukan Planet Seukuran Bumi Pertama dengan Potensi Air Cair

Tekno | Sabtu, 11 Januari 2020 | 19:33 WIB

3 Hari Magang di NASA, Remaja 17 Tahun Temukan Planet Baru

3 Hari Magang di NASA, Remaja 17 Tahun Temukan Planet Baru

Tekno | Sabtu, 11 Januari 2020 | 16:53 WIB

Terkini

Sepeda Listrik Berapa Jauh Jarak Tempuhnya? Cek 3 Rekomendasi E-Bike untuk Komuter

Sepeda Listrik Berapa Jauh Jarak Tempuhnya? Cek 3 Rekomendasi E-Bike untuk Komuter

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:52 WIB

Insiden Kampus UB Malang: Mahasiswa FK Jatuh dari Lantai Enam, Polisi Telusuri Motif

Insiden Kampus UB Malang: Mahasiswa FK Jatuh dari Lantai Enam, Polisi Telusuri Motif

Malang | Kamis, 10 September 2026 | 15:51 WIB

Doa Bersama Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Doa Bersama Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 15:50 WIB

Bedak Two Way Cake Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihannya

Bedak Two Way Cake Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihannya

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:49 WIB

Tiga ASN Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB, Polisi Buru Pelaku

Tiga ASN Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:45 WIB

Regol Ayom Ditutup demi Pedesterian Malioboro, Rezeki Pedagang dan Tukang Becak Terancam

Regol Ayom Ditutup demi Pedesterian Malioboro, Rezeki Pedagang dan Tukang Becak Terancam

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 15:44 WIB

5 Merek Laptop Paling Andal dan Awet untuk Jangka Panjang

5 Merek Laptop Paling Andal dan Awet untuk Jangka Panjang

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 15:44 WIB

KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?

KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?

Bekaci | Kamis, 10 September 2026 | 15:43 WIB

Limbah Sabut Kelapa Berpotensi Bikin Jalan Lebih Kuat dan Ramah Lingkungan; Bagaimana Caranya?

Limbah Sabut Kelapa Berpotensi Bikin Jalan Lebih Kuat dan Ramah Lingkungan; Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:39 WIB

Bea Cukai Bakar 44 Juta Rokok Ilegal: Kerugian Negara Rp44 Miliar Terselamatkan

Bea Cukai Bakar 44 Juta Rokok Ilegal: Kerugian Negara Rp44 Miliar Terselamatkan

Lampung | Kamis, 10 September 2026 | 15:37 WIB

×