Covid-19 Bisa Sebabkan Pasien Sehat Mengalami Diabetes?

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Selasa, 23 Juni 2020 | 15:55 WIB
Covid-19 Bisa Sebabkan Pasien Sehat Mengalami Diabetes?
Ilustrasi diabetes. [Shutterstock]

Suara.com - Penelitian sebelumnya mengungkap bahwa virus Corona (Covid-19) mempengaruhi orang dengan diabetes tipe 1 dan 2. Tetapi awal bulan ini diumumkan dalam New England Journal of Medicine (NEJM) bahwa Covid-19 justru mungkin dapat menyebabkan diabetes berkembang, pada pasien yang sebelumnya sehat atau tidak memiliki diabetes sebelumnya.

Jika terbukti sebagai akibat langsung Covid-19, ini bukan pertama kalinya penyakit akibat virus dikaitkan dengan timbulnya diabetes pada pasien yang pulih.

Diabetes merupakan penyakit kronis yang berlangsung jangka panjang dan ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah atau glukosa.

Diabetes tipe 1 adalah kondisi yang ditandai dengan tingginya glukosa dalam darah. Sementara diabetes tipe 2 terjadi akibat resistensi insulin atau karena sel tubuh menjadi kebal atau tidak responsif terhadap insulin.

Telah diketahui sebelumnya bahwa infeksi virus dapat memicu timbulnya diabetes baru karena penyakit tersebut menghancurkan sel pulau pankreas atau pulau Langerhans. Fenomena ini telah terlihat pada pasien dengan infeksi gondok dan enterovirus.

Selama wabah SARS 2002-2004 yang diakibatkan jenis virus Corona lain, ada sejumlah infeksi pada pasien SARS yang sebelumnya tidak memiliki riwayat diabetes, kemudian ditemukan memiliki diabetes akut.

Sebagian besar kasus diabetes baru timbul diselesaikan dalam beberapa tahun, tetapi sebanyak 10 persen pasien yang terkena, diabetes terbukti bersifat permanen.

Para penulis laporan NEJM hanya mengutip satu studi kasus di mana virus Covid-19, mengakibatkan seorang lelaki muda menderita diabetes setelah tertular penyakit tersebut.

Pasien menderita diabetes parah setelah sakit yang menyebabkan ketoasidosis, yang disebabkan oleh gula darah yang sangat tinggi. Gejala ketoasidosis mencakup mual, sakit kepala, kebingungan, sesak napas, dan kehilangan kesadaran.

SARS dan Covid-19 berbagi protein lonjakan (spike) khas yang memungkinkan virus untuk menempel pada sel, terutama yang berada di paru-paru, sel ginjal, dan pulau pankreas.

Disebutkan bahwa virus Corona dapat menyebabkan diabetes dengan menganggu fungsi sel normal ketika virus menempel pada sel-sel di pankreas. Ini bisa secara langsung menghambat pemeliharaan glukosa darah atau memicu respon imun karena invasi membuat daerah menjadi meradang dan menyebabkan tubuh menyerang sel-selnya sendiri.

Sebagai penyakit luas yang berpotensi menjadi penyakit musiman seperti influenza, memahami potensi komplikasi Covid-19 sangat penting untuk memastikan pengobatan yang efektif bagi pasien terinfeksi di masa depan dan terapi bagi pasien yang sudah pulih.

Karenanya, penting untuk melanjutkan penelitian tentang komplikasi potensial seperti diabetes, tetapi para ahli memperingatkan untuk lebih berhati-hati agar tidak melakukan generalisasi menyeluruh sebelum data yang memadai diperoleh untuk mendapatkan hubungan sebab akibat yang kuat.

"Belum ada data yang kuat untuk menunjukkan bahwa Covid-19 bisa menyebabkan diabetes baru atau memperburuk diabetes yang ada. Namun, beberapa data menunjukkan mungkin ada hubungan yang mungkin, sehingga para ilmuwan mencari cara untuk mengeksplorasi ini lebih lanjut," ucap Dr Riyaz Patel, Associate Professor Cardiology & Consultant Cardiologist, UCLH, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Dilansir dari IFL Science, Selasa (23/6/2020), Dr Riyaz Patel menyarankan kepada para ilmuwan untuk mempelajari hal ini secara lebih rinci dengan mengumpulkan data pada skala internasional. Jika ada hubungan langsung, maka itu akan memiliki implikasi penting bagaimana tenaga medis memperlakukan pasien Covid-19 selama dan setelah penyakit akut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian: Teknologi Nano Bisa Lindungi Paru-paru dari Virus Corona

Penelitian: Teknologi Nano Bisa Lindungi Paru-paru dari Virus Corona

Tekno | Senin, 22 Juni 2020 | 17:00 WIB

Pro dan Kontra Penelitian Dampak Vitamin D Perangi Pandemi Covid-19

Pro dan Kontra Penelitian Dampak Vitamin D Perangi Pandemi Covid-19

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2020 | 10:15 WIB

Peneliti Wuhan: Manusia Mungkin Tak Bisa Kebal Terhadap Covid-19

Peneliti Wuhan: Manusia Mungkin Tak Bisa Kebal Terhadap Covid-19

News | Jum'at, 19 Juni 2020 | 08:30 WIB

Waspada, Tidur Berlebihan Dapat Memengaruhi Metabolisme Tubuh!

Waspada, Tidur Berlebihan Dapat Memengaruhi Metabolisme Tubuh!

Health | Rabu, 17 Juni 2020 | 14:34 WIB

Jangan Abaikan Rasa Haus Berlebih, Bisa Jadi Tanda Awal Diabetes Tipe 2

Jangan Abaikan Rasa Haus Berlebih, Bisa Jadi Tanda Awal Diabetes Tipe 2

Health | Rabu, 17 Juni 2020 | 08:45 WIB

Ilmuwan Terbitkan Kumpulan Database Pertama Uji Coba Covid-19

Ilmuwan Terbitkan Kumpulan Database Pertama Uji Coba Covid-19

Tekno | Selasa, 16 Juni 2020 | 09:00 WIB

Terkini

7 HP Xiaomi NFC Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Cek Saldo dan Bayar Tinggal Tap

7 HP Xiaomi NFC Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Cek Saldo dan Bayar Tinggal Tap

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

5 HP Samsung dengan Fitur NFC Canggih, Siap Jadi Andalan Harian!

5 HP Samsung dengan Fitur NFC Canggih, Siap Jadi Andalan Harian!

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 19:10 WIB

5 Rekomendasi HP Vivo Rp2 Jutaan dengan Kamera Video Anti-Goyang

5 Rekomendasi HP Vivo Rp2 Jutaan dengan Kamera Video Anti-Goyang

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 18:01 WIB

5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 17:35 WIB

Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000

Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 16:14 WIB

Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia

Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 16:08 WIB

Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas

Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 15:55 WIB

Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%

Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 15:30 WIB

Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap

Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 14:25 WIB

Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan

Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 13:51 WIB