Demi Penelitian, Pasien Sembuh Covid-19 Sumbang Plasma

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 21 April 2020 | 13:30 WIB
Demi Penelitian, Pasien Sembuh Covid-19 Sumbang Plasma
Plasma darah hasil donor. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian terbaru dalam Proceedings of the National Academy of Sciences melaporkan bahwa sepuluh pasien Covid-19 yang sakit parah di China, menunjukkan peningkatan setelah mendapatkan transfusi plasma dari pasien Covid-19 yang telah sembuh.

Penelitian lebih lanjut belum dilakukan untuk menyimpulkan apakah pengobatan dengan transfusi plasma adalah pengobatan yang efektif untuk penyakit ini. Meski begitu, cairan tersebut sekarang sangat dibutuhkan untuk penelitian lanjutan.

Para pasien sembuh Covid-19 di Amerika Serikat membentuk kelompok sukarelawan bernama Survivor Corps dan bersedia menyumbangkan plasma mereka untuk membantu proyek-proyek penelitian.

Plasma merupakan komponen darah berbentuk cairan berwarna kuning yang menjadi medium sel-sel darah, di mana sel darah ditutup. Sebanyak 55 persen dari jumlah darah merupakan plasma darah.

Saat sakit, tubuh biasanya memberikan respons imun terhadap patogen yang menyerang dan menghasilkan antibodi. Antibodi adalah protein pelindung yang ditemukan dalam darah yang membantu memerangi patogen seperti bakteri dan virus. Antibodi ini tetap berada dalam darah untuk waktu singkat, biasanya sekitar tiga bulan, dan dapat diekstraksi dari pasien yang pulih melalui transfusi plasma.

Para lansia disebut paling rentan terpapar virus corona. (Foto: Getty Images/via BBC Indonesia)
Para lansia disebut paling rentan terpapar virus corona. (Getty Images/via BBC Indonesia)

Pasien sakit yang menerima transfusi plasma terkadang mendapat manfaat dari antibodi pendonor. Plasma yang disumbangkan bertujuan untuk membantu pasien berjuang membentuk sistem kekebalan tubuh dan respons kekebalan yang memadai.

Namun, plasma memiliki umur simpan yang pendek. Artinya, jika transfusi plasma terbukti menjadi metode pengobatan yang efektif, para ilmuwan harus mencari cara untuk menyimpan antibodi tanpa rusak dalam waktu yang lama. Teknik ini sebelumnya pernah digunakan dalam pengobatan rabies.

Berkat kelompok Survivor Corps, sebanyak 2.000 sukarelawan telah mendaftar dan uji coba akan dilakukan di Universitas Columbia. Sebelum mendaftar, FDA menegaskan bahwa plasma hanya dapat disumbangkan oleh pasien yang telah sembuh dari Covid-19 dan terbukti tidak memiliki gejala kembali selama minimal 14 hari.

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

National Health Service (NHS) di Inggris juga mengumumkan akan melakukan penelitian serupa.

baca juga

"Kami membutuhkan pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 untuk menyumbangkan plasma darahnya, sebagai bagian dari percobaan klinis untuk membantu melawan virus," tulis NHS dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip laman IFL Science, Selasa (21/4/2020).

Donor plasma ini bukan kasus pertama yang dianggap sebagai sarana pengobatan. Sebelumnya transfusi plasma juga dilakukan untuk Ebola dan dua keluarga virus Corona lainnya, yaitu SARS dan MERS. Untuk kasus Covid-19, terapi ini masih berada di tahap awal. Banyak penelitian yang harus dilakukan dalam memastikan kemanjuran plasma untuk pengobatan Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik! Pasien Sembuh Direkrut Donorkan Plasma Obati Pasien Corona

Kabar Baik! Pasien Sembuh Direkrut Donorkan Plasma Obati Pasien Corona

News | Sabtu, 18 April 2020 | 14:06 WIB

Bisakah Pasien Sembuh Terinfeksi Virus Corona Dua Kali?

Bisakah Pasien Sembuh Terinfeksi Virus Corona Dua Kali?

Tekno | Rabu, 15 April 2020 | 13:00 WIB

Penelitian Baru Ungkap Virus Corona Bisa Bertahan Hidup di Sol Sepatu

Penelitian Baru Ungkap Virus Corona Bisa Bertahan Hidup di Sol Sepatu

Tekno | Selasa, 14 April 2020 | 09:30 WIB

Penelitian Baru: Infeksi COVID-19 pada Anak-anak Lebih Ringan dari Dewasa

Penelitian Baru: Infeksi COVID-19 pada Anak-anak Lebih Ringan dari Dewasa

Tekno | Kamis, 09 April 2020 | 10:15 WIB

Bukan Pandemi COVID-19, Justru Ini Bencana Mengerikan yang Menghantui Bumi

Bukan Pandemi COVID-19, Justru Ini Bencana Mengerikan yang Menghantui Bumi

Tekno | Rabu, 08 April 2020 | 13:30 WIB

Mungkinkah Manusia Hidup di Merkurius?

Mungkinkah Manusia Hidup di Merkurius?

Tekno | Rabu, 08 April 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 21:00 WIB

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:59 WIB

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:54 WIB

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:53 WIB

Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?

Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:50 WIB

Resmi Tersangka, Listyo Sigit dan 2 Jenderal Polisi Ditahan di Rutan Mabes Polri

Resmi Tersangka, Listyo Sigit dan 2 Jenderal Polisi Ditahan di Rutan Mabes Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:42 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 20:37 WIB

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:34 WIB

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:30 WIB

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:26 WIB

×