Ilmuwan Temukan Bukti di Planet Mars Pernah Ada Sungai

Rizki Nurmansyah, Tivan Rahmat

Minggu, 10 Mei 2020 | 17:06 WIB
Ilmuwan Temukan Bukti di Planet Mars Pernah Ada Sungai
Ilustrasi permukaan planet Mars (Shutterstock).

Suara.com - Ilmuwan terus mengamati bebatuan di Planet Mars lewat foto yang terekam satelit agar bisa menentukan kapan planet ini terakhir kali memiliki air di permukaannya.

Ilmuwan menggunakan foto dan topografi yang ditangkap oleh kamera HiRISE yang terpasang pada Mars Reconnaisance Orbiter milik NASA.

Kamera ini digunakan untuk mempelajari ujung Hellas Basin yang ada di kutub selatan Mars.

Menggunakan foto berdefinisi tinggi dan data dari tebing terbuka yang ada di Mars, ilmuwan akhirnya berhasil mengungkap bukti bahwa ada sungai kuno di Mars selama 100.000 tahun, saat air masih muncul di permukaan Mars sekitar 3,7 miliar tahun yang lalu.

"Ini tidak seperti membaca koran, tapi foto dengan resolusi sangat tinggi memungkinkan kita untuk 'membaca' bebatuan seakan kalian berdiri sangat dekat dengan tebing itu," ungkap ahli geologi dari International Research School of Planetary Sciences sekaligus penulis studi ini, Fransesco Salese, seperti dikutip dari Independent, Minggu (10/5/2020).

"Sayangnya kita tidak memiliki kemampuan untuk mendaki, untuk melihat detail secara lebih jelas lagi, tapi kesamaannya dengan batuan sedimen di Bumi meninggalkan sedikit imajinasi," imbuhnya.

Sekadar informasi, ilmuwan telah lama mengamati Kawah Hellas yang punya panjang 9 km dari lantai kawah ke ujungnya.

Di sinilah ilmuwan menemukan bukti adanya danau raksasa, sungai, delta, dan selat yang bisa terlihat di bebatuan.

Selanjutnya, ilmuwan fokus untuk meneliti tebing batu setinggi 200 meter yang berusia 3,7 miliar tahun.

baca juga

Terbentuk dari sedimen yang mengendap selama bertahun-tahun, bebatuan ini mirip dengan batu yang ada di Bumi yang terbentuk oleh sungai.

Tebing di Mars ini sekaligus mengungkap aliran sungai yang terus menggeser parit, menciptakan tepi sungai berpasir, mirip dengan Rhine atau sungai lainnya yang biasa ditemukan di Italia.

Dari data ini juga, ilmuwan menduga bahwa air di Mars berasal dari hujan, sama dengan yang terjadi di Bumi.

Batuan sedimen ini juga dipakai untuk mengidentifikasi selat di sungai kuno ini yang memiliki kedalaman sekitar 3 meter.

Namun tentu saja, bebatuan yang dipelajari hanya mengandung sebagian waktu saat air dan sedimen berpindah di permukaan.

Bebatuan utuh dan sejarah yang disimpannya bisa saja menghilang karena erosi, tapi bebatuan lain yang menjadi penanda waktu bisa saja sedang tersembunyi atau terkubur di dalam perut Mars.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meteorit Ini Ungkap Kondisi Mars 4 Miliar Tahun Lalu Seperti Bumi

Meteorit Ini Ungkap Kondisi Mars 4 Miliar Tahun Lalu Seperti Bumi

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2020 | 12:55 WIB

NASA Bakal Buat Oksigen dari Emas

NASA Bakal Buat Oksigen dari Emas

Tekno | Rabu, 22 April 2020 | 14:00 WIB

Valles Marineris, Ngarai Terbesar di Tata Surya Membentuk Naga

Valles Marineris, Ngarai Terbesar di Tata Surya Membentuk Naga

Tekno | Jum'at, 17 April 2020 | 19:00 WIB

Keren, NASA Pamer Foto Diklaim Berbentuk Naga di Permukaan Planet Mars

Keren, NASA Pamer Foto Diklaim Berbentuk Naga di Permukaan Planet Mars

Tekno | Rabu, 15 April 2020 | 09:00 WIB

Pemburu Alien Klaim Ada Piramida di Mars

Pemburu Alien Klaim Ada Piramida di Mars

Tekno | Minggu, 12 April 2020 | 06:03 WIB

Terkini

5 Tone Up Day Cream yang Cocok buat Kulit Sawo Matang, Auto Glowing Tanpa Efek Abu-Abu

5 Tone Up Day Cream yang Cocok buat Kulit Sawo Matang, Auto Glowing Tanpa Efek Abu-Abu

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Belum Padam, Kobaran Api Terus Merembet di TNBTS Meski Tim Gabungan Dikerahkan

Belum Padam, Kobaran Api Terus Merembet di TNBTS Meski Tim Gabungan Dikerahkan

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Indonesia-Portugal Perkuat Kerja Sama, Menteri P2MI Siapkan Penempatan Pekerja Migran Berkualitas

Indonesia-Portugal Perkuat Kerja Sama, Menteri P2MI Siapkan Penempatan Pekerja Migran Berkualitas

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027

Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII

Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing

Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor

Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan

Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan

Bogor | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:17 WIB

4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:15 WIB

×