Dahsyat! Ilmuwan Inggris Bikin Kertas Pendeteksi Corona di Air Limbah

Pebriansyah Ariefana, Tivan Rahmat

Minggu, 05 April 2020 | 14:11 WIB
Dahsyat! Ilmuwan Inggris Bikin Kertas Pendeteksi Corona di Air Limbah
Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Ilmuwan dari Universitas Cranfield di Inggris mengembangkan teknolohi pendeteksi virus corona COVID-19 dari bahan kertas. 'Gilanya', kertas itu diklaim bisa deteksi virus corona di air limbah.

Dalam jurnal yang telah dimuat Science Alerts, Minggu (5/4/2020), perangkat berbasis kertas ini diklaim mampu mendeteksi keberadaan virus corona yang berada di air limbah.

Ahli biomedis dari Universitas Cranfield, Zhugen Yang, mengungkapkan bahwa kertas ini dikembangkan untuk menguji materi genetik dalam air limbah agar bisa membuktikan konsep dan menguji infeksi.

Terkait alasan pemilihan kertas, tim peneliti menanggap bahwa material ini punya harga yang lebih terjangkau serta mampu memberikan hasil tes yang cepat dan akurat.

“Perangkat ini murah, harganya kurang dari 1 poundsterling (sekitar Rp 20 ribuan) dan mudah digunakan oleh mereka yang non-ahli sekalipun. Tentu setelah alat ini selesai sepenuhnya,” papar Yang.

Meskipun masih terhalang karena adanya keterbatasan dalam mengekstrapolasi hasil ke sampel yang lebih luas, penelitian ini memiliki banyak keuntungan non-invasif karena dapat mengumpulkan data lebih dan hasil tes yang lebih cepat dan cukup akurat.

Untuk cara kerja kertas pendeteksi virus corona ini, pengguna hanya perlu membuka dan melipat kertas tersebut agar air limbah dapat tersaring. Beberapa bahan kimia yang sudah ditambahkan ke kertas nantinya akan mendeteksi adanya asam nukleat yang berasal dari virus corona Covid-19.

Setelah beberapa menit, jika kertas mengeluarkan lingkaran berwarna hijau, maka air tersebut positif terkontaminasi COVID-19. Namun jika warna biru yang keluar, artinya negatif virus corona.

Agar tidak menularkan virus, kertas pendeteksi COVID-19 ini juga mudah untuk ditumpuk, disimpan, diangkut, dan dapat dibakar setelah digunakan. (pubs.acs.org/sciencealert)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kamar Mayat Penuh, Jenazah Positif Corona Disimpan di Kulkas

Kamar Mayat Penuh, Jenazah Positif Corona Disimpan di Kulkas

News | Minggu, 05 April 2020 | 13:59 WIB

Wanita Ucapkan Perpisahan ke Suaminya Meninggal Akibat Corona, Via FaceTime

Wanita Ucapkan Perpisahan ke Suaminya Meninggal Akibat Corona, Via FaceTime

News | Minggu, 05 April 2020 | 14:02 WIB

Seberapa Jauh Droplet saat Batuk Bersin Sebarkan Virus? Pakar Ungkap Fakta

Seberapa Jauh Droplet saat Batuk Bersin Sebarkan Virus? Pakar Ungkap Fakta

Health | Minggu, 05 April 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×