alexametrics

Startup China Siap Jual Kacamata Pendeteksi Virus Corona

Dythia Novianty | Tivan Rahmat
Startup China Siap Jual Kacamata Pendeteksi Virus Corona
Thermal Scanner dengan kacamata T1. [Rokid]

Kacamata yang dilengkapi teknologi pemindai suhu tubuh itu sudah dibuat oleh startup asal China, Rokid.

Suara.com - Thermal scanners atau pemindai suhu tubuh merupakan teknologi yang lazim ditemukan di berbagai fasilitas dan tempat umum untuk mendeteksi suhu tubuh manusia.

Selama pandemi corona, thermal scanner bahkan dianggap sebagai perangkat untuk mendeteksi gejala awal Covid-19 yang ditunjukkan dengan meningkatnya suhu tubuh.

Paling anyar, teknologi tersebut kini disematkan pada perangkat yang dapat dipakai langsung oleh manusia, seperti kacamata. Sebagaimana lansiran laman Ubergizmo, Minggu (19/4/2020), kacamata yang dilengkapi teknologi pemindai suhu tubuh itu sudah dibuat oleh startup asal China, Rokid.

Saat ini, mereka bahkan tengah melakukan persiapan agar produk besutannya bisa dijual ke negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia, Amerika Serikat.

Baca Juga: Studi Terbaru Klaim Virus Corona 50 Kali Lebih Berbahaya dari Sebelumnya

Thermal Scanner dengan kacamata T1. [Rokid]
Thermal Scanner dengan kacamata T1. [Rokid]

Perusahaan rintisan ini juga sudah mengirimkan sampel produknya ke beberapa perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat. Kacamata canggih bernama T1 ini dilengkapi kemampuan untuk memindai inframerah yang dapat mendeteksi suhu tubuh hingga 200 orang sekaligus dari jarak hingga 3 meter.

Artinya, petugas kesehatan dapat melakukan pemindaian dengan dengan cepat untuk melihat siapa yang mengalami gejala awal virus corona, yaitu demam tinggi.

Bicara teknis, kacamata T1 ditenagai oleh chipset Qualcomm, kamera 12 MP, dukungan augmented reality, hingga fitur pengenalan wajah.

Komentar