Perhatikan 6 Kriteria WHO Ini, Sebelum Negara Hentikan Lockdown

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 21 April 2020 | 11:30 WIB
Perhatikan 6 Kriteria WHO Ini, Sebelum Negara Hentikan Lockdown
Ilustrasi lockdown di berbagai negara (Shuttterstock)

Suara.com - Banyak negara di dunia memberlakukan lockdown, memaksa masyrakat untuk beraktivitas di rumah dan menutup pertokoan. Lockdown wilayah adalah salah satu upaya pemerintah untuk memperlambat penyebaran virus Corona (Covid-19).

Setelah beberapa minggu, sebagian negara mulai melonggarkan kebijakan lockdown. Masyarakat di China dan sebagian negara Eropa mulai kembali beraktivitas.

Dilansir laman IFL Science, Selasa (21/4/2020), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperbarui Rencana Kesiapsiagaan dan Respons, dengan menambahkan enam kriteria yang harus dipenuhi negara sebelum memberhentikan lockdown. Berikut enam kriteria tersebut:

1. Transmisi Covid-19 dikendalikan

Kebijakan lockdown boleh dihentikan ketika suatu negara memiliki tingkat penyebaran virus terkontrol di tingkat rendah dengan sumber yang diketahui dan didukung oleh sistem perawatan kesehatan.

2. Sistem kesehatan yang mumpuni

Tes untuk virus Corona harus tersedia untuk semua orang, bukan hanya orang dengan gejala paling parah yang datang ke rumah sakit.

Petugas mengatur sampel - sampel darah peserta Rapid Test di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (20/4). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasi petugas mengatur sampel - sampel darah peserta Rapid Test. [Suara.com/Alfian Winanto]

3. Risiko penyebaran diminimalkan di tempat yang rentan

Tempat-tempat yang rentan terpapar Covid-19 harus diperhatikan secara khusus untuk meminimalkan risiko penyebaran, salah satunya adalah panti jompo.

baca juga

4. Langkah-langkah pencegahan di tempat kerja dibuat untuk mengurangi risiko

Semua tempat kerja dan sekolah harus mematuhi peraturan terkait menjaga kebersihan, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan bahkan pengecekan suhu tubuh.

5. Kasus impor di masa mendatang dapat ditangani

Banyak negara yang masih menerima impor sehingga meningkatkan risiko penyebaran yang tidak terdeteksi. Pemerintah harus menempatkan penjagaan ketat di area hot spot dan memiliki kemampuan untuk mendeteksi kasus baru.

6. Negara memberikan informasi jelas kepada masyarakat

Ilustrasi Lockdown. (Shutterstock)
Ilustrasi Lockdown. (Shutterstock)

Menghentikan lockdown merupakan sebuah proses yang membutuhkan kerja sama dari negara. Pemerintah harus memberikan informasi yang jelas kepada warga negara untuk memastikan efektivitas langkah-langkah selanjutnya. Di sisi lain, masyarakat pun harus mematuhi peraturan yang telah ditetapkan.

"Salah satu hal utama yang telah kita pelajari selama beberapa bulan terakhir tentang Covid-19 adalah semakin cepat kasus diidentifikasi, diuji, diisolasi, dan dirawat maka semakin sulit virus dapat menyebar. Prinsip ini akan menyelamatkan nyawa dan mengurangi dampak ekonomi dari pandemi," ucap Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, Director-General WHO, dalam sebuah cuitan.

Menghentikan lockdown demi menyelamatkan ekonomi negara namun tetap mencegah penyebaran virus adalah tugas yang kompleks. Pemimpin negara harus membuat langkah-langkah yang tepat untuk membuat dua hal itu tetap seimbang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beberapa Negara Buka Lockdown, WHO Sebut yang Terburuk Belum Datang

Beberapa Negara Buka Lockdown, WHO Sebut yang Terburuk Belum Datang

Health | Selasa, 21 April 2020 | 10:04 WIB

Australia Lockdown, Kanguru Lompat-lompat Hingga Pusat Perbelanjaan

Australia Lockdown, Kanguru Lompat-lompat Hingga Pusat Perbelanjaan

News | Selasa, 21 April 2020 | 10:07 WIB

Waduh! WHO Klaim Puncak Pandemi Virus Corona Belum Terjadi

Waduh! WHO Klaim Puncak Pandemi Virus Corona Belum Terjadi

Health | Selasa, 21 April 2020 | 10:10 WIB

Menyedihkan! TKI Tiap Hari Makan Nasi Busuk karena Negara Majikan Lockdown

Menyedihkan! TKI Tiap Hari Makan Nasi Busuk karena Negara Majikan Lockdown

Banten | Selasa, 21 April 2020 | 06:55 WIB

Imam Masjid di Nigeria Ditangkap karena Tetap Gelar Salat Jumat

Imam Masjid di Nigeria Ditangkap karena Tetap Gelar Salat Jumat

News | Senin, 20 April 2020 | 21:03 WIB

Lebanon Lockdown, Jutaan Warga Terancam Kelaparan

Lebanon Lockdown, Jutaan Warga Terancam Kelaparan

News | Senin, 20 April 2020 | 17:01 WIB

Terkini

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks

SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks

Riau | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

Suhu Jakarta Panas 32C, Thom Haye Ungkap Tantangan Timnas Indonesia Lawan Malaysia Malam Ini

Suhu Jakarta Panas 32C, Thom Haye Ungkap Tantangan Timnas Indonesia Lawan Malaysia Malam Ini

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:29 WIB

Drama 0,037 Detik di Aragon! Duel Sengit Bawa Kiandra Ramadhipa Jaga Asa 3 Besar Moto3 Junior

Drama 0,037 Detik di Aragon! Duel Sengit Bawa Kiandra Ramadhipa Jaga Asa 3 Besar Moto3 Junior

Sport | Senin, 28 September 2026 | 16:28 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Tumbuh 8,37%, Tembus 2,5 Juta TEUs

Arus Peti Kemas IPC TPK Tumbuh 8,37%, Tembus 2,5 Juta TEUs

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:28 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia, Erick Thohir Kirim Pesan Penting untuk Skuad Garuda

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia, Erick Thohir Kirim Pesan Penting untuk Skuad Garuda

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:25 WIB

Geledah BPN Jatim, KPK Temukan Sejumlah Rekening Tempat Penampungan Uang Setoran

Geledah BPN Jatim, KPK Temukan Sejumlah Rekening Tempat Penampungan Uang Setoran

News | Senin, 28 September 2026 | 16:23 WIB

Indonesia Geser China, Kini Jadi Produsen Nikel Olahan Terbesar Dunia

Indonesia Geser China, Kini Jadi Produsen Nikel Olahan Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:23 WIB

×