Taman Karang Laut Dalam Ditemukan untuk Pertama Kalinya

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Rabu, 01 Juli 2020 | 07:55 WIB
Taman Karang Laut Dalam Ditemukan untuk Pertama Kalinya
Ilustrasi laut dalam. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan menemukan taman laut dalam yang berisi karang lunak. Penemuan yang dipublikasikan di Frontiers in Marine Science itu merupakan temuan pertama kali untuk habitat jenis ini. Diidentifikasi lokasinya adalah di perairan barat Greenland dan memiliki implikasi besar bagi praktik penangkapan ikan di wilayah itu.

Taman karang lunak ditemukan 500 m di bawah permukaan, di mana tekanannya 50 kali lebih besar daripada permukaan laut. Namun terlepas dari kondisi yang ekstrem, beragam jenis karang, bintang bulu, spons, dan anemon telah tumbuh subur di ekosistem yang kompleks dan rumit.

Taman karang laut dalam berisi beragam jenis karang, bintang bulu, spons, dan anemon tumbuh subur di ekosistem yang kompleks dan rumit [ZSL/GINR via IFL Science].
Taman karang laut dalam berisi beragam jenis karang, bintang bulu, spons, dan anemon tumbuh subur di ekosistem yang kompleks dan rumit, mulai 550 m di bawah paras laut [ZSL/GINR via IFL Science].

"Taman karang ditandai oleh koleksi satu atau lebih spesies yang berada di berbagai habitat dasar yang keras dan lunak, dari batu ke pasir, dan mendukung keanekaragaman fauna. Ada banyak perbedaan di antara komunitas taman karang yang sebelumnya telah diamati di daerah seperti barat laut dan Islandia tenggara," ucap Dr Chris Yesson dari Zoological Society of London (ZSL), seperti dikutip IFL Science pada Rabu (1/7/2020).

Para ilmuwan dari University College London, ZSL, dan Greenland Institute of Natural Resources, membuat kereta luncur video berbiaya rendah yang menggunakan kamera video GoPro, lampu, dan laser bertekanan khusus untuk menemukan taman ini. Tim ahli menurunkan kereta luncur video seukuran mobil Mini Cooper di berbagai lokasi di dasar laut dan mengambil video berdurasi 15 menit yang digunakan untuk mengekstrak gambar. Hasilnya, para ilmuwan mendapatkan 1.239 gambar.

Penelitian ini mengungkapkan informasi baru tentang salah satu habitat laut terbesar di Bumi dan para ilmuwan berhasil mengumpulkan data pada kedalaman 1.500 m di bawah permukaan laut di beberapa daerah.

Dengan total akhir 44.035 anotasi yang merinci fauna telah diamati, diperoleh temuan bahwa spesies paling melimpah adalah anemon dan karang bunga kol, dengan beberapa bagian memiliki maksimum 9,36 karang dalam luasan 1 m persegi.

Analisis ini memungkinkan para ilmuwan mengidentifikasi area seluas 486 km persegi, diharapkan akan diakui sebagai Ekosistem Laut Rentan di bawah pedoman PBB sehingga bisa dilindungi dari praktik penangkapan ikan yang berpotensi berbahaya.

"Dasar laut Greenland sebenarnya belum dijelajahi, meskipun kami tahu dihuni lebih dari 2.000 spesies berbeda yang secara bersama berkontribusi pada habitat kompleks dan beragam," ucap Dr Martin Blicher dari Greenland Institute of Natural Resources.

Meskipun masih sedikit diketahui tentang habitat dasar laut ini, ekonomi Greenland bergantung pada sejumlah kecil perikanan yang menjaring ikan-ikan di dasar laut. Dr Blicher berharap penelitian seperti ini akan meningkatkan pemahaman manusia tentang hubungan ekologis dan berkontribusi pada pengelolaan perikanan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland

Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:46 WIB

Panggilan dari Dasar Laut Terdalam

Panggilan dari Dasar Laut Terdalam

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 21:10 WIB

Lewat Immerzoa, Museum Zoologi Bogor Tampilkan Dunia Satwa Secara Imersif

Lewat Immerzoa, Museum Zoologi Bogor Tampilkan Dunia Satwa Secara Imersif

Foto | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:00 WIB

Greenland: Film Bencana Terbaik yang Dibintangi Gerard Butler, Malam Ini di Trans TV

Greenland: Film Bencana Terbaik yang Dibintangi Gerard Butler, Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Rabu, 04 Maret 2026 | 19:15 WIB

Paus Sperma Sepanjang 10 Meter Terdampar di Kolaka

Paus Sperma Sepanjang 10 Meter Terdampar di Kolaka

Foto | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:30 WIB

Penyelamatan Dua Kasuari Gelambir Ganda dari Lokasi Wisata Terbengkalai

Penyelamatan Dua Kasuari Gelambir Ganda dari Lokasi Wisata Terbengkalai

Foto | Senin, 16 Februari 2026 | 17:04 WIB

Menlu RI Beri Tanggapan Ambisi Amerika Serikat Kuasai Greenland

Menlu RI Beri Tanggapan Ambisi Amerika Serikat Kuasai Greenland

Video | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:35 WIB

AS Ambisi Kuasai Greenland, Bagaimana Sikap Indonesia?

AS Ambisi Kuasai Greenland, Bagaimana Sikap Indonesia?

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:00 WIB

Donald Trump Kembali Bersikeras Akuisisi Greenland di Davos

Donald Trump Kembali Bersikeras Akuisisi Greenland di Davos

Video | Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:00 WIB

Tensi Greenland Mereda, Harga Minyak Dunia Menguat Tipis

Tensi Greenland Mereda, Harga Minyak Dunia Menguat Tipis

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 11:37 WIB

Terkini

Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia

Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 21:40 WIB

5 HP Infinix 5G Paling Worth It di Tahun 2026, Cocok untuk Gaming dan Streaming

5 HP Infinix 5G Paling Worth It di Tahun 2026, Cocok untuk Gaming dan Streaming

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 21:10 WIB

5 Tablet Snapdragon Terbaik untuk Multitasking, Performa Ngebut Tanpa Lag

5 Tablet Snapdragon Terbaik untuk Multitasking, Performa Ngebut Tanpa Lag

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 19:14 WIB

3 Rekomendasi Smartwatch Samsung Termurah 2026, Fitur Canggih dan Stylish

3 Rekomendasi Smartwatch Samsung Termurah 2026, Fitur Canggih dan Stylish

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 19:05 WIB

21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher

21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 18:20 WIB

4 Rekomendasi HP Paket Lengkap Kelas Entry dan Mid-Level, Harga Mulai Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi HP Paket Lengkap Kelas Entry dan Mid-Level, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 18:11 WIB

7 HP Snapdragon 8 Gen 2 Termurah 2026, Performa Flagship Harga Miring

7 HP Snapdragon 8 Gen 2 Termurah 2026, Performa Flagship Harga Miring

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

25 Kode Redeem Free Fire, Siap-siap Nabung Diamond Buat Booyah Pass Bulan Depan

25 Kode Redeem Free Fire, Siap-siap Nabung Diamond Buat Booyah Pass Bulan Depan

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

Redmi K90 Max Pamer Fitur Gaming: Dirancang untuk eSports, Delta Force pada 165 FPS

Redmi K90 Max Pamer Fitur Gaming: Dirancang untuk eSports, Delta Force pada 165 FPS

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 16:50 WIB

7 HP dengan Chipset Dimensity 7300 Termurah 2026, Performa Gaming Harga Cuma Rp2 Jutaan

7 HP dengan Chipset Dimensity 7300 Termurah 2026, Performa Gaming Harga Cuma Rp2 Jutaan

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 16:26 WIB