Covid-19: Pasien Sembuh Ungkap Kondisi Fisik Mereka, Jadi Kajian Peneliti

BBC Suara.Com
Minggu, 21 Juni 2020 | 15:45 WIB
Covid-19: Pasien Sembuh Ungkap Kondisi Fisik Mereka, Jadi Kajian Peneliti
[BBC].

Suara.com - Berbagai seruan kini muncul untuk meningkatkan kesadaran tentang efek jangka panjang dari Virus Corona, seiring sejumlah pasien yang melaporkan gejala berkelanjutan selama berminggu-minggu.

Sejumlah orang menceritakan pengalaman mengalami gejala berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan setelah menderita Covid-19.

Para ilmuwan ingin memastikan apakah "sindrom pasca-Covid" mesti diakui sebagai penyakit.

Mereka percaya ini dapat membantu mendiagnosa dan merawat pasien yang terus mengalami komplikasi kesehatan.

Seorang pegawai yang menangani panggilan layahan kesehatan NHS 111 Andy Tingle mengidap gejala-gejala Virus Corona sekitar 12 minggu yang lalu bersama dengan ayahnya, yang kemudian meninggal.

Tingle, 52 tahun, sejak itu berjuang dengan masalah kesehatan, termasuk masalah dengan jantungnya.

Mantan paramedis itu berkata bahwa dia bahkan kesulitan untuk menaiki tangga dan seringkali merasa sangat lelah sehingga dia harus tidur.

Tingle, asal Sheffield, Inggris, mengatakan: "Saya tidak pernah sakit separah maupun sakit dengan durasi panjang seperti yang saya mengalami ini.

"Benar-benar menyedihkan, setelah pulih dari gejala Covid dan kemudian mengalami gejala-gejala lain-lain, yang tidak pernah benar-benar berakhir.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Ulang Tahun, Ini 8 Momen Berkendaraannya

"Saya pernah mencoba tidur sambil bertanya-tanya apakah saya akan bangun keesokan paginya - hal itu sangat menakutkan.

"Pada titik tertentu Anda mulai meragukan diri sendiri, apakah Anda membuat diri Anda sakit, ketika mengharapkan itu hanya sepanjang 14 hari dan akan berlalu, kembali bugar dan sehat lagi, tetapi kenyataannya tidak begitu ketika sudah terinfeksi, berlanjut, ada komplikasi yang mengikutinya."

Kelompok dukungan online telah dibentuk untuk orang-orang yang terus menderita masalah kesehatan persisten setelah didiagnosa mengidap Covid-19.

Alison Cairess, 57, mengatakan dia sudah mulai mempertanyakan kewarasannya sampai dia membaca tentang orang lain yang mengalami pengalaman serupa.

Sebelum sakit, dia lari setiap hari tetapi baru-baru ini dia beristirahat dan berusaha pulih dari "salah satu pengalaman terburuk dalam hidupku".

Mantan guru dari Bradford itu telah mengunjungi dokter yang menyarankan dia mungkin mengalami kecemasan atau menopause.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI