Waspada! WHO Sebut Virus Corona 10 Kali Lebih Mematikan dari Flu Babi

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Selasa, 14 April 2020 | 12:00 WIB
Waspada! WHO Sebut Virus Corona 10 Kali Lebih Mematikan dari Flu Babi
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. [AFP]

Suara.com - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa virus corona 10 kali lebih mematikan daripada flu babi (H1N1).

"Kami tahu bahwa Covid-19 menyebar dengan cepat, dan kami tahu itu mematikan, 10 kali lebih mematikan daripada pandemi flu 2009 (flu babi)," terang Ghebreyesus sebagaimana dikutip laman Daily Mail, Selasa (14/4/2020).

Sebagai informasi, flu babi pertama kali ditemukan di Meksiko dan Amerika Serikat pada 2009 silam. Selama pandemi, WHO mencatat sedikitnya 18.500 nyawa melayang akibat penyakit ini dari total sebanyak 1,8 juta kasus yang tersebar di seluruh dunia.

Meski begitu, angka tersebut beda jauh dengan catatan yang dimiliki jurnal kesehatan Lancet yang memperkirakan bahwa flu babi menewaskan 151.700 hingga 575.400 orang. Tinjauan ini didasarkan pada perkiraan kematian di Afrika dan Asia Tenggara yang tidak terdata oleh WHO.

Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Pada Juni 2009, flu babi dinyatakan sebagai pandemi global dan statusnya diturunkan pada Agustus 2010 karena dianggap tidak mematikan, seperti yang ditakutkan pertama kali. Selain itu, vaksin untuk wabah ini juga sudah ditemukan.

Namun untuk virus corona, Ghebreyesus mengeluhkan bahwa lonjakan kasus Covid-19 terlalu masif, bahkan bisa melonjak dua kali lipat setiap tiga atau empat hari di negara tertentu. Saat ini, jumlah orang meninggal karena virus corona di seluruh dunia hampir menyentuh angka 500.000.

Oleh karena itu, ia menekankan agar negara-negara yang terkena wabah Covid-19 agar mau berkomitmen untuk cekatan dalam merespon kasus virus corona, melakukan isolasi, merawat pasien, mengembangkan vaksin, serta melacak pasien positif Covid-19.

Sementara itu, Worldometers hingga Selasa (14/4/2020), dunia telah mencatatkan 1.924.662 kasus Corona, 119.691 diantaranya meninggal dunia dan angka kesembuhan sebanyak 445.005.

Amerika Serikat tercatat sebagai negara dengan jumlah infeksi dan kematian akibat virus corona terbanyak di dunia. Jarak jumlahnya pun sangat jauh dari Spanyol dan Italia, yakni 586.941 untuk jumlah kasus infeksinya sendiri.

baca juga
Pandemi virus flu babi (H1N1). [Sai Aung MAIN / AFP]
Pandemi virus flu babi (H1N1). [Sai Aung MAIN / AFP]

"Setiap negara terikat secara global. Artinya risiko pengenalan kembali dan kebangkitan penyakit ini akan terus berlanjut," imbuhnya.

Ghebreyesus juga mencemaskan pandemi ini karrna penyebaran virus corona begitu cepat, namun pemulihannya berjalan dengan sangat lambat.

Hal ini disebabkan oleh prosedur penanganan Covid-19 yang memang memerlukan waktu yang lebih panjang ketimbang flu babi. Bahkan, setelah tiga bulan menjadi pandemi global, vaksin virus corona belum ditemukan.

WHO sendiri memperkirakan bahwa pembuatan vaksin Covid-19 memerlukan waktu 12 hingga 18 bulan, sama dengan estimasi yang dipaparkan oleh Bill Gates, yang juga tengah mengembangkan vaksin virus corona melalui lembaga yang ia danai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona Covid-19 Global 14 April 2020: yang Sembuh 445.005 Orang

Update Corona Covid-19 Global 14 April 2020: yang Sembuh 445.005 Orang

Health | Selasa, 14 April 2020 | 09:39 WIB

Penelitian Baru Ungkap Virus Corona Bisa Bertahan Hidup di Sol Sepatu

Penelitian Baru Ungkap Virus Corona Bisa Bertahan Hidup di Sol Sepatu

Tekno | Selasa, 14 April 2020 | 09:30 WIB

Virus Corona Bermutasi, Ilmuwan Khawatir Pengembangan Vaksin Sia-sia

Virus Corona Bermutasi, Ilmuwan Khawatir Pengembangan Vaksin Sia-sia

Health | Selasa, 14 April 2020 | 08:31 WIB

Virus Corona di China Naik Lagi, Tembus 100 Kasus Dalam Sehari

Virus Corona di China Naik Lagi, Tembus 100 Kasus Dalam Sehari

News | Selasa, 14 April 2020 | 07:40 WIB

Termakan Hoaks Corona, Warga Belanda Bakar Menara BTS 5G

Termakan Hoaks Corona, Warga Belanda Bakar Menara BTS 5G

Tekno | Selasa, 14 April 2020 | 08:30 WIB

Hati-hati, Hand Sanitizer Berbasis Alkohol Berdampak Buruk pada Anak-anak

Hati-hati, Hand Sanitizer Berbasis Alkohol Berdampak Buruk pada Anak-anak

Health | Selasa, 14 April 2020 | 07:24 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×