facebook

Selamat Tinggal, Gojek Tutup GoLife dan GoFood Festival

Dythia Novianty
Selamat Tinggal, Gojek Tutup GoLife dan GoFood Festival
Kantor Gojek di Jakarta. [Suara.com/Dythia Novianty]

Gojek yang akan menghentikan layanan GoLife dan GoFood Festival.

Suara.com - Kabar kurang sedaap berhembus dari Gojek yang akan menghentikan layanan GoLife, meliputi layanan GoMassage dan GoClean, serta GoFood Festival yang merupakan jaringan pujasera GoFood di sejumlah lokasi.

Keputusan itu diambil berdasarkan evaluasi atas situasi makro ekonomi dan perubahan perilaku masyarakat yang membatasi kegiatan melibatkan kontak fisik di tengah pandemi Covid-19.

"Kalian telah mendengar dari kami berdua mengenai bagaimana luar biasanya Covid-19 mempengaruhi bisnis kita dan menghadirkan sejumlah tantangan yang harus kita hadapi dan sikapi bersama-sama," kata Co-CEO Gojek Kevin Aluwi dalam email kepada karyawan Gojek, dilansir Antara, Rabu (24/6/2020).

Menurutnya tantangan terbesar adalah masih adanya ketidakpastian di masa mendatang dan fakta paling menyakitkan adalah ini untuk selamanya akan mengubah cara operasional beberapa bisnis dan produk yang kita miliki.

Baca Juga: Gojek Hadirkan Fitur Informasi Status Suhu Tubuh para Driver

Kedua bisnis ini, GoLife dan GoFood Festival membutuhkan interaksi jarak dekat, dan mengalami penurunan permintaan secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir seiring dengan pandemi Covid-19.

Aplikasi GoLife dapat digunakan hingga 27 Juli 2020. Penutupan layanan GoLife akan berdampak pada mitra GoLife karena pandemi Covid-19.

Gojek akan memberikan dukungan berupa "Program Solidaritas Mitra Covid-19" kepada mitra yang aktif menggunakan platform sebelum adanya pembatasan akibat Covid-19.

Layanan aplikasi GoLife. [Gojek]
Layanan aplikasi GoLife. [Gojek]

Hal ini berupa program peningkatan keterampilan melalui pelatihan online yang dapat menjadi bekal jangka panjang untuk memperoleh penghasilan tambahan. Gojek juga akan memberikan program bantuan dana tunai untuk mitra aktif yang memenuhi kriteria.

Selain itu, menyusul hal tersebut, sebanyak 430 karyawan (9 persen dari total karyawan), yang sebagian besar berasal dari divisi yang terkait dengan GoLife dan GoFood Festival, akan meninggalkan Gojek sebagai bagian dari evaluasi terhadap struktur perusahaan secara keseluruhan.

Baca Juga: Gojek dan Traveloka Tolak Jadi Mitra Kartu Prakerja Jokowi

Saat ini, Gojek memperkuat fokus kepada bisnis inti (core business) yang memiliki dampak paling luas kepada masyarakat, yaitu bisnis transportasi, pesan-antar makanan dan uang elektronik sebagai langkah jangka panjang dalam menghadapi pandemi Covid-19.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar