Marak Situs Judi, Kominfo Bakal Pasang Mesin Pemblokir

Dythia Novianty
Marak Situs Judi, Kominfo Bakal Pasang Mesin Pemblokir
ilustrasi judi online. [Shutterstock]

Maraknya situs judi akhir-akhir ini, mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika memasang mesin pemblokiran.

Suara.com - Maraknya situs judi akhir-akhir ini, mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika memasang mesin pemblokiran. Nantinya, mesin ini akan memblokir situs dan konten negatif termasuk judi onlne.

"Kami ajukan anggaran untuk tahun depan, mesin yang lebih kuat untuk menangani," kata Direktur Jendral Aplikasi Informatika, Semuel Pangerapan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi I DPR RI terkait Langkah Strategis Penanganan Covid-19 dalam Aspek Informasi dan ICT, melansir Antaranews.com, Selasa (14/7/2020).

Saat ini, Kominfo baru memiliki mesin crawling, pengais untuk mencari konten-konten negatif. Menurut Semuel, mesin ini efektif mwngatasi konten pornografi.

"Kami ingin (konten) judi juga seperti ini penangangannya," tegas Semuel.

Semuel menambahkan, selama ini pemerintah tidak pernah memblokir situs, tetapi memiliki wewenang meminta operator untuk memblokir situs yang melanggar aturan.

Logo Kominfo. [Kominfo]
Logo Kominfo. [Kominfo]

Saat ini, dalam urusan blokir konten dilakukan pemerintah dengan penelusuran di dunia maya dengan mesin crawling tentang konten negatif. Jika ditemukan, pemerintah meminta operator selular memblokir konten dan situs tersebut.

Nantinya, pemerintah bisa memblokir situs dan bukan lagi dilakukan operator selular. Rencananya, Kominfo mengusulkan Rp 1 triliun untuk pengadaan mesin tersebut yang akan dimasukkan ke anggaran tahun depan.

Informasi terbaru, Kementerian sudah berhasil memblokir 1,3 juta situs negatif, 220.000 diantaranya adalah situs judi online. Sementara konten negatif di media sosial yang sudah diturunkan berjumlah sekitar 730.000 konten.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS