Unik dan Romantis, Burung Ini Lakukan Tarian Pacaran untuk Menarik Pasangan

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Sabtu, 02 Mei 2020 | 13:04 WIB
Unik dan Romantis, Burung Ini Lakukan Tarian Pacaran untuk Menarik Pasangan
Tarian romantis burung albatros yang sedang memadu kasih. (Facebook/ USFWS)

Suara.com - Cukup langka, kita bisa melihat burung albatros yang bertingkah romantis dalam melakukan "Courtship Dance" atau "Tarian Pacaran" sebelum mereka memadu kasih.

Burung albatros banyak ditemukan di sekitar Samudra Antartika dan Pasifik Utara.

Mereka memiliki kebiasaan membuat sarang pada pulau terpencil di tengah samudra.

Hewan ini dikenal sebagai hewan monogami, yang berarti mereka hanya punya satu pasangan sepanjang hidupnya.

Sebuah video yang dibagikan oleh akun Facebook US Fish and Wildlife Service menunjukkan "Courtship Dance" atau "Tarian Pacaran" dari burung albatros Layson.

Tarian pacaran burung albatros yang sedang memadu kasih. (Facebook/ USFWS)
Tarian pacaran burung albatros yang sedang memadu kasih. (Facebook/ USFWS)

Setiap musim gugur, hampir 1 juta elang laut Layson kembali ke tempat bersarangnya di Suaka Margasatwa Nasional Midway Atoll.

Suaka Margasatwa tersebut terdiri dari tiga pulau kecil yang hampir bebas dari predator sehingga burung albatros merasa nyaman di sana.

Tempat itu juga termasuk tempat berlindung koloni albatros terbesar di dunia.

Spesies burung albatros Layson (Phoebastria immutabilis) terkenal dengan tarian gagah serta romantis sebelum mereka memadu kasih.

baca juga

"Tarian pacaran yang rumit hanya dilakukan oleh breeder dan pre-breeder pertama kali, termasuk banyak gerakan termasuk menundukkan kepala, saling membungkuk, mengayunkan kepala dari satu sisi ke sisi lain, mengarahkan kepala ke atas sambil memanggil pasangannya," kata peneliti dalam keterangannya.

Albatros menghabiskan sebagian hidupnya di atas permukaan laut atau terbang beristirahat di permukaannya.

Pada saat angin laut tidak bertiup, albatros akan beristirahat di permukaan laut, sampai angin berhembus lagi.

Dikutip dari IFLScience, salah "perwakilan" dari albatros berhasil mencetak rekor sebagai burung liar tertua di dunia.

Dinamakan dengan Wisdom, burung ini diyakini oleh peneliti telah hidup selama 69 tahun.

Sebagai perbandingan, rata-rata albatros Layson hanya berumur 12 hingga 40 tahun.

Tarian romantis dari albatros Layson menjadi bukti bahwa hewan tersebut benar-benar unik dan menarik.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Teknik Kamuflase Mengagumkan, Ini Keunikan Kupu-kupu Dead Leaf

Punya Teknik Kamuflase Mengagumkan, Ini Keunikan Kupu-kupu Dead Leaf

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2020 | 18:57 WIB

Lupakan Baju Hazmat, Wanita Ini Bikin Kostum Antivirus Mirip Burung Gagak

Lupakan Baju Hazmat, Wanita Ini Bikin Kostum Antivirus Mirip Burung Gagak

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:10 WIB

8 Fakta Lumba-Lumba, Hewan Paling Pintar di Dunia

8 Fakta Lumba-Lumba, Hewan Paling Pintar di Dunia

Tekno | Senin, 27 April 2020 | 12:00 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×