Ilmuwan: Membilas Toilet Bisa Sebarkan Virus Corona ke Udara?

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 18 Juni 2020 | 14:15 WIB
Ilmuwan: Membilas Toilet Bisa Sebarkan Virus Corona ke Udara?
Ilustrasi toilet. [Shutterstock]

Suara.com - Penelitian terbaru yang dilakukan para ilmuwan dari Universitas Yangzhou di China menyebut bahwa membilas atau menyiram toilet duduk dengan tutup terbuka, bisa menyebabkan cipratan partikel air ke udara yang berisiko terhirup dan menyebarkan infeksi, seperti virus Corona (Covid-19).

Ahli mengatakan bahwa Covid-19 bisa bertahan di saluran pencernaan manusia dan muncul dalam tinja orang yang terinfeksi.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Physics of Fluids, menggunakan model komputer untuk mensimulasikan aliran air dan udara di toilet dan partikel tetesan yang dihasilkan. Para ilmuwan sering menyebutnya sebagai "toilet plume aerosol".

Pembilasan (flushing) menciptakan banyak turbulensi dan potongan-potongan kecil kotoran yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang. Kotoran itu dapat terlempar ke udara dan dapat menempel pada aerosol serta menetap di sekitarnya, sehingga menimbulkan risiko terhirup oleh pengguna toilet.

"Pembilasan (flushing) akan mengangkat virus dari 'mangkuk' toilet. Orang-orang harus menutup tutupnya terlebih dahulu, kemudian melakukan proses pembilasan," ucap Ji-Xiang Wang, penulis penelitian dan ilmuwan di Universitas Yangzhou, seperti dikutip dari NDTV, Kamis (18/6/2020).

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Toilet umum dikenal sebagai penyebar virus, tetapi belum terbukti bahwa itu juga menyebabkan penyebaran Covid-19. Menurut Charles P. Gerba, seorang ahli mikrobiologi di University of Arizona mengatakan bahwa peran toilet dalam transmisi virus pernapasan belum ditetapkan.

"Risiko penyebarannya tidak nol, tapi seberapa besar risikonya, kita masih belum tahu. Yang tidak diketahui adalah berapa banyak virus yang menular di toilet ketika kita membilasnya dan berapa banyak virus yang diperlukan untuk menyebabkan infeksi," kata Gerba.

Bryan Bzdek, ilmuwan di University of Bristol, yang tidak terlibat dalam penelitian ini juga setuju dan mengatakan bahwa jika virus terkandung dalam aerosol yang diproduksi, tidak diketahui apakah virus itu akan tetap menular karena belum ada bukti yang jelas untuk penularan melalui feses.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Covid-19 di Indonesia Berakhir September, Ini Penjelasan Ilmuwan

Wabah Covid-19 di Indonesia Berakhir September, Ini Penjelasan Ilmuwan

News | Senin, 15 Juni 2020 | 13:01 WIB

Ilmuwan Klaim Covid-19 Muncul di Wuhan Lebih Awal, Ini Buktinya

Ilmuwan Klaim Covid-19 Muncul di Wuhan Lebih Awal, Ini Buktinya

Tekno | Minggu, 14 Juni 2020 | 14:45 WIB

Warna Air Danau Berubah Menjadi Merah dalam Semalam, Ini Alasannya

Warna Air Danau Berubah Menjadi Merah dalam Semalam, Ini Alasannya

Tekno | Minggu, 14 Juni 2020 | 12:30 WIB

Pernyataan tentang Orang Tanpa Gejala Picu Kontroversi, WHO Klarifikasi

Pernyataan tentang Orang Tanpa Gejala Picu Kontroversi, WHO Klarifikasi

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 16:01 WIB

Studi: Virus Corona Menyebar di Bangsal RS Hitungan Jam, Bertahan 5 Hari

Studi: Virus Corona Menyebar di Bangsal RS Hitungan Jam, Bertahan 5 Hari

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 10:34 WIB

Canggih, Ilmuwan Hasilkan Listrik dari Bayangan

Canggih, Ilmuwan Hasilkan Listrik dari Bayangan

Tekno | Senin, 08 Juni 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×