Sanggahan Ilmuwan: Kelelawar Mungkin Bukan Penyebar COVID-19

BBC Suara.Com
Selasa, 23 Juni 2020 | 06:10 WIB
Sanggahan Ilmuwan: Kelelawar Mungkin Bukan Penyebar COVID-19
[BBC].

Suara.com - Kelelawar bisa membuat Iroro Tanshi bersemangat. "Mereka adalah karya seni besar!" katanya.

Tanshi, kandidat doktor asal Nigeria di Texas Tech University, Amerika Serikat, adalah satu dari sekelompok ilmuwan yang ingin memperbaiki citra negatif kelelawar.

Reputasi binatang ini makin buruk karena mereka dianggap sebagai sumber pandemi virus corona.

Pemerhati lingkungan dunia dibuat khawatir oleh berita adanya pembunuhan dan pengusiran massal kelelawar, dari Australia sampai Indonesia.

Bila ada beberapa alasan menyalahkan kelelawar, mengapa  justru membiarkan sumber penyebaran sebenarnya bebas.

Mengapa kelelawar disalahkan?

Orang menyalahkan kelelawar karena virus Sars-Cov2, yang mengakibatkan Covid-19, 96 persen mirip dengan virus lainnya yang sebelumnya ditemukan di kelelawar tapal kuda liar, jelas Tanshi.

Ini menjadikan semua kelelawar tersangka. Meski demikian, kelelawar memiliki alibi ilmiah.

"Riset evolusioner baru-baru ini menunjukkan bahwa sekitar 40-70 tahun lalu, virus Sars-Cov2 berpisah dengan virus yang ditemukan di kelelawar tapal kuda," kata Tanshi, "sehingga memberi bukti lebih lanjut bahwa kelelawar mungkin tidak secara langsung menyebarkan virus Sars-Cov2 ke manusia."

Baca Juga: #GerakanOtomotifNasional oleh Tokopedia dan Kemenperin RI

Dr Paul W Webala, dosen senior di jurusan biologi satwa liar di Universitas Maasai Mara di Kenya, sepakat.

"Dalam hal evolusi, kelelawar dan manusia sangat jauh satu sama lain, dan jika benar SARS-COV-2 berasal dari kelelawar, virus itu mungkin menyebar lewat perantara lain."

Jika memang kelelawar adalah sumber awal virus, kelelawar tidak mungkin menyebarkannya ke manusia. Trenggiling kini dicurigai sebagai perantara yang potensial.

Jadi, siapa yang harus disalahkan?

Tanshi dan rekan sesama ilmuwan sepakat bahwa manusia--bukan kelelawar--yang harus disalahkan atas wabah dan penyebaran virus corona di antara populasi manusia.

Dr Webala mengatakan aktivitas manusia telah menciptakan badai yang sempurna bagi pandemi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI