Peringatan, Ratusan Ilmuwan Mengklaim Virus Corona Sudah Mengudara

Dythia Novianty

Selasa, 07 Juli 2020 | 06:15 WIB
Peringatan, Ratusan Ilmuwan Mengklaim Virus Corona Sudah Mengudara
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Kekhawatiran virus, yang disebut SARS-CoV-2, dapat bertahan hidup di permukaan yang sudah ada sejak wabah dimulai di Wuhan, China, Desember lalu.

Temuan ini belum ditinjau oleh ilmuwan lain dan telah diposting di situs di mana para peneliti dapat dengan cepat membagikan karya mereka sebelum dipublikasikan.

Sementara itu, penulis studi Dr Neeltje van Doremalen mengatakan bahwa para ilmuwan masih mencari cara terbaik untuk membunuh virus.

Namun, dia menambahkan bahwa permukaan pembersih dengan larutan yang mengandung pemutih encer kemungkinan akan terbuang.

Memahami virus dan cara memusnahkannya dan melakukannya, sangat penting untuk menghentikan pandemi dan mengendalikan penyakit.

Pada April lalu, para peneliti China menemukan bahwa virus corona dapat bertahan di udara di tempat-tempat ramai.

Para ahli di Wuhan, kota China tempat pandemi dimulai, menganalisis sampel udara dari berbagai bagian dua rumah sakit.

Hasil menunjukkan virus, yang disebut SARS-CoV-2, tidak terdeteksi di mana-mana kecuali dua daerah 'rawan berkerumun'.

Para peneliti menemukan partikel virus mengambang di udara toilet rumah sakit, yang memiliki sedikit ventilasi.

baca juga

Mereka juga menemukan konsentrasi sangat tinggi di ruangan-ruangan di mana staf medis mengenakan dan melepas alat pelindung.

Yang terakhir menunjukkan virus dapat menempel pada pakaian dan menjadi di udara lagi ketika ketika topeng, sarung tangan dan gaun dilepas.

Laboratorium P4 di Wuhan, China. [Hector RETAMAL/AFP]
Laboratorium P4 di Wuhan, China. [Hector RETAMAL/AFP]

Para peneliti di balik penelitian ini mengatakan temuan tersebut menyoroti pentingnya ventilasi, membatasi keramaian, dan desinfeksi yang tepat.

Ada perdebatan tentang apakah cukup partikel virus dapat bertahan hidup di udara untuk menginfeksi orang yang menghirupnya dalam beberapa jam kemudian.

Studi terbaru, yang dipimpin oleh para peneliti di Universitas Wuhan, menunjukkan hal itu dimungkinkan, tanpa ventilasi yang tepat.

Ini mengikuti banyak penelitian yang menunjukkan bahwa penyakit yang sangat menular tidak hanya menyebar melalui tetesan dalam batuk atau bersin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Muda Ragukan Klaim Kalung Antivirus Kementan

Ilmuwan Muda Ragukan Klaim Kalung Antivirus Kementan

News | Senin, 06 Juli 2020 | 21:46 WIB

Warganet Sangka Elang Ini Bawa Hiu, Ahli Biologi Angkat Bicara

Warganet Sangka Elang Ini Bawa Hiu, Ahli Biologi Angkat Bicara

Tekno | Senin, 06 Juli 2020 | 16:10 WIB

WHO Akui Tahu Kasus Virus Corona Pertama dari Berita, Bukan Otoritas China

WHO Akui Tahu Kasus Virus Corona Pertama dari Berita, Bukan Otoritas China

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 13:42 WIB

Ratusan Ilmuwan Desak WHO Cabut Rekomendasi, Sebut Corona Tersebar di Udara

Ratusan Ilmuwan Desak WHO Cabut Rekomendasi, Sebut Corona Tersebar di Udara

Jawa Tengah | Senin, 06 Juli 2020 | 11:14 WIB

Ratusan Ilmuwan Sebut Virus Corona Mengudara, Namun WHO Belum Membenarkan

Ratusan Ilmuwan Sebut Virus Corona Mengudara, Namun WHO Belum Membenarkan

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 08:47 WIB

Kedua Kalinya, WHO Hentikan Uji Coba Hydroxychloroquine

Kedua Kalinya, WHO Hentikan Uji Coba Hydroxychloroquine

Tekno | Senin, 06 Juli 2020 | 06:00 WIB

Terkini

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:11 WIB

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:01 WIB

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Video | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan

Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:53 WIB

×