AS Ambisi Kuasai Greenland, Bagaimana Sikap Indonesia?

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:00 WIB
AS Ambisi Kuasai Greenland, Bagaimana Sikap Indonesia?
Menteri Luar Negeri Sugiono (suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Menlu RI menegaskan posisi Indonesia adalah non-blok dan harus menjaga kepentingan nasional di tengah dinamika dunia.
  • Indonesia mengharapkan stabilitas dan perdamaian dunia sebagai prasyarat penting bagi kemakmuran masyarakat global.
  • Prabowo menekankan komitmen Indonesia terhadap persatuan, kolaborasi, dan konsistensi dalam menghormati kewajiban internasional.

Suara.com - Indonesia menegaskan posisi bebas aktif dalam menanggapi gejolak internasional, menyusul ambisi Amerika Serikat (AS) untuk menguasai Greendland.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan posisi Indonesia yang non blok.

Menurutnya meski situasi dunia saat ini berkembang, Indonesia tetap harus menjaga kepentingan nasional.

"Intinya kita adalah, kita ada dalam posisi non-aligned. Kita sadar bahwa dunia sekarang sangat dinamis situasinya, namun kita juga harus ingat bahwa ada kepentingan nasional yang harus kita jaga," kata Sugiono di Bad Ragaz, Swiss, Jumat (23/1/2026).

"Oleh karena itu kita selalu berpandangan bahwa apapun yang kita lakukan kita harus berpijak pada kepentingan nasional kita," katanya menambahkan.

Indonesia mengharapkan perdamaian dan stabilitas dunia tetap terjaga.

Sugiono menjelaskan posisi Indonesia tersebut, sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Kamis (22/1/2026).

"Kita mengharapkan perdamaian, kita mengharapkan stabilitas seperti yang disampaikan juga kemarin oleh Bapak Presiden. Bahwa tanpa stabilitas, tanpa perdamaian tidak mungkin mencapai suatu keadaan yang di mana dunia ini makmur, di mana masyarakatnya makmur. Jadi saya kira itu yang menjadi posisi kita," tutur Sugiono.

Sebelumnya, dalam pidatonya di WEF 2026, Davos, Prabowo menekankan tentang pentingnya perdamaian dan stabilitas.

baca juga
Presiden Prabowo Subianto memastikan kepada para investor bahwa pemerintah Indonesia senantiasa memberikan kepastian dan keadilan hukum. (foto: biro pers sekretariat presiden)
Presiden Prabowo Subianto memastikan kepada para investor bahwa pemerintah Indonesia senantiasa memberikan kepastian dan keadilan hukum. (foto: biro pers sekretariat presiden)

Prabowo memandang dua hal tersebut merupakan aset yang paling berharga di tengah tantangan zaman ke depan, di mana kepercayaan antarbangsa, antarlembaga, dan antarmasyarakat yang kian rapuh.

Pertumbuhan dan kemakmuran suatu bangsa dan negara juga tidak akan tercipta tanpa perdamaian dan stabilitas yang menjadi prasyarat utamanya.

"Tidak akan ada kemakmuran tanpa perdamaian," kata Prabowo.

Ia mencontohkan perdamaian dan stabilitas di Indpnesia yang tetap terjaga.

Menurutnya hal itu bukan terjadi secara kebetulan dan keberuntungan.

"Itu terjadi karena kami, Indonesia, telah dan akan selalu terus memilih persatuan di atas fragmentasi, persahabatan dan kolaborasi di atas konfrontasi, dan selalu persahabatan di atas permusuhan," kata Prabowo.

Terlepas dari perdamaian dan stabilitas dalam negeri, Prabowo menegaskan bahwa kredibilitas Indonesia di mata internasional juga tidak serta merta didapatkan.

Melainkan diperoleh dengan susah payah selama bertahun-tahun dan terjaga hingga kini, sebab akan mahal harganya bila kredibilitas tersebut hilang.

"Indonesia dalam sejarah kami tidak pernah sekalipun gagal bayar utang. Tidak pernah sekalipun. Rezim yang menggantikan selalu membayar utang dari rezim sebelumnya. Presiden akan selalu menghormati utang dari pemerintahan sebelumnya," kata Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 21:06 WIB

Tuntaskan Kunjungan di Swiss, Prabowo Lanjut Bertemu Macron di Paris

Tuntaskan Kunjungan di Swiss, Prabowo Lanjut Bertemu Macron di Paris

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:53 WIB

Donald Trump Kembali Bersikeras Akuisisi Greenland di Davos

Donald Trump Kembali Bersikeras Akuisisi Greenland di Davos

Video | Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:00 WIB

Tensi Greenland Mereda, Harga Minyak Dunia Menguat Tipis

Tensi Greenland Mereda, Harga Minyak Dunia Menguat Tipis

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 11:37 WIB

Terkini

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

×