Sempat Bikin Geger, Misteri Planet Hilang Sudah Terpecahkan

Liberty Jemadu

Selasa, 21 April 2020 | 17:56 WIB
Sempat Bikin Geger, Misteri Planet Hilang Sudah Terpecahkan
Planet Fomalhaut b yang sangat terang pada 2004 tiba-tiba menghilang pada 2014. Foto: Ilustrasi eksoplanet. [Shutterstock]

Suara.com - Pada 2014 Fomalhaut b yang tadinya cemerlang di langit malam tiba-tiba hilang begitu saja dan planet hilang itu membuat para astronom di seluruh dunia pusing bukan kepalang.

Fomalhaut b, yang jaraknya sekitar 25 tahun cahaya dari Bumi, ditemukan pertama kali oleh teleskop antariksa Hubble pada 2004 dan 2006.

Nama Fomalhaut b sempat beken karena menjadi eksoplanet (planet di luar tata surya kita) yang berhasil dilihat secara kasat mata oleh Hubble, karena memiliki cahaya yang terang.

Tetapi 10 tahun kemudian, cahaya yang cemerlang itu menghilang begitu saja. Para ilmuwan pun bertanya-tanya, kemana Fomalhaut b pergi?

Ada yang menduga ia telah keluar dari tata surya yang diinduki oleh bintang Fomalhaut dan menghilang. Sebagian ilmuwan mengira ia ditarik oleh tata surya lain. Sementara sebagian lagi menduga ia hancur dalam tabrakan antarplanet.

Tetapi sebuah studi yang terbit pada Senin (20/4/2020) di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) memberikan jawaban yang sama sekali lain.

Fomalhaut b - tulis para peneliti dalam studi itu - sejak awal memang bukan sebuah planet. Alih-alih, apa yang dilihat oleh para astronom pada 2004 dan 2006 adalah awan raksasa berisi debu es yang berasal dari tabrakan dua puing di tata surya Fomalhaut.

Tabrakan itu diduga terjadi di area sabuk dalam tata surya Fomalhaut yang berisi objek-objek antariksa yang terbuat dari es, mirip seperti Sabuk Kuiper di tata surya kita.

Para ilmuwan menduga Hubble mendeteksi objek yang tadinya dikira planet itu tak lama setelah tabrakan terjadi. Ketika itu awan hasil ledakan sedang mengembang dan terkonsentrasi pada area yang sempit. Tetapi pada 2014 awan hasil ledakan itu sudah menghilang.

baca juga

"Tabrakan seperti ini sangat jarang dan karenanya sangat luar biasa kita bisa melihat salah satu di antaranya," kata Andras Gaspar, astronom dari Universitas Arizona, Amerika Serikat, yang memimpin studi tersebut seperti dilansir Live Science.

Dalam studi itu Gaspar mengevaluasi selama arsip-arsip observasi Hubble dari 20 tahun terakhir. Ia menemukan Fomalhaut b meredup seiring waktu, sebelum akhirnya hilang pada 2014.

Gaspar membuat simulasi komputer, untuk melihat tabrakan antara dua objek es antariksa dengan diameter mencapai 200 kilometer. Hasilnya menunjukkan bahwa tabrakan antara objek sebesar itu bisa menghasilkan awan raksasa, sesuai pengamatan Hubble.

Hipotesis ini juga mampu menjelaskan beberapa perilaku aneh Fomalhaut b. Contohnya cahayanya sangat terang untuk ukuran eksplanet di jarak 25 tahun cahaya dari Bumi.

Sementara di sisi lain, Fomalhaut b juga tidak memiliki ciri infra merah yang kemudian mengindikasikan ia sangat dingin. Padahal sebagai sebuah planet muda yang lazimnya memiliki suhu panas, ia harusnya memancarkan sinar infra merah.

Para peneliti mengatakan mereka akan mempelajari tata surya Fomalhaut lebih lanjut untuk memastikan bahwa apa yang dilihat Hubble pada 2004 lalu memang bukan sebuah planet tetapi awan es raksasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LHS 1140b, Planet Mirip Bumi yang Terbukti Memiliki Atmosfer

LHS 1140b, Planet Mirip Bumi yang Terbukti Memiliki Atmosfer

Tekno | Senin, 27 Juli 2026 | 14:17 WIB

Terkini

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×