Bikin Geram Warganet, Mahasiswa Kabur Tanpa Bayar Kos dan Blokir Nomor

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 06 Juli 2020 | 12:00 WIB
Bikin Geram Warganet, Mahasiswa Kabur Tanpa Bayar Kos dan Blokir Nomor
Ilustrasi kos-kosan. [Unsplash/Marcus Loke]

Suara.com - Di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) saat ini, banyak mahasiswa atau orang-orang yang tinggal di indekos memilih untuk menetap sementara dan tidak pulang ke tempat asal karena takut membawa virus. Tetapi, tidak sedikit orang yang memutuskan untuk meninggalkan indekos. Belakangan, warganet menemukan kisah miris dari cucu pemilik indekos yang dirugikan karena mahasiswa kabur dan tidak membayar uang sewa.

Dibagikan kembali melalui akun Twitter @collegemenfess pada 3 Juli, warganet yang tak diketahui identitasnya mengunggah gambar tangkapan layar dari akun Facebook Maria Theresa yang mengunggah status. Dalam statusnya tersebut, ia bercerita mengenai mahasiswa yang tinggal di indekos milik kakek dan neneknya, namun tidak membayar uang dan kabur. Tak hanya itu, mahasiswa tersebut pun juga memblokir nomor pemilik indekos.

"Ini pandemi orang sama-sama susah. Nenek-kakek gue ngurus kostan berdua doang. Sekarang banyak mahasiswa yang ngekost di indekos nenek gue pada kabur. Ya udah dari lama, sih. But yeah kalian ngekos nggak bayar terus kabur, abis itu ngeblok WhatsApp nenek gue keterlaluan banget. Nenek gue mana paham kalian ngeblok nomornya," tulis pemilik akun Maria Theresa dalam unggahannya.

"Oke, kita sama-sama ngerti lah gimana lagi pandemi gini mungkin sama-sama susah nyari uang. But at least, jangan kabur gitu aja dan pas ditagih langsung ngeblok. Nggak ada akhlak banget sama orang tua, udah lanjut usia pula. Bukan cuman seorang dua orang aja, tapi hampir sekostan pada kabur ke rumah masing-masing," tambahnya.

Pemilik akun tersebut mengaku tidak bisa berbuat apa-apa karena hal ini telah terjadi. Namun, ia mengingatkan kepada orang lain agar tidak berbuat seperti itu.

"Yaudah lah sih, udah kejadian. Gue ngingetin aja buat yang baca, barangkali suatu saat lagi ngekost, jangan kabur terus ngeblok akun atau nomor landlord alias pemilik kostan. Kita juga sama-sama cari rejeki. Makasih," tulisnya.

Dalam unggahan tersebut, pemilik akun juga membagikan foto layar ponsel berisi pesan WhatsApp kepada salah satu mahasiswa yang tinggal di indekos milik kakek dan neneknya.

Telihat pesan berbunyi, "Assalamualaikum neng, tolong ke Bapak uang segera dilunasi. Terima kasih" yang kemungkinan besar dikirim oleh sang nenek.

Namun, pesan tersebut hanya dibaca oleh penerima pesan karena terlihat dari tanda centang biru. Pemilik kos kemudian mengirim pesan serupa pada 18 Mei dan 21 Mei 2020, tetapi hanya menunjukkan centang satu berwarna abu-abu.

baca juga

"Yang ngekost dan emang rencananya mau pindah kosan atau apapun itu, omongin dulu ya baik-baik sama pemiliknya. Jangan kayak gini," tulis warganet yang mengunggah tangkapan layar tersebut dalam kolom keterangan.

Curhatan warganet anak kos yang kabur. [Twitter]
Curhatan warganet anak kos yang kabur. [Twitter]

Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 7.500 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet.

"Kontrakan mamaku juga begini. Banyak yang belum bayar 3 bulan lebih. Mamaku selalu kasih keringanan untuk bayar cicil karena tau kondisi mereka gimana. Tapi karena itu jadi banyak yang seenaknya kabur dan nggak pamitan. Kamarnya rusak. Ngeluarin biaya lagi mamaku," ungkap @onloey_.

"Sama. Gue ngelola kos, ada yang nunggak 2 bulanan dia bilang entar-entar terus. Gue okelah karena emang lagi susah, eh malah kabur nggak ada kabar. Gue udah nggak ada orang tua, masih kuliah, duitnya juga buat bayar sekolah adik-adik. Udah dikasih keringanan, malah ngelunjak. Maap-maap aja ya saya anggap hutang sampai kapanpun," tambah @Dinoxxc.

"Udah jadi mahasiswa tapi otak dan attitude nggak ada. Semoga uang yang seharusnya jadi hak nenek diganti sama Allah berjuta-juta kali lipat ya nek," komentar @binturongggg.

"Jahat banget! Apa susahnya sih bilang atau chat kalau memang belum ada duit dan semacamnya? Fisik lebih keliatan berpendidikan, tapi otak sama manner nggak ada," tulis @kuahpedesss.

"Definisi nggak ada akhlak," cuit @ccapucino_.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beli Barang Kurang dari Rp 30.000, Malah Kena Ongkos Kirim Ratusan Ribu

Beli Barang Kurang dari Rp 30.000, Malah Kena Ongkos Kirim Ratusan Ribu

Tekno | Senin, 29 Juni 2020 | 14:25 WIB

Kurang Teliti Baca Keterangan Produk, Pembeli Ini Rugi Rp 1,6 Juta

Kurang Teliti Baca Keterangan Produk, Pembeli Ini Rugi Rp 1,6 Juta

Tekno | Selasa, 23 Juni 2020 | 12:00 WIB

Mudik selama Kuliah Online, Mahasiswa Syok Lihat Isi Kamar Kosnya

Mudik selama Kuliah Online, Mahasiswa Syok Lihat Isi Kamar Kosnya

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 09:58 WIB

Niat Beli Gelang di Online Shop, Pembeli Ini Malah Dapat Perkakas Dapur

Niat Beli Gelang di Online Shop, Pembeli Ini Malah Dapat Perkakas Dapur

News | Rabu, 17 Juni 2020 | 21:39 WIB

Viral Curhat Warganet Ikut Reuni Cuma Jadi Ajang Pamer, 'Beda Kasta, Malu'

Viral Curhat Warganet Ikut Reuni Cuma Jadi Ajang Pamer, 'Beda Kasta, Malu'

News | Senin, 15 Juni 2020 | 17:17 WIB

Beli Tisu Secara Online, Pembeli Ini Terkejut saat Paketnya Datang

Beli Tisu Secara Online, Pembeli Ini Terkejut saat Paketnya Datang

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 22:03 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×