Ilmuwan Ungkap Bahan Terbaik Membuat Masker Wajah di Rumah

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 30 April 2020 | 11:00 WIB
Ilmuwan Ungkap Bahan Terbaik Membuat Masker Wajah di Rumah
Ilustrasi memakai masker. (Pexels)

Suara.com - CDC merekomendasikan masker bedah dan N95 harus disimpan untuk tenaga medis yang membutuhkan. Sementara, masyarakat dapat menggunakan masker lain atau membuatnya sendiri di rumah.

Para ilmuwan dari Argonne National Laboratory dan University of Chicago di Amerika Serikat, telah menguji berbagai bahan umum untuk mengetahui jenis bahan apa yang paling cocok untuk membuat masker. Tim ahli menyelidiki sifat filtrasi mekanis dan elektrostatik bahan.

"Kami telah melakukan penelitian ini untuk beberapa kain umum termasuk kapas, sutra, sifon, kain flanel, berbagai sintetis, dan kombinasinya," tulis para ilmuwan dalam makalah penelitian yang diterbitkan di ACS Nano.

Para ahli menemukan banyak lapisan dan campuran kain bekerja dengan baik untuk menyaring partikel, tetapi masker yang tidak tepat dapat merusak semuanya.

"Secara keseluruhan, kami menemukan bahwa kombinasi berbagai kain yang tersedia secara umum yang digunakan dalam masker kain berpotensi memberikan perlindungan yang signifikan terhadap transmisi partikel aerosol," tambah tim ahli.

Para ilmuwan menciptakan set eksperimental dengan menggunakan ruang pencampuran aerosol untuk sampel jumlah aerosol di udara. Tim kemudian melewati partikel melalui masing-masing kain yang diuji dan mengambil sampel udara melalui bahan.

Ilmuwan menguji berbagai ukuran partikel, mulai dari sekitar 10 nanometer hingga 10 mikrometer. Sebagai perbandingan, rambut manusia berdiameter sekitar 50 mikrometer dan ada 1.000 nanometer dalam satu mikrometer. Sementara partikel virus Corona (Covid-19) berdiameter antara 80 dan 120 nanometer.

Hasilnya, tim menemukan bahwa kain 'hibrida' mampu menyaring sebagian besar partikel. Efisiensi filtrasi hibrida seperti kapas-sutra, kapas-sifon, kapas-flanel adalah lebih dari 80 persen untuk partikel berukuran kurang dari 300 nanometer dan lebih besar dari 90 persen untuk partikel dengan ukuran lebih besar dari 300 nanometer.

Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)
Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)

"Kami berspekulasi bahwa peningkatan kinerja hibrida kemungkinan karena efek gabungan dari filtrasi berbasis mekanik dan elektrostatik," jelas para ilmuwan, seperti dikutip laman Science Alert, Kamis (30/4/2020).

baca juga

Filtrasi mekanis hanyalah kain yang secara fisik menangkap partikel. Semakin kecil lubang kain, maka semakin sedikit partikel besar yang bisa dilepas. Sedangkan filtrasi berbasis elektrostatik sedikit berbeda. Filter ini menyimpan aerosol di dalam lingkungan statis.

Efektivitas masker dalam menyaring partikel pun bisa berkurang jika pengguna tidak memakai masker dengan benar. Jika ingin membuat masker dari kain hibrida, disarankan untuk memeriksa beberapa tutorial yang ada secara onlina. CDC sebelumnya juga telah mengunggah cara membuat masker dari bahan-bahan sederhana di rumah melalui situs resmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Sebut Asal Mula Bahasa Manusia Muncul 25 Juta Tahun Lalu

Ilmuwan Sebut Asal Mula Bahasa Manusia Muncul 25 Juta Tahun Lalu

Tekno | Kamis, 30 April 2020 | 06:45 WIB

Kata Ilmuwan Tentang Alasan Sulitnya Membuat Vaksin Virus Corona Covid-19

Kata Ilmuwan Tentang Alasan Sulitnya Membuat Vaksin Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 29 April 2020 | 17:55 WIB

Masker di Asteroid Raksasa yang Hampiri Bumi Sore Ini? Begini Kata Astronom

Masker di Asteroid Raksasa yang Hampiri Bumi Sore Ini? Begini Kata Astronom

Tekno | Rabu, 29 April 2020 | 16:51 WIB

Ilmuwan Ungkap Lokasi Paling Berbahaya Sepanjang Sejarah Bumi

Ilmuwan Ungkap Lokasi Paling Berbahaya Sepanjang Sejarah Bumi

Tekno | Rabu, 29 April 2020 | 12:00 WIB

Beredar Kabar Ilmuwan Meninggal Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Benarkah?

Beredar Kabar Ilmuwan Meninggal Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Benarkah?

Health | Selasa, 28 April 2020 | 12:23 WIB

CDC Tambahkan 6 Gejala Baru Virus Corona, Apa Saja?

CDC Tambahkan 6 Gejala Baru Virus Corona, Apa Saja?

Tekno | Selasa, 28 April 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×