Valles Marineris, Ngarai Terbesar di Tata Surya Membentuk Naga

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 17 April 2020 | 19:00 WIB
Valles Marineris, Ngarai Terbesar di Tata Surya Membentuk Naga
Ilustrasi planet Mars, lengkap dengan ngarainya [Shutterstock].

Suara.com - Para astronom menemukan "naga" tersembunyi di Valles Marineris, sebuah sistem ngarai yang berlokasi bagian timur Tharsis di Mars. Dengan panjang lebih dari 4.000 km, lebar 200 km, dan kedalaman lebih dari 7 km, Valles Marineris dikenal sebagai ngarai terbesar di tata surya. Dan tak pelak memperlihatkan penampakan mirip naga yang membelit planet Mars.

Sang naga di Mars ini ditemukan oleh kamera High Resolution Imagine Science Experiment (HiRISE) yang ditempatkan di atas wahana antariksa Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) milik NASA.

Penampakan seperti naga di planet Mars. [Twitter]
Penampakan mirip naga di planet Mars, yang terbentuk dari sistem ngarai Valles Marineris Twitter]

Dirancang dan dioperasikan oleh Lunar and Planetary Lab di University of Arizona, HiRISE adalah kamera paling kuat yang pernah dikirim ke planet lain. Memiliki resolusi tinggi hingga 30 cm per piksel, kamera telah beroperasi sejak 2006 dan mengirim data lebih dari 2,4 persen permukaan Mars.

Salah satu area Mars yang berulang kali dicitrakan HiRISE adalah Melas Chasma, segmen terluas dari sistem ngarai Valles Marineris.

Dilansir dari laman IFL Science, dari gambar yang diambil 258 km di barat daya Melas Chasma pada 2007, sebagian dari dinding batu Mars dan lantai ngarai menampilkan bentuk naga keren ini.

Dalam gambar yang dibagikan NASA, lantai ngarai berwarna cokelat itu dipenuhi dengan endapan kuning tidak biasa dan memiliki diameter bervariasi antara 100 hingga 500 m. Menurut Cathy Weitz dari University of Arizona, Amerika Serikat, batu berbentuk mirip naga tadi kemungkinan berasal dari aliran atau gangguan tektonik.

Laporan Jet Propulsion Laboratory NASA pada 2017 pun menyebutkan ada bukti aksi air dan angin sebagai mode formasi untuk banyak endapan interior di Melas Chasma. Itu terbukti dari riak-riak dalam matriks lebih gelap di sekitar naga, yang disebabkan karena angin.

Sistem Valles Marineris sendiri dimulai di barat dari Noctis Labyrinthus, lalu bergerak ke timur melalui Tithonium dan Ius Chasma, Melas dan Ophir Chasma, lalu Coprates Chasma, Ganges Chasma, Capri dan Eos, kemudian berakhir pada Chryse Planitia. Sebagian besar astronom meyakini bahwa Valles Marineris merupakan "retakan" tektonik besar di kerak Mars.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19, NASA Buka Pelatihan Online Astronot Gratis!

Pandemi Covid-19, NASA Buka Pelatihan Online Astronot Gratis!

Tekno | Jum'at, 17 April 2020 | 11:10 WIB

Menakjubkan, NASA Rilis Foto Terbaru Pilar Penciptaan di Antariksa

Menakjubkan, NASA Rilis Foto Terbaru Pilar Penciptaan di Antariksa

Tekno | Rabu, 15 April 2020 | 21:00 WIB

Di Tengah Pandemi Corona, Tiga Astronot akan Kembali ke Bumi

Di Tengah Pandemi Corona, Tiga Astronot akan Kembali ke Bumi

Tekno | Jum'at, 10 April 2020 | 10:01 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×