Bantu NASA Rancang Sensor Penjelajah Venus, Berhadiah Rp 241 Juta

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 23 Maret 2020 | 06:00 WIB
Bantu NASA Rancang Sensor Penjelajah Venus, Berhadiah Rp 241 Juta
Planet Venus. [Shutterstock]

Suara.com - NASA meminta bantuan publik, membantu merancang sensor untuk penjelajah di planet Venus.

Planet yang diselimuti awan itu ditutupi oleh aliran lava dan kemungkinan gunung berapi aktif, dengan suhu hingga 450 derajat Celcius. Suhu setinggi itu dapat menghancurkan kapal selam nuklir.

Untuk mensiasatinya, NASA memiliki rencana mengirim penjelajah yang sangat kuat dan meminta publik untuk meracang sensor pada penjelajah.

Disebut Automaton Rover for Extreme Environments (AREE), penjelajah ini akan menggunakan tenaga angin untuk merayapi permukaan Venus. Kendaraan tersebut membutuhkan sensor untuk menavigasi rintangan di lingkungannya, seperti batu dan medan curam.

Kendaraan ini belum siap untuk dikirim ke Venus. AREE adalah bagian dari program Innovative Advanced Concepts NASA, yang mempelajari teknologi baru dan membuatnya lebih siap untuk program eksplorasi ruang angkasa.

NASA memang belum secara resmi menyetujui misi AREE untuk diluncurkan, tetapi badan antariksa tersebut berharap teknologi itu akan digunakan suatu hari nanti di permukaan Venus.

Kendaraan terakhir yang berkunjung ke Venus adalah misi Vega 2 Uni Soviet pada 1985. Sayangnya, pesawat ruang angkasa misi tersebut langsung "menyerah" dalam waktu singkat karena lingkungan ekstrim di permukaan Venus.

"Bumi dan Venus pada dasarnya adalah saudara kandung planet, tetapi Venus pada satu titik berubah dan menjadi tidak ramah terhadap kehidupan seperti yang kita kenal. Dengan menjelajahi daratan dan menjelajahi Venus, kita dapat memahami apa yang menyebabkan Bumi dan Venus menyimpang di jalur yang sangat berbeda," ucap Jonathan Sauder, peneliti utama untuk AREE di Jet Propulsion Laboratory NASA, seperti dikutip laman Space.com.

Logo NASA. [Shutterstock]
Logo NASA. [Shutterstock]

NASA akan memberikan beberapa hadiah untuk konsep sensor tersebut. Sensor itu diharapkan mampu menahan suhu dan tekanan permukaan yang ekstrem.

baca juga

NASA memberikan 15 ribu dolar AS untuk pemenang pertama ide konsep sensor, untuk peringkat kedua sebesar 10 ribu dolar AS, dan posisi ketiga 5 ribu dolar AS. Tenggat pengajuan konsep dibuka hingga 29 Mei mendatang dan pemenang akan diumumkan pada Juli 2020.

Rincian lebih lanjut tentang pengiriman sensor dan kelayakan kontes tersedia di platform crowdsourcing HeroX.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah COVID-19, NASA Hentikan Uji Megaroket SLS dan Kapsul Orion

Wabah COVID-19, NASA Hentikan Uji Megaroket SLS dan Kapsul Orion

Tekno | Sabtu, 21 Maret 2020 | 08:59 WIB

Nasa Pamer Potret Bumi Usai Diserang Virus Corona

Nasa Pamer Potret Bumi Usai Diserang Virus Corona

Tekno | Kamis, 19 Maret 2020 | 07:31 WIB

Begini Cara Astronot Menangani Penyakit di Luar Angkasa

Begini Cara Astronot Menangani Penyakit di Luar Angkasa

Tekno | Minggu, 15 Maret 2020 | 13:35 WIB

Duh! NASA Akan Putuskan Kontak dengan Voyager 2

Duh! NASA Akan Putuskan Kontak dengan Voyager 2

Tekno | Rabu, 11 Maret 2020 | 14:45 WIB

Instrumen Buatan Mahasiswa Ini Mampu Deteksi Lubang Hitam Baru

Instrumen Buatan Mahasiswa Ini Mampu Deteksi Lubang Hitam Baru

Tekno | Rabu, 11 Maret 2020 | 07:30 WIB

Karyawan NASA Positif Terinfeksi Virus Corona

Karyawan NASA Positif Terinfeksi Virus Corona

Tekno | Selasa, 10 Maret 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:25 WIB

×