Array

Seekor Llama di Belgia Bisa Jadi Senjata Rahasia Kalahkan Covid-19

Liberty Jemadu Suara.Com
Minggu, 03 Mei 2020 | 04:15 WIB
Seekor Llama di Belgia Bisa Jadi Senjata Rahasia Kalahkan Covid-19
Ilmuwan teliti darah llama untuk obat flu baru. (Shutterstock)

Suara.com - Seekor llama di Belgia bisa menjadi senjata rahasia umat manusia melawan wabah Covid-19, demikian kata para peneliti asal Amerika Serikat dan Belgia seperti yang diwartakan South China Morning Post, Sabtu (2/5/2020).

Penelitian mereka akan diterbitkan di jurnal Cell edisi pekan kedua Mei 2020. Di dalamnya mereka mengulas soal antibodi dari llama yang bisa menetralisir virus corona baru Sars-Cov-2, pemicu wabah Covid-19.

"Ini adalah antibodi pertama di dunia yang bisa menetralisir Sars-Cov-2," kata Jason McLellan dari Universias Texas, AS yang terlibat dalam studi itu.

Antibodi, kata dia, bisa digunakan merawat pasien Covid-19 untuk meredakan tingkat keparahan penyakit.

McLellan dan timnya memang sudah meneliti virus corona - termasuk yang memicu SARS dan MERS - selama bertahun-tahun. Pada 2016 lalu mereka menyuntikkan seekor llama bernama Winter dngan virus SARS dan MERS untuk mencari obat dua penyakit tersebut.

"Saya tadinya kira bahwa ini cuma akan jadi proyek sampingan kecil," kata Dorien De Vlieger dari Ghent University di Belgia, yang terlibat dalam studi itu.

Hasilnya sistem kekebalan tubuh Winter memproduksi dua jenis antibodi. Pertama yang sangat mirip dengan antibodi manusia dan yang kedua lebih kecil. Dua antibodi dari tubuh Winter itu diketahui efektif untuk melawan virus corona SARS.

Baru-baru ini para ilmuwan menguji antibodi Winter untuk mengalahkan Covid-19. Awalnya terlihat bahwa antibodi itu berhasil menyasar Sars-Cov-2, tetapi masih terlalu lemah. Mereka lalu menggabungkan dua antibodi itu sehingga bisa lebih efektif dalam melawan virus corona penyebab Covid-19.

Antibodi llama yang lebih kecil itu, yang disebut single-domain antibodies atau nanobodies, bisa digunakan dalam inhaler sehingga ia bisa langsung menyasar virus di saluran pernapasan.

Baca Juga: Tes Antibodi untuk Covid-19 Kurang Akurat, Tingkat Positif Palsu Tinggi

Kini para peneliti sedang bersiap-siap untuk menguji antibodi dari Winter ke hamster atau primata, sebelum mengujinya ke manusia.

Adapun Winter kini berusia empa tahun dan dipelihara di sebuah peternakan milik Ghent University. Di fasilitas itu terdapat sekitar 130 ekor llama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI