Gagang Pintu Harus Dilapisi Tembaga untuk Cegah Covid-19, Ini Alasannya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 01 Juni 2020 | 06:33 WIB
Gagang Pintu Harus Dilapisi Tembaga untuk Cegah Covid-19, Ini Alasannya
Ilustrasi handle pintu dari tembaga. [Shutterstock]

Suara.com - Menurut para ilmuwan di Inggris, gagang pintu, pegangan tangan, dan troli belanja harus dilapisi tembaga untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

Alih-alih menggunakan baja dan plastik yang membuat virus Corona dapat bertahan hingga tiga hari, penelitian menunjukkan, virus akan terbunuh dalam waktu empat jam pada tembaga karena sifat antibakteri logam.

William Keevil, seorang ahli mikrobiologi senior di University of Southampton, mengatakan Inggris tertinggal dari negara-negara lain ketika menggunakan tembaga di daerah-daerah komunal.

"Pegangan pintu, troli belanja, pegangan tangan di angkutan umum, dan bahkan peralatan olahraga harus dilapisi logam," ucap Keevil dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Dailymail, Senin (1/6/2020).

Ketika virus Corona mendarat di atas tembaga, ion logam atau atom bermuatan listrik menyerang membran lipid virus, struktur yang melindunginya. Tembaga kemudian menyerang sel dan menghancurkan DNA virus, itu membunuh virus sepenuhnya.

Profesor Keevil mengatakan kepada The Times bahwa bus di Polandia sudah dilengkapi dengan pegangan tangan berlapis tembaga, sementara bandara di Chile dan kios imigrasi Brasil dilapisi logam. Tak hanya itu, pusat kebugaran di Amerika juga telah menutupi barbel dan peralatan lainnya dengan tembaga.

Ia menambahkan bahwa layar di restoran cepat saji dan mesin kas juga bisa terlindung dari virus jika dipasang dengan logam.

Sebuah penelitian di Amerika Serikat pada November lalu menemukan bahwa tempat tidur rumah sakit yang terbuat dari tembaga di unit perawatan intensif, rata-rata mengandung bakteri 95 persen lebih sedikit daripada tempat tidur rumah sakit konvensional.

Para ilmuwan Universitas Kedokteran di South Carolina menulis dalam laporan penelitian bahwa temuan menunjukkan lapisan tembaga antimikroba dapat membantu para praktisi pengendalian infeksi, dalam upaya mereka untuk menjaga permukaan peralatan kesehatan higenis sehingga mengurangi potensi risiko penularan bakteri.

baca juga
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Di sisi lain, penelitian juga menunjukkan virus Corona dapat dideteksi hingga 24 jam setelah berada di atas kertas. Hasil serupa diperoleh dari tes yang dilakukan para ilmuwan pada virus yang menyebabkan wabah SARS pada 2003.

Sementara itu, dua penelitian yang berbeda juga menunjukkan bahwa cuaca yang lebih hangat tidak menghentikan penyebaran virus Corona. Ilmuwan di Amerika Serikat dan Kanada mengatakan risiko penularan hanya berkurang sekitar 1,5 persen untuk setiap derajat Fahrenheit di atas 77F atau 25 derajat Celcius.

Para ahli menganalisis lebih dari 370.000 kasus di ribuan kota berbeda di Amerika Utara dan mengatakan musim panas tidak akan membuat virus hilang. Ini menghancurkan harapan global yang menyebut penyebaran akan mereda saat musim panas datang.

Para pejabat kesehatan dari seluruh dunia menekankan protokol cuci tangan yang ketat sangat penting untuk menghentikan penyebaran virus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penemuan Ini Ungkap Alasan Kegemukan Lebih Rentan Terkena Covid-19

Penemuan Ini Ungkap Alasan Kegemukan Lebih Rentan Terkena Covid-19

Tekno | Rabu, 27 Mei 2020 | 11:00 WIB

Kabar Baik, Pasien Virus Corona Berhenti Jadi Infeksius setelah 11 Hari

Kabar Baik, Pasien Virus Corona Berhenti Jadi Infeksius setelah 11 Hari

Tekno | Selasa, 26 Mei 2020 | 07:30 WIB

Melemah Secara Misterius, Apa yang Terjadi dengan Medan Magnet Bumi?

Melemah Secara Misterius, Apa yang Terjadi dengan Medan Magnet Bumi?

Tekno | Senin, 25 Mei 2020 | 06:00 WIB

Alhamdulillah, Obat Virus Corona Pertama Diklaim Tersedia Bulan Depan

Alhamdulillah, Obat Virus Corona Pertama Diklaim Tersedia Bulan Depan

Tekno | Sabtu, 23 Mei 2020 | 07:00 WIB

Bangun Sistem Kekebalan Tubuh, Ilmuwan Suntikkan Covid-19 ke Monyet

Bangun Sistem Kekebalan Tubuh, Ilmuwan Suntikkan Covid-19 ke Monyet

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2020 | 14:00 WIB

Usai Denmark, Ilmuwan Kanada Teliti Kemungkinan Ganja jadi Obat Covid-19?

Usai Denmark, Ilmuwan Kanada Teliti Kemungkinan Ganja jadi Obat Covid-19?

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2020 | 09:56 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×