Gerhana Matahari Cincin Terjadi Sebentar Lagi, Ini Detailnya

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Kamis, 18 Juni 2020 | 07:00 WIB
Gerhana Matahari Cincin Terjadi Sebentar Lagi, Ini Detailnya
Gerhana Matahari Cincin di Singkawang, Kamis (26/12/2019). [Twitter/BMKG]

Suara.com - Gerhana Matahari Cincin merupakan fenomena astronomi yang akan terjadi sebentar lagi. Namun tak semua zona di Bumi bisa mengamati Gerhana Matahari Cincin, termasuk Indonesia.

Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika Bulan berada di posisi antara Matahari dan Bumi, namun ia tak bisa menutup sepenuhnya posisi Matahari.

Itu membuat pinggiran Matahari terlihat seperti cincin sehingga kadang mendapatkan julukan Ring of Fire (Cincin Api).

Gerhana annular penuh akan terlihat dari beberapa bagian Afrika dan Asia.

NASA menjelaskan bahwa beberapa daerah dari Afrika hingga Samudra Pasifik bisa mendapatkan posisi sempurna untuk menonton Gerhana Matahari Cincin.

Gerhana Matahari Cincin. (Shutterstock)
Gerhana Matahari Cincin. (Shutterstock)

"Sebuah garis sempit dari Afrika ke Samudra Pasifik akan melihat Bulan di depan Matahari (menghalangi 99,4% persen Matahari pada puncaknya di India utara) sehingga hanya cincin terang yang terlihat," kata NASA dalam keterangan resminya.

Dikutip dari CNet, ini merupakan Gerhana Matahari pertama yang akan datang di tahun 2020. Gerhana Matahari kedua akan datang pada pertengahan Desember 2020 dan akan menjadi Gerhana Matahari Total.

Menurut rilis resmi dari BMKG (Badan Meteorologi dan Geofisika), Gerhana Matahari Cincin tidak bisa diamati di Indonesia, melainkan kita hanya bisa melihat fase Gerhana Matahari Sebagian.

Garis hitam menampakkan peta lintasan Gerhana Matahari Cincin. (Nautical Almanac Office via BMKG)
Garis hitam menampakkan peta lintasan Gerhana Matahari Cincin. (Nautical Almanac Office via BMKG)

Wilayah yang terlewati jalur cincin pada Gerhana Matahari Cincin (GMC) 21 Juni 2020 adalah Kongo, Sudan Selatan, Ethiopia, Yaman, Oman, Pakistan, India, Cina, dan Samudera Pasifik.

baca juga

GMC 21 Juni 2020 ini juga dapat diamati di sedikit Afrika bagian Utara dan Timur, Asia (termasuk Indonesia), Samudra Hindia, sebagian negara Eropa, Australia bagian Utara, dan Samudera Pasifik berupa Gerhana Matahari Sebagian.

BMKG memberikan ilustrasi peta Bumi di mana garis hitam yang dilalui merupakan tempat di mana penduduk Bumi bisa mengamati Gerhana Matahari Cincin.

Kontak awal Gerhana Matahari Cincin di Indonesia. (BMKG)
Kontak awal Gerhana Matahari Cincin di Indonesia. (BMKG)

"Gerhana Matahari Cincin (GMC) 21 Juni 2020 yang dapat diamati di Indonesia berupa Gerhana Matahari Sebagian, kecuali di sebagian besar Jawa dan sebagian kecil Sumatera bagian Selatan," tulis keterangan BMKG pada rilis resminya.

Dikutip dari situs resmi BMKG, dengan membandingkan selisih antara waktu kontak akhir dan waktu kontak awal di setiap kota dapat diketahui bahwa durasi gerhana paling sebentar akan terjadi di Kepanjen, Jawa Timur, yaitu hanya selama 3 menit 17,1 detik. Sementara durasi gerhana paling lama akan terjadi di Sabang, Aceh, yaitu selama 2 jam 27 menit 11,1 detik.

Kontak akhir Gerhana Matahari Cincin di Indonesia. (BMKG)
Kontak akhir Gerhana Matahari Cincin di Indonesia. (BMKG)

"GMC 21 Juni 2020 ini akan melewati 432 pusat kota dan kabupaten di 31 provinsi berupa Gerhana Matahari Sebagian, dengan magnitudo terentang antara 0,000 di Kepanjen, Jawa Timur sampai dengan 0,522 di Melonguane, Sulawesi Utara. Adapun di 83 pusat kota lainnya, yaitu dua kota di Bengkulu, tujuh kota di Lampung, sepuluh kota Jawa Tengah, dan tujuh kota di Jawa Timur, serta semua kota di Jawa Barat (terkecuali Indramayu), Banten, DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta tidak akan dilalui gerhana ini, karena nilai magnitudo gerhananya kurang dari 0," kata keterangan tambahan dari BMKG.

Untuk lebih lengkapnya mengenai waktu kontak awal Gerhana Matahari Cincin dan kontak akhirnya, Anda bisa melihat melalu dua ilustrasi yang diberikan BMKG pada artikel ini.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menikmati Keindahan Matahari Terbenam di New York

Menikmati Keindahan Matahari Terbenam di New York

Foto | Rabu, 17 Juni 2020 | 18:56 WIB

Wahana Antariksa Eropa Selesaikan Pendekatan Pertama ke Matahari

Wahana Antariksa Eropa Selesaikan Pendekatan Pertama ke Matahari

Tekno | Selasa, 16 Juni 2020 | 19:45 WIB

Penampakan Sinar Matahari Perisahan dari Stasiun Penelitian Antartika

Penampakan Sinar Matahari Perisahan dari Stasiun Penelitian Antartika

Tekno | Selasa, 09 Juni 2020 | 11:09 WIB

Terkini

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:32 WIB

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:30 WIB

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 16:27 WIB

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 16:25 WIB

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:16 WIB

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:15 WIB

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 16:10 WIB

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:07 WIB

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:06 WIB

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:05 WIB

×