Canggih! Robot Ini Diklaim Mampu Bunuh Virus Corona

Dythia Novianty

Minggu, 03 Mei 2020 | 10:00 WIB
Canggih! Robot Ini Diklaim Mampu Bunuh Virus Corona
Ilustrasi robot [Pixabay]

Suara.com - Sebuah perusahaan di Texas, Amerika Serikat (AS), mengklaim telah membangun robot yang mampu membunuh virus corona (Covid-19) dengan intensitas tinggi sinar UVC.

Sinar UVC adalah bagian spektrum yang tinggi daripada sinar UV tradisional dan terdiri dari panjang gelombang yang lebih pendek, dan lebih energik.

Xenex Disinfection Services mengatakan bahwa mereka telah mengembangkan robot yang dapat memancarkan pancaran cahaya tinggi untuk menghilangkan virus corona dari permukaan. Rupanya, robot ini sudah digunakan di pangkalan militer AS, barak polisi, serta kampus di beberapa universitas.

Selama pengujian, robot LightStrike menghancurkan SARS-CoV-2, yang merupakan virus yang menyebabkan Covid-19, dalam dua menit menurut blog perusahaan.

Pengujian dilakukan di Texas Biomedical Research Institute, salah satu lembaga penelitian independen terkemuka dunia yang bekerja secara eksklusif pada penyakit menular.

“Covid-19 menyebabkan dunia berhenti di jalurnya. Ketika kita mendiskusikan dan merencanakan untuk masuk kembali, desinfeksi ruang publik adalah prioritas utama untuk mengurangi risiko penularan penyakit. Menempatkan infrastruktur pencegahan infeksi yang efektif sekarang sangat penting,” kata Dr. Mark Stibich, Kepala Staf Ilmiah dan salah satu pendiri Xenex, dilansir laman Metro.co.uk, Minggu (3/5/2020).

Rob, Robot telah diadopsi sebagai standar perawatan lingkungan oleh banyak rumah sakit terkemuka di dunia.

Robot Xenex. [Xenex]
Robot Xenex. [Xenex]

"Sebagai perusahaan berbasis bukti, kami berpaling ke Texas Biomed untuk mengevaluasi kemanjuran UV xenon berdenyut terhadap SARS-CoV-2 karena kami ingin pelanggan kami saat ini dan di masa depan tahu dengan pasti bahwa robot UV xenon dapat menghentikan Covid-19," ujar Dr Mark Stibich.

Setiap robot menggunakan lampu xenon untuk menghasilkan semburan intensitas tinggi, spektrum penuh cahaya UVC, yang lebih kuat daripada sinar matahari. Ini menonaktifkan virus, bakteri dan spora dan mampu mengubah intensitas karena patogen yang berbeda rentan terhadap sinar UVC pada panjang gelombang yang berbeda.

baca juga

Robot bekerja sendiri karena intensitas cahaya, berarti manusia tidak dapat berada di ruangan yang sama karena bisa merusak mata mereka. Perusahaan ini menjual robot seharga 100.000 dolar AS atau sekitar Rp 1,49 juta masing-masing. Kabarnya, kini banyak klien kelas atas berminat membeli robot tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Corona, Robot Ini Bantu Warga Belanja Makanan

Pandemi Corona, Robot Ini Bantu Warga Belanja Makanan

Tekno | Selasa, 28 April 2020 | 13:30 WIB

Keren, Robot Anjing Ini jadi Perantara Tim Medis dan Pasien Covid-19

Keren, Robot Anjing Ini jadi Perantara Tim Medis dan Pasien Covid-19

Tekno | Minggu, 26 April 2020 | 10:11 WIB

Staf NASA Tetap Kirim Perintah ke Robot Curiosity Meski Kerja dari Rumah

Staf NASA Tetap Kirim Perintah ke Robot Curiosity Meski Kerja dari Rumah

Tekno | Selasa, 21 April 2020 | 11:24 WIB

Peran Penting Robot di Tengah Pandemi Covid-19

Peran Penting Robot di Tengah Pandemi Covid-19

Video | Selasa, 21 April 2020 | 10:55 WIB

Pandemi Covid-19, Saatnya Robot Gantikan Manusia Sebagai Pekerja?

Pandemi Covid-19, Saatnya Robot Gantikan Manusia Sebagai Pekerja?

Lifestyle | Senin, 20 April 2020 | 05:36 WIB

RAISA Bantu Tim Medis Tangani Pasien Corona

RAISA Bantu Tim Medis Tangani Pasien Corona

Foto | Selasa, 14 April 2020 | 15:57 WIB

Terkini

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:00 WIB

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:45 WIB

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:41 WIB

×