Array

Alhamdulillah, Obat Virus Corona Pertama Diklaim Tersedia Bulan Depan

Dythia Novianty Suara.Com
Sabtu, 23 Mei 2020 | 07:00 WIB
Alhamdulillah, Obat Virus Corona Pertama Diklaim Tersedia Bulan Depan
Ilustrasi obat virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Hasil dari tes lebih dari 10.000 pasien yang dites positif virus corona dan telah terlibat dalam uji coba obat Covid-19 ini akan dirilis pada akhir Juni mendatang.

Jika mereka berhasil, para ahli mengatakan, mereka dapat segera diluncurkan di NHS.

Percobaan pemulihan adalah evaluasi acak terapi Covid-19 dan mencari obat lain yang sudah dalam produksi dan digunakan untuk kondisi lain, dan dapat digunakan untuk mengatasi virus.

Sejauh ini, di Inggris lebih dari 36.000 kematian telah dilaporkan karena virus corona dan hasil dari pasien yang telah diobati dengan lima obat yang berbeda, termasuk terapi HIV, dapat menemukan solusi bagaimana Inggris keluar dari kuncian.

Sebagaimana dilansir laman The Sun, Sabtu (23/5/2020), karena obat-obatan sudah dilisensikan dan digunakan mereka tidak perlu melalui peraturan, berarti pasien dapat mengaksesnya bulan depan.

Wakil kepala penyelidik persidangan di Universitas Oxford, Profesor Martin Landray mengatakan bahwa karena jenis obat yang dipilih harus mengubah praktik dengan sangat cepat.

Melalui wawancara online, dia menambahkan bahwa dokter akan bebas untuk meresepkan obat ini.

“Intinya seharusnya tidak ada penundaan. Obat-obatan harus segera digunakan,” tambahnya.

Tetapi Profesor Landray juga menambahkan bahwa kombinasi obat mungkin cara terbaik untuk mengalahkan virus.

Baca Juga: Astronom Temukan Bukti Planet Baru Dilahirkan

Dia mengatakan, ribuan nyawa bisa diselamatkan oleh obat baru.

Obat-obatan yang telah diuji termasuk yang disukai oleh Presiden Donald Trump.

Obat antimalaria hydroxychloroquine telah diuji coba bersama dengan obat HIV lopinavir-ritonavir, dan steroid dexamethasone.

Presiden AS Donald Trump berbicara dalam jumpa pers penanganan pandemi COVID-19 di Gedung Putih, Washington, 19 Mei 2020. [AFP]
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam jumpa pers penanganan pandemi COVID-19 di Gedung Putih, Washington, 19 Mei 2020. [AFP]

Obat anti-inflamasi lain yang juga digunakan adalah tocilizumab, serta azitromisin antibiotik.

Profesor itu menambahkan bahwa saat ini tidak ada satu obat yang menonjol dari yang lain.

“Sepertinya tidak akan ada satu pun pemenang besar, bagi kita semua bahwa itu sangat tidak mungkin. Tetapi jauh lebih mungkin bahwa beberapa obat mungkin memiliki apa yang Anda sebut 'efek sederhana',” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI