- Film Greenland (2020) berbeda dari genre bencana lain karena fokus pada keputusasaan manusia dan studi karakter.
- Kisah mengikuti John Garrity (Gerard Butler) dan keluarganya saat mereka dievakuasi menuju bunker rahasia di Greenland.
- Film ini menggambarkan kekacauan sosiopolitik dan dilema moral saat keluarga tersebut berjuang mencapai lokasi penyelamatan.
Suara.com - Dalam lanskap perfilman Hollywood, genre "disaster movie" sering kali terjebak dalam formula yang repetitif: ledakan besar, kehancuran monumen ikonik, dan pahlawan super kuat yang menyelamatkan dunia di detik terakhir.
Namun, ketika Greenland dirilis pada tahun 2020 di tengah ketidakpastian pandemi global, film ini menawarkan sesuatu yang berbeda.
Dibintangi oleh Gerard Butler dan Morena Baccarin, film arahan sutradara Ric Roman Waugh ini bukan sekadar tontonan tentang kiamat, melainkan sebuah studi karakter yang mencekam tentang keputusasaan manusia.
Greenland akan tayang pada Rabu (4/3/2026) malam ini pukul 21.30 di Trans TV. Berikut kami sajikan sinopsisnya.
Greenland mengikuti kisah John Garrity (Gerard Butler), seorang insinyur struktural yang mencoba memperbaiki hubungan dengan istrinya, Allison (Morena Baccarin), dan putra mereka yang menderita diabetes, Nathan (Roger Dale Floyd).
![Film Greenland yang dibintangi Gerard Butler akan tayang malam ini di Trans TV. [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/05/67863-film-greenland.jpg)
Kehidupan mereka berubah drastis ketika fragmen dari komet raksasa bernama "Clarke" mulai menghantam Bumi.
Berbeda dengan warga lainnya, keluarga Garrity terpilih oleh pemerintah untuk dievakuasi ke bunker rahasia di Greenland. Namun, perjalanan menuju keselamatan tidaklah mudah.
Film ini dengan cerdas menggambarkan kekacauan sosiopolitik yang terjadi: kegagalan sistematis, kepanikan massal, hingga dilema moral yang muncul saat manusia dihadapkan pada seleksi alam yang dipaksakan oleh birokrasi.
Kehadiran Scott Glenn sebagai ayah Allison memberikan dimensi emosional tambahan tentang penerimaan terhadap takdir di penghujung usia.
Baca Juga: Colombiana: Dendam Membara Zoe Saldana ke Gembong Narkoba, Malam Ini di Trans TV
Kekuatan utama Greenland terletak pada pendekatannya yang membumi (grounded).
Jika film seperti 2012 atau Armageddon fokus pada skala kehancuran, Greenland tetap setia pada perspektif satu keluarga.
![Film Greenland yang dibintangi Gerard Butler akan tayang malam ini di Trans TV. [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/05/92374-film-greenland.jpg)
Kita merasakan sesak napas yang sama dengan John saat ia terpisah dari keluarganya di pangkalan udara, dan kita merasakan ketakutan Allison saat ia harus melindungi anaknya di tengah kerumunan yang anarkis.
Gerard Butler memberikan salah satu performa terbaiknya di sini.
Ia bukan lagi agen rahasia yang tak terkalahkan seperti di seri Has Fallen; ia adalah seorang ayah yang rentan, melakukan kesalahan, dan sering kali merasa tidak berdaya.
Chemistry-nya dengan Morena Baccarin memberikan jangkar emosional yang membuat penonton peduli apakah mereka akan selamat atau tidak.